
Xing Xing pun masuk kedalam kamar Chenle membawa dua baskom air dan beberapa minyak urut untuk Chenle
“ Apa yang kamu lakukan?”Chenle bertanya
“ Tentu saja aku harus mengobatimu Xiaoye”
“ Lalu bagaimana dengan dua baskom yang kamu bawa itu?”
“ Ini berisi air hangat dan ini berisi air dingin?”
“ Air hangat itu untuk apa?”
“ Air hangat ini untuk membuat saraf kaki Xiaoye Relaks”
“ Lalu air dingin itu?”
“ Ini untuk mengompres agar kaki Xiaoye tidak bengkak”
“ Kamu mengetahuinya dari mana?”
“ Aku melihatnya dari Baidu”Xing Xing berkata
Baidu adalah sejenis Google dan di China mereka lebih suka mengunakan Baidu daripada Google.Kalo di Korea selatan bernama Naver.
Chenle hanya tersenyum dengan ucapan Xing Xing
“ Jadi boleh aku mengobati kaki Xiaoye?”Xing Xing bertanya kepada Chenle
Chenle pun mengeluarkan kakinya dari selimut agar Xing Xing bisa mengobatinya.Chenle terus memandang Xing Xing yang sangat peduli padanya.
Dengan hati hati Xing Xing mengobati Chenle
“ Xiaoye tanganmu” Xing Xing berkata kepada Chenle
Chenle pun mengulurkan tangannya
__ADS_1
“ Xiaoye tahu,tadi kamu bermain basket dengan sangat tampan,begitu juga dengan Ling Guo dia juga sangat tampan.Kalian seperti pemain basket yang ada di komik. Xiaoye sangat hebat bermain basket tetapi Aku tidak menyangka Ling Guo sangat hebat dalam bermain basket”
Chenle terlihat kesal dengan ucapan Xing Xing.
“ Apa kamu sudah mengobatiku,karena aku ingin tidur”
“ Ohh baiklah Xiaoye” Dengan cepat Xing Xing menyelesaikan pekerjaannya
“ Xiaoye,jika perlu sesuatu bisa memanggilku”
Xing Xing pun meninggalkan kamar Chenle.
Chenle pun hanya bisa menghela nafas.
...****************...
Pagi harinya seperti biasa Xing Xing pun telah mempersiapkan sarapan untuk Chenle,ia pun sudah menyelesaikan semua pekerjaannya mulai dari menyapu,mencuci baju bahkan mempersiapkan semua keperluan Chenle
“ Xiaoye…ayo sarapan bersama semuanya sudah siap”Xing Xing memanggil Chenle.
“ Xiaoye…apa aku boleh masuk…”Xing Xing pun masuk ke kamar Chenle melihat Chenle yang kesulitan mengancingkan pakaiannya Karena tangannya yang terluka.
Chenle terkejut dengan kehadiran Xing Xing.
“ Apa kamu tidak bisa mengetuk pintu?”Chenle dengan cepat membalikan tubuhnya
“ Aku sudah mengetuknya dan bertanya apakah aku bisa masuk tetapi Xiaoye tidak menjawabnya.Xiaoye butuh bantuanku?”
Chenle hanya diam
Xing Xing mendekati Chenle
“ Perlu aku bantu”
Chenle pun memandang Xing Xing
__ADS_1
Xing Xing pun mendekati Chenle dan mengancingkan baju Chenle.
Chenle memandang Xing Xing
“ Sudah selesai..” Xing Xing mengangkat wajahnya,Xing Xing pun bertatapan mata dengan Chenle.
Xing Xing menundukan kepalanya
“Aku akan menunggu Xiaoye di luar karena sarapan sudah selesai” Xing Xing pun meninggalkan Chenle
Xing Xing keluar dari kamar Chenle lalu ia memegang wajahnya yang sudah panas.
Chenle tersenyum,lalu ia memasukan bajunya kedalam celananya agar lebih rapi
Chenle keluar dari kamarnya dan melihat sarapan yang telah disiapkan Xing Xing untuknya.
Chenle pun memakan masakan Xing Xing yang tanpa ia sadari,ia mulai menyukai masakan Xing Xing.
“ Hari ini makan siangku apa?”
“ Aku buat makanan kesukaan Xiaoye”
Chenle menganggukan kepalanya
“ Xiaoye dasimu?”
“ Nanti aku minta tolong Yu Lian atau Mo Liu memasangkannya”
“ Jangan menyulitkan mereka jika ada aku” Xing Xing pun kembali memasangkan dasi kepada Chenle.
“ Xiaoye tahu,setiap film drama seorang istri memasangkan dasi kepada suaminya ketika akan berangkat berkerja dan aku ingin seperti itu memasangkan dasi kepada calon suamiku kelak” Xing xing pun menatap mata Chenle dengan tatapan yang sangat dalam
Xing Xing merasakan pandangannya kepada Chenle terlalu dalam membuat tidak nyaman dan akhirnya ia melepaskan chenle.
“Baiklah Xiaoye,mari kita pergi…” Xing xing pun membawakan kotak makan siang Chenle.
__ADS_1