
laboratorium plague doctor....
"... kenapa argo belum kembali apakah dia baik baik saja.... " perasaan lucia mulai tidak nyaman
"kurasa aku harus ke sana untuk mencarinya"
tengah kota
"PLAGUE DOCTOR... APAKAH KAMU DISINI... kenapa semua rumah hancur???"
"... gadis kecil... tolong. akuu!! " seorang wanita tua meminta tolong pada lucia
"... nek.. anda kenapa "
".. se-seorang pria bersama dengan prajuritnya menghancurkan rumah kami dan membantai habis habisan.. cucu ku semua sudah tewas di tangan mereka... " ucap wanita tua itu dengan keadaan lemas
"tidak hanya itu plague doctor juga di tangkap oleh mereka "
"di-di tangkap???... nek?? nenek?? apakah anda baik baik saja??nenek??? "
nenek itu sudah terbaring tak berdaya dan juga dalam keadaan sakit. ia sudah pergi ke alam yang tenang.
".... semoga damai bersama cucu anda, permisi" lucia langsung meninggalkan jasad nya bersama setangkai bunga
hutan
".. apakah argo ada disini"
"... apa ini...?? AHHHH"
lucia langsung terinjak jebakan yang di pasang oleh seseorang
".. uhh di mana aku!? "
"sudah bangun gadis kecil "
"SI-SIAPA KALIAN ?? " tanya lucia
__ADS_1
"... kamu jangan tau... apakah kamu yang bernama lucia? "
"ke-kenapa kamu bisa tau"
"ahh menarik.. kalian berdua bawa dia kemari "komandan menyuruh kedua prajuritnya untuk membawa kan seseorang
" ini dia komandan"
"... ARGO!! "
".. argo??.. ohh jadi nama asli mu argo"
"hmmpphh!!! "
".. baiklah lepas kain nya"
"... hah kenapa kamu menangkap lucia ke sini! "
".. ohh jangan tanya aku. dia yang terperangkap ke dalam jebakan beruang kami"
penjara....
"... maafkan aku kalau aku tidak menemui mereka kita tidak akan terperangkap disini" ucap argo
".... ehh.. kunci.. ahh ada tikus.. (bisik kepada tikus) hhihih ok "
"........ (dalam hati) padahal dia menggemaskan tapi ... cukup aneh" ucap argo dalam hati sambil menatap lucia yang berbicara kepada tikus
"ahh akhirnya"
"KOK BISAA??? " argo terkejut karena tikus itu membawa kunci penjara
"baiklah.. ayo cepat keluar tikus ini tau jalan keluarnya"
"... baiklah (dalam hati) walaupun anak ini aneh tapi dia hebat juga " seketika pipi argo memerah
"kalian tidak akan bisa lari HAHAHA!! " seorang prajurit berhasil menangkap lucia
__ADS_1
"LEPASKAN DIA" teriak argo dengan penuh amarah
"oowhh tidakk bisa... heh kalian akan binasa di sini "
tiba tiba dari belakang argo ada seorang prajurit lainnya menggunakan pedang dan menebas tubuh argo. itu adalah waktu waktu terakhir argo dan lucia bersama.
".. a-argo kamu baik baik saja kan...... BERTAHANLAHH AKU TIDAK AKAN DIAM " lucia langsung menggigit tangan prajurit yang menangkap nya
lucia langsung mendekati tubuh argo yang berlumuran cairan merah tua. lucia hanya bisa diam sambil memegang tangan argo yang sudah dingin dan kaku. yahh argo sudah tewas karna kehabisan darah. tidak ada detakan jantung lagi.
tetapi di belakang lucia prajurit itu juga ingin membunuhnya lucia juga berakhir tewas. mereka berdua tertidur bersama selamanya ......
[di suatu tempat gelap dan sunyi]
".. uh dimana aku... kenapa gelap sekali . haloo apakah ada orang disini" lucia terbangun di sesuatu tempat yang tidak di ketahui
"heii lucia" terdengar suara bisikan yang agak serak tapi lembut
"si-siapa ituu dan aku dimana"
"kamu tidak harus tau siapa diriku. kamu ada di dalam jiwa mu yang hampa penuh keputus-asaan . aku disini untuk membantumu aku akan memberikan mu kekuatan jika kamu melakukan 1 tugas dengan benar"
"tugas.. tugas apa" tanya lucia
"kamu harus masuk kedalam tubuh seorang anak perempuan. aku melihat masa depan nya yang sangat menderita kamu harus membantu nya "
"... baik akan ku Lakukan"
"tapi kamu harus mengganti nama mu menjadi 'night divolus'". lucia hanya mengangguk
[saat ini]
"itu lah yang terjadi. aku hanya berbentuk roh hanya kamu yang bisa melihat ku." night divolus selesai menceritakan semuanya
"... night divolus.. apakah aku boleh memanggil mu lucia..? " kata clara dengan suara yang lembut. night divolus hanya mengangguk
Next....
__ADS_1