suamiku CEO yang kejam

suamiku CEO yang kejam
eps 4 pernikahan


__ADS_3

seorang pria sangat tampan menggunakan texudo serba putih bersiap memasuki altar pernikahan.sedangkan sang mampelai wanita tidak kalah cantik dengan menggunakan kebaya putih serta rambut di sanggul rendah menambah cantik.


"papa,sejak kapan papa disana"tanya Alina yang melihat sang papa di ambang pintu


"baru saja nak,kamu sungguh cantik Alina persis almarhum mamamu pas muda dulu"jawab tuan Baskoro dengan mata berkaca-kaca


"benarkah pa"tanya Alina


"iya nak,apa kamu sudah siap nak jika sudah mari kita turun semua tamu sudah datang"


"sudah pa Alina sudah siap"


"ya sudah mari kita turun bersama"ujar tuan Baskoro


tuan Mukti dan sang istri takjub melihat Alina yang sangat cantik bagaikan bidadari.tak hanya tuan Mukti dan nyonya Rina para tamu pun dibuat takjub dengan alina yang benar-benar cantik.setelah sampai bawah Alina segera duduk di samping Steven yang tetap memasang wajah datarnya.tidak lama kemudian terdengar kata


"bagaimana para saksi sah"pak penghulu


"sah"


"sah..."para tamu serta kedua pihak keluarga pengantin


"sekarang kalian sudah menjadi suami istri,dan untuk sang mempelai pria harap mencium kening sang istri dan setelah itu sang istri mencium tangan sang suami"


Steven pun akhirnya mengikuti kata penghulu begitu pin dengan Alina.

__ADS_1


"wah selamat ya sayang akhirnya kamu jadi menantu kami"ujar sang mommy Rina yang senang mendapat kan menantu seperti Alina


"iya terima kasih mom..."


"Steve kamu sudah menikah papa harap kamu bisa menjaga alina dengan baik"ujar tuan Mukti memperingati anaknya


"iya pa,"ujar Steven dengan nada malas nya


"nak bisa kita bicara berdua"tuan Baskoro


"ayo pa,emm apa yang mau papa bicarakan dengan saya "


"tolong jaga alina dengan baik Alina anak yang baik dan jangan kamu sakiti dia karna dia sudah banyak menderita"ujar tuan Baskoro dan Steven mendengar kan


"iya pa saya tidak berjanji tapi saya akan mengusahakan saya akan menyayangi alina "


"iya pa"


"yasudah mari kita kesana para tamu sudah menunggu kamu disana"ujar tuan Baskoro yang diberi anggukan oleh Steven.acara resepsi pun sedang berlangsung dan para tamu pun mengucapkan selamat atas pernikahan anak dari tuan Mukti dan nyonya Rina.


"dengar Alina setelah acara sialan ini selesai jangan harap kamu bisa lepas dari cengkraman ku"ancam Steven berbisik pada Alina


"apa maksudmu tuan"tanya Alina dengan senyum sedikit sambil melihat para tamu


"setelah acara ini jangan harap aku mau menyentuh kamu"

__ADS_1


"saya juga gak mau disentuh oleh mu tuan Steven Pratama yang terhormat"


"kita lihat saja nanti"


"Hay bro selamet ya akhirnya loe nikah juga"uang Miko yang mengucapkan


"Hem"jawab Steven singkat


"selamet ya bro,bini Lo cantik juga kalau loe udah bosen boleh lah buat gue"ujar Jonathan yang langsung dapat pelototan tajam dari Steven


"Hem udah sana tamu yang lain udah nunggu"ujar Steven yang mulai geram dengan teman yang satu ini


"iya iya bro santai aja kali"kekeh Jonathan yang menggoda sahabatnya.


acara pun akhirnya selesai Alina dan Steven pun memasuki kamar hotel yang sudah di rencanakan oleh sang mommy.


"dengar ya aku gak mau seranjang dengan kamu"


"trus jika saya tidak tidur di ranjang saya tidur dimana tuan"tanya alina yang bingung dengan Steven


"kamu bisa tidur di sofa jika perlu kamu tidur dilantai"


"bagaimana tuan bisa seperti itu"geram alina


"saya tidak peduli,saya mau bersih bersih dulu dan ingat kamu tidak boleh tidur di ranjang itu"uajar Steven dengan wajah datar nya

__ADS_1


"dasar suami gak tau diri mana ada seorang suami menyuruh istrinya tidur di sofa"Alina bicara dalam hati


setelah beberapa menit akhirnya Steven pun keluar dari kamar mandi dan Alina pun segera masuk kamar mandi.


__ADS_2