
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Operasi pencangkokan jantung berjalan lancar tanpa kendala atas kehendak allah.sudah seminggu berlalu,dan kondisi rosse mulai membaik.
Sebagai tanda penghormatan,selain melakukan wasiat terakhir sang pendonor yang meminta 450 miliar di sumbang kan ke panti asuhan dan lembaga kanker yang di naungi oleh Nisa.keluarga Austin juga memberi kan tanda penghormatan terakhir,dengan memakam kan jenazah pria itu di makam keluarga besar Austin.
Keadaan mulai membaik,rosse juga sudah di perbolehkan pulang.tapi masih harus di awasi oleh tim medis khusus yang di sewa oleh lei.
Dan di sini lah mereka berada.
Pemakaman.
Rosse meletak kan sebuah bunga mawar putih di atas sebuah makam.duduk di kursi roda,bersama dengan keluarga besar yang sedang berkumpul.
“rosse.”rossi menyentuh pelan pundak rosse.
“ini semua karena ku Rossi,dia harus kehilangan nyawa nya dan juga harapan nya untuk hidup.”lirih rosse penuh rasa bersalah.
“ini bukan salah mu rosse,dia ikhlas mendonor kan jantung nya untuk mu.”mommy biru menenangkan.
rosse diam, akhir-akhir ini ia memang sering menghabiskan waktu bersama mommy biru.tapi tetap saja,untuk terlalu dekat dengan sang mommy, rosse tidak bisa.
__ADS_1
“sayang, dengar kan bunda.kau tidak boleh sedih, lakukan hal-hal baik atas nama nya,itu sama saja balas Budi mu pada nya.”
Chika berjongkok, menggengam tangan yang masih berbalut infus itu.
“bunda aku...”
“please,dengar bunda sekali ini saja.bunda sudah cukup pusing menghadapi Rossi yang terus merengek pulang ke Indonesia.”pinta bunda Chika.
rosse mengangguk,di bantu oleh Rossi dia mulai bersimpuh di dekat makam.
“aku tau kau orang yang baik,terlepas dari masa kelam mu seperti apa.terima kasih,terima kasih banyak atas pengorbanan hebat yang kau beri kan pada ku.aku akan menjaga amanah mu dengan baik.terima kasih, karena kemurahan hati mu.aku di beri kesempatan hidup lagi.”
rosse terisak kencang di sebelah makam.
“tapi aku tetap merasa bersalah Rossi,dia harus kehilangan nyawa nya.”
“kau sudah berjuang dengan baik rosse,ini hadiah dari Tuhan untuk mu.”lirih Rossi.
ah ini benar-benar menyakitkan.aku tidak bisa melihat orang lain mati hanya karena ku,apa aku egois?.
batin Rosse meronta-ronta.
“beristirahat lah dalam damai,aku akan hidup dengan baik dan banyak berbuat baik demi jantung yang kau beri kan.aku janji, karena itu istirahat lah dengan baik.”
__ADS_1
bisik rosse tepat di sebelah makam.
“anak bunda dan ayah sangat pintar.”puji bunda Chika penuh kebahagiaan.
dia juga putri ku?!!!!rosse kenapa kau semakin menjauh dari mommy.kenapa kau menyeret Rossi juga menjauh dari mommy, mommy salah.mommy akan meminta maaf untuk itu, tapi bisa kah kau memberi kan mommy satu kesempatan saja?.
mommy biru yang berada tidak jauh,mengepal kan kedua tangan nya.
“aku bahagia, anak-anak punya ibu sebaik Chika di dunia ini.”puji Daddy William.
“apa selama ini aku kurang baik?.”sahut mommy biru tidak suka.
“kau ibu yang baik,bahkan sangat baik mendekati kata sempurna.tapi sayang nya,honey.itu bagi virgin,anak angkat mu yang tidak tau siapa ayah kandung nya,bukan anak-anak ku.”
tegas Daddy William sembari hari tangan nya mengusap dahi mommy biru.
“aku tau aku salah, tapi bagaimana pun aku tetap mommy nya anak-anak.”kesal mommy biru.
“aku tau,kau mommy mereka.perempuan yang melahirkan mereka, tapi maaf aku tidak bisa menampik fakta bahwa Chika lah ibu mereka yang sebenar nya.chika lah yang merawat si kembar,dan mengajari mereka apa yang baik dan tidak.”jawab Daddy William santai.
skak mat.
# Like, komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.
__ADS_1