
pagi pukul 06:00 pun tiba lina mulai membuka matanya setelah ia membuka mata ia kaget karna melihat kenzo yang sedang melihat wajah lina dengan senyuman diwajahnya yang sedang menatap wajah lina.
" kenapa menatap ku seperti itu " ujar lina yang melihat kenzo yang sedang tersenyum sambil menatap lina.
" aku hanya ingin melihat istriku yang cantik " ujar kenzo dengan nada suara yang lembut yang membuat kaum wanita meleleh, tapi tidak dengan lina yang sangat membenci apa pun yang dilakukan kenzo.
" cihh istri mimpi kali apa harus ku ingatkan aku ini tak pernah menganggapmu sebagai suami apa lagi aku harus jadi pacar kamu itu tidak akan mungkin karna kita menikah tak ada ikatan cinta sama sekali malahan aku ini sangat ingin pergi dari rumah ini secepatnya " ujar lina dengan nada tegas.
wajah kenzo pun memerah menahan emosi.
" tidak apa - apa jika kamu masih malu untuk mengakuiku sebagai suami tapi ingat satu hal aku tak akan melepaskanmu lina " ucap kenzo dekat telinga lina dengan suara yang pelan dengan nafas yang mengoda.
sesaat kenzo melihat wajah lina yang memerah karna bisikannya amarah kenzo turun amaranya berpindah menjadi senyuman yang manis dibibir kenzo.
" terserah kau mau melepaskanku atau tidak tapi aku akan berusaha mencara jalan keluar untuk bebas dari rumah mewah ini yang seperti neraka " ucap lina dengan wajah kembali emosi.
" semoga berhasil lina " ucap kenzo jahil karna ia tahu bahwa lina tak akan bisa pergi dari rumah ini begitu saja karna dirumah ini dikelilingi penjaga.
__ADS_1
setelah itu kenzo mengucapkan itu kenzo pun kekamar mandi untuk membersihkan badannya yang setelah beberapa menit kenzo mandi kenzo, kenzo pun keluar kamar mandi dengan memakai sehelai handuh yang membalut dipinggang hingga buah dada kenzo terlihat, setelah itu lina pun menjerit.
" ahhhhh kenpa kau tapakai baju " ujar lina tegas.
" memang kenapa kalau aku tak pakai baju lagian kamu juga sudah pernah melihatnyakan " ucap kenzo usil.
" kau ini kenapa sih aneh banget deh tadi pagi
pagi juga sama aneh banget kamu ini sakit yah atau gila " ucap lina sambil membelakangi kenzo.
" aku ini sehat malahan sangat sehat dan aku ini memang gila tapi gila aku beda karna gila aku itu gila cinta sama kamu " ucap kenzo dengan penuh dengan godaan.
setelah lina bicara pun kenzo langsung membuka lemari untuk memilih baju yang bisa ia pakai untuk kekantor setelah ia memilih ia pun langsung memakai baju itu, setelah ia memakai baju ia pun menepuh pundah lina supaya berbalik kearahnya.
" hay aku sudah selesai " ucap kenzo.
" oh ya sudah kau cepat pergi aku tak mau liat muka kau terlalu lama " ujar lina.
__ADS_1
" asal kau cium aku dulu baru aku pergi kalau kau menolah aku akan tetap disini melihat dan jahilimu setiap saat " ucap kenzo.
" dasar mesum " ucap lina dalam hati.
" ok asal kau menutup mata " ucap lina.
setelah itu pun kenzo menutup matanya lalu ini mulai mendekat kewajah kenzo lalu ia hanya mengecup bibir kenzo lalu melepaskan bibinya yang menempel dibibir kenzo tapi kenzo langsung menahan dan merangkul lina hingga lina tak bisa kemana - mana lagi, hingga membuat ciuman mereka semakin dalam setelah beberapa detik mereka berciuman kenzo pun melepaskan lina.
" apa yang kau lakukan " ucap lina kesal.
" aku hanya menciummu lagian yang kau berikan kepadaku itu bukan ciuman tapi kecupan " ucap kenzo.
" sama aja ciuman " ucap lina.
" ah aku malas berdebat sebaiknya aku kekantor dadah sayang jangan lupa kalau yang tadi yang ku berikan padamu itulah ciuman " ujar kenzo sambil berjalan keluar rumah lalu ia pergi kekantor dengan mobilnya.
" dasar mesum " ucap lina kesal.
__ADS_1
jangan lupa like and lovenya🖒❤