
Setelah Arif tertidur malam pun tiba dan jam menunjukkan pukul 03.00 akhirnya Arif kembali tidur, paginya Arif dan Rafli bertemu di jalan untuk menghadiri acara kelulusan anak kelas 6, banyak yang memakai perban, hansaplas dan juga ada banyak bekas luka yang perlahan mengering dan hanya Steven, rafli dan Arif, di sekolah itu tidak ada perempuan kecuali gurunya, karena SD itu di khususkan untuk sekolah laki-laki anak-anak yang sekolah disana sudah siap menghadapi kerasnya kehidupan di masa mendatang, kemudian acara kelulusan di mulai dan Rafli, James, Steven, dan Arif lulus dan Arif mendapatkan nilai tertinggi yakni 100 semua.
beberapa hari setelah lulus Irfan datang ke sekolah khusus laki-laki lagi di SMP Yamato Kenshin dan kebetulan Ahmad ayah dari rafli juga ingin mendaftarkan rafli ke sekolah itu, Ahmad dan Irfan pun berbincang tentang Rafli dan Arif, mereka akhirnya di panggil dan Arif, Rafli,steven,dan juga James di terima di sekolah SMP Yamato Kenshin itu.
beberapa Minggu kemudian Arif, Steven, Rafli, James masuk ke sekolah itu, Arif sudah terkenal di sekolah itu karena dia pintar dalam hal perkelahian dan juga IQ yang tinggi, sedangkan Rafli juga terkenal karena dia juga adalah sahabat dekat Arif yang berdua saja bisa mengalahkan 311 siswa kelas 6 dulu, semua orang di kelas menyambut mereka dengan sopan dan baik, dan Arif berkata "jangan lakukan itu kita semua manusia dan sesama manusia harus saling menghormati dan jangan terlalu melebih-lebihkan sesama manusia" setelah itu mereka bersikap biasa dan sopan kepada Arif dan juga Rafli dan akhirnya mereka mulai bercanda satu sama lain, jika di lihat Arif dan Rafli seperti orang yang suka bercanda dan berbeda dari rumor yang di katakan oleh siswa-siswa.
beberapa bulan kemudian mereka sudah sangat Akrab dan hanya James saja yang suka menyendiri dari kalangan teman-temannya, rafli merasakan sesuatu tentang pembunuhan di sekolah Yamato Kenshin dan ternyata ada guru datang dan dia adalah wali kelas baru Rafli, Arif, Steven, James, dan guru itu mengetahui tentang Arif, Rafli, James, Steven dan dia sedikit terkejut karena mereka Kembali di pertemukan di sekolah yang sama dan dengan kelas yang sama, guru itu berusaha untuk mengincar Arif yang merupakan anak dari orang yang dia bunuh 1 tahun yang lalu, Rafli sudah menyadari bahwa Arif akan menjadi incaran wali kelasnya, Rafli menyusun rencana dan memberitahu kepada Arif tentang rencananya, tiba waktunya bell pulang sekolah saat mereka pulang dan sampai rumah namun Rafli tidak langsung pulang dia menunggu anak kelas 3 SMP dan melakukan sebuah penawaran kepada anak kelas 3 itu dan anak kelas 3 itu adalah orang terkuat di sekolah SMP Yamato Kenshin dan Rafli Sangat berani dan anak kelas 3 SMP itu menerimanya
Rafli : kak
anak kelas 3 : ya, apa dek
Rafli : bantu aku kak menolong teman ku, dia sedang di incar oleh wali kelasnya
__ADS_1
anak kelas 3 : bagaimana kau tau, kau kan belum ada bukti
Rafli : akan ku tunjukkan buktinya nanti kak kalo kakak mau bekerjasama
anak kelas 3 : baiklah aku menerima dan akan ku usahakan aku akan membantu mu
Rafli : baiklah kak terima kasih
kemudian rafli menjelaskan rencananya kepada kakak kelas 3 tersebut, karena dia adalah orang terkuat di sekolah Yamato Kenshin seluruh kelas 9 membuat rencana dan berkumpul bersama rafli, setelah rencana selesai di buat Rafli pun pulang ke rumah.
Rafli : Rif
Rafli : halo Rif
__ADS_1
Arif : maaf lagi menonton TV, kenapa?
Rafli : aku sudah menyiapkan rencana tentang pembalasan dendam mu
Arif : Baiklah sekarang jelaskan rencana mu
beberapa menit kemudian setelah Rafli menjelaskan rencananya
Arif : aku mengerti, kapan kita akan memulai rencana itu?
Rafli : besok
Arif : apakah semuanya sudah siap?
__ADS_1
Rafli : siap percayalah padaku
keesokan harinya pada saat jam pelajaran ada 3 anak melawan 2 di area sekolah dan seluruh siswa melihat nya dan hebat keluar, guru-guru pun melihat itu dan berusaha melerai kemudian Arif menuju ke kantor tempat berandanya guru-guru dan menyuruh untuk fokus kepada CCTV di kelas Arif kemudian ada seorang guru yang membawa pistol menodong kan kepada murid yang tertidur di kelas itu, saat itu juga guru itu membuka kedoknya sendiri dan menembak dan memberi tau kalo anak spesial dengan IQ tinggi sudah mati kemudian semua guru dan siswa tiba di kelas itu, dan ternyata yang di Tembak oleh wali kelas nya itu mengancam siapapun yang berani mendekat akan dia tembak dan saat memulai menembak siswa itu masih hidup dan melemparkannya sebua pisau kecil dan mengenai tangan dan akhirnya terjadi pertarungan antara siswa dan guru itu dan ternyata siswa itu adalah Rafli