
tahun 1782
Di sebuah desa yang amat tentram bernama desa tynathun. Desa itu di jaga oleh naga - naga suci dan para penyihir terkuat. Tidak hanya penyihir dan naga terdapat juga beberapa alkimia. Ada salah satu alkimia yang sangat cerdas dan bijak bernama lowbert bedrick. Lowbert tidak hanya seorang alkimia tetapi juga seorang ilmuwan dan dokter.
Pada suatu hari lowbert melihat ada seorang wanita pembuat roti yang sedang kesusahan karena tidak ada yang mau membeli roti roti nya. Akhirnya lowbert membantu wanita tersebut dan itu adalah kisah pertemuan pertama seorang alkimia dan seorang pembuat roti yang bernama liviana ciona. Lowbert terpaksa memberikan resep roti ibu nya. Karena dulu ibunya adalah seorang pembuat roti isi terkenal .karena tidak ada yang bisa membuat roti di keluarga nya jadi resep tersebut di wariskan kepada liviana. Dengan resep itu toko roti nya menjadi terkenal.
"Saya sangat berterima kasih kepada Anda tuan lowbert. " Kata liviana dengan penuh rasa terimakasih
"Tidak apa apa saya hanya memberikan resep itu karena tidak ada yang bisa membuat roti selain kamu." Ucap lowbert
__ADS_1
Di tahun 1783 liviana ciona dan lowbert bedrick resmi menikah di tanggal 18 Januari 1783. Empat bulan kemudian liviana melahirkan seorang anak perempuan yang cantik bernama clara ciona. Clara tumbuh besar dan sehat. Saat hari pertama sekolah nya dia sudah banyak mendapat teman. Clara sangat menyukai binatang apalagi kelinci dan burung. Clara biasanya membantu ibu nya membuat kue. Clara juga sudah mulai bisa memasak.
Biasanya ia membuat boneka boneka imut. Banyak teman teman nya yang menyukai boneka itu. Akhirnya ibu dan ayah nya berinisiatif untuk membuat toko boneka. Walaupun tokonya terlihat kecil tapi pendapatan nya cukup besar. Banyak orang menyukai boneka boneka lucu yang Clara buat. Banyak juga orang menyukai kue buatan ibunya dan Clara.
Saat ulang tahunnya Clara yang ke 10. Ia di berikan sebuah kado anak anjing jenis ras shiba dan sebuah topeng tersenyum. Tetapi Clara lebih menyukai topeng tersebut.
1 bulan kemudian Clara mengalami kecelakaan yang tragis, kaki nya terpaksa di amputasi dan mata kiri nya terpaksa di ambil karena tertusuk benda tajam. Awalnya Clara sangat takut akan kejadian itu lagi jadi ia mengunci diri di kamar sendirian.
" Sudahlah mungkin kita harus menunggu nya sampai dia tidak trauma lagi".kata lowbert
__ADS_1
Beberapa minggu kemudian akhirnya Clara berhasil di bujuk keluar dari kamar nya dan keluarga itu menjadi harmonis dan ceria. Tetapi kecerian mereka berubah menjadi penderitaan karena ibu nya mengidap penyakit kanker paru-paru bahkan sudah sangat parah.
"Nyonya liviana mengidap kanker paru-paru dan sudah mencapai stadium 4. Harapan kecil nyonya liviana sudah tidak banyak waktu lagi untuk hidup. Penyakit nya sudah menyebar ke organ lain. Sisa waktu hidup nya hanya tinggal 1 minggu lagi "kata salah satu dokter yang merawat liviana
Setiap hari nya ayahnya dan Clara berusaha untuk menyemangati ibu nya.
" Clara sayang apakah kita bisa pergi ke suatu tempat saat malam hari " Kata ibu nya
"Pergi kemana bu"
__ADS_1
"Ibu ingin pergi ke suatu tempat yang indah"
Clara dan ibu nya akhirnya pergi ke taman yang di penuhi oleh banyak pohon di sana lah mereka duduk. Sangat menakjubkan Clara untuk pertama kali nya melihat serangga yang bersinar. Bukan kunang kunang tetapi kupu kupu. Itu adalah saat saat terakhir yang menyenangkan.