
EPISODE 10
Selang beberapa lama dua polisi datang, kanalan dari ayahnya sasa dengan empat orang security ,mereka datang ketempat tokonya Mitha,polisi itu bernama Bram dengan pangkat inspektur dengan satu anak buahnya ,
Bram" maaf nona Sasa ada apa sebenarnya sehingga nona memanggil saya kesini bukankah sudah ada security disini ,
Sasa " Tangkap dua orang itu telah menipu ditoko ini toko teman saya ,
Mitha" arogan sekali sasa ,saya saja sebagai pemilik toko biasa saja kenapa dia yang marah padahal dua pemuda itu tidak menyinggungnya batin Mitha,
Bram " maaf nona sasa apakah nona memiliki bukti bahwa mereka berdua penipu tanya bram,
Sasa " iya dia berdua penipu,dengan wajah geram menunjuk Iyan dan ncep,
Iyan" Nona jangan menuduh sembarangan apa bukti saya penipu tanya Iyan,
Sasa " buktinya kamu membeli jam mahal dan belum membayarnya ,apa kamu mau kabur setelah mendapat jam itu,
Ncep sudah gemeteran melihat acara beli kado jadi seperti ini,padahal Iyan sudah bilang santai aja tapi ncep meragukan sedikit apa kata Iyan,
Iyan " begini saja nona kita tunggu dulu pelayan membawa jam itu ,klo saya penipu silahkan nona bawa saya dan teman saya kepenjara tapi jika saya bisa membeli jam itu saya akan lapor atas pencemaran nama baik,
Sasa " siapa takut jawabnya,ditoko jam mitha jadi ramai pengunjung ingin melihat apa yang terjadi ,ada yang membela Iyan dan ncep juga ada yang membela Sasa,..
Iyan" mba Mitha sebaiknya panggil pelayan Mba agar urusan ini cepat selesai ,Iyan risih dengan banyaknya orang yang ingin tahu,dasar cewek sialan kenal juga kaga malah cari masalah liat aja gw bikin malu batin Iyan,
Mitha " baik mas tunggu sebentar saya panggil pelayan saya,belum dipanggil pelayan itu pun datang dengan senyum yang manis karena memikirkan bonus yang dia dapat jika menjual jam limeted edition itu,tapi begitu sampai depan pelayan kaget karena ada ramai-ramai ditokonya dan dia melihat ada bosnya yaitu Mitha dan polisi juga security mall,
Mba Pelayan " Bu bos sapa pelayan tersebut kepada Mitha ,
Mitha " Hhmm..kamu sudah bungkus pesanan mas itu tanya Mitha kepada pelayannya,
Pelayan " sudah Bu bos ini ,sambil menunjukan paper bag yang didalamnya ada jam yang sudah dibeli iyan dan dibungkus rapi menjadi kado ,
Mitha " cepat berikan paper bag itu kepada masnya ,kenapa kedua masnya santai aja dengan keadaan seperti ini apakah benar dia bisa membeli jam itu batin Mitha, Mba
Pelayan " ini mas barangnya ,mau bayar pakai kartu apa debit atau visa master ,Iyan belom tau itu debit atau visa master taunya kartu ATM aja heheheh...,
Iyan " pakai ini aja mba sambil mengeluarkan kartu hitam dengan tulisan PLATINUM PINnya 999999 ,semua orang bingung kenapa masnya punya kartu itu sedangkan penampilannya biasa-biasa saja, sedangkan Sasa mulai panik melihat kartu itu,sialan darimana dia bisa dapat kartu itu ,itu kartu minimal harus 1 milyar saldonya dan hanya orang tertentu saja yang memiliki batin Sasa,
__ADS_1
Mba Pelayan " baik mas, sambil membawa kartu itu untuk digesek,
tingg..bunyi kartu yang digesek artinya transaksi berhasil,
Mba Pelayan " iii...ni mas kartunya sambil gemetar tangannya memberi kartu itu ke Iyan,Iyan pun mengambilnya,
Iyan " apa ada jam tangan untuk pria mba yang bagus harga tidak masalah , Mba
Pelayan " aaa..da mas tunggu sebentar jawab pelayan,
semua orang pun heboh yang berada dekat toko jam itu,ada yang berbisik sial seberapa kaya orang itu beli jam kaya beli cilok malah yang limited edition lagi,orang disebelahnya pun menjawab makanya jangan nilai orang dari bajunya belum tentu yang pakai baju bagus bisa membeli jam itu jawabnya,
Mitha " siapa dia sebenarnya bisa beli jam itu hingga iya ingin membeli satu jam lagi ,untung saja aku ga ikutan dengan Sasa mencurigai orang itu ,kalau itu terjadi bukan hanya aku ,toko aku bakal kena imbas juga batin Mitha,
sasa sudah sangat panik apa yang mesti dilakukan karena Iyan bisa membeli jam itu bahkan dia beli lagi jam yang untuk pria,
Sasa " Aku harus Tlp ayah biar bantu aku disini, emang dasar Sasa cewek somplak udah tau salah masih aja ga mau ngaku, sedangkan polisi dan security diam saja melihat itu sambil memperhatikan ,bagusnya polisi bisa bersikap bijak dan security juga tidak main seret aja itu Iyan dan ncep,
Mba Pelayan " iii..ni mas jam untuk pria hanya ada 100 didunia harga 5 Milyar ,
Iyan " bungkus mba sekalian ambil 50jt buat mba karena mba melayani saya dan teman saya dengan baik jawab Iyan,sambil memberikan kartu ATMnya ,
Ncep " asemm banyak uang tuh bocah beli barang milyaran kaya beli kacang goreng ,batin ncep,
Iyan " liat sendiri nona saya bisa membeli jam tersebut bahkan saya beli dua ,saya kasih nasihat untuk nona jaga bicara anda terhadap orang lain, orang lain tentu lebih baik dari pada nona ,
Sasa pun merah padam tangannya bergetar sambil melihat Iyan dan ncep dengan pandangan sinis menghina ,
Sasa " cih..baru bisa beli jam tangan aja sudah berasa kaya jawab Sasa,
Iyan " dasar cewek bebal dikasih tau malah marah ahh sudahlah malas juga lama- lama disini batin Iyan,
Mba Pelayan " iii..ni mas jamnya juga kartu ATMnya dan terima kasih atas tipsnya dan kalau mas ingin beli jam lagi datang lah kesini dan ini mas dapat kartu member gold ditoko kami setiap membeli jam masa mendapatkan discount 15% terima kasih mas jawab mba pelayan,
Iyan " baiklah klo begitu mba saya terima dan untuk mba Mitha saya puasa dengan pelayan ditoko mba ,
Mitha " Thankss ,Mitha sambil menatap Iyan ,ternyata tampan juga nih orang batin Mitha ,Haisss simitha ga bisa liat cowok kinclong dikit aja ...heheheh.. Iyan " baiklah saya permisi ,untuk nona jangan pernah cari masalah lagi dengan saya,saya anggap Maslah ini selesai ,sambil iyan keluar dari toko tersebut dan pengunjung pun bubar karena drama beli jam telah selesai..
Iyan dan ncep berkeliling mall, Iyan memborong baju ,sepatu ,celana ,jaket dan lainnya ,lainnya authir ga tau apaan serah dia berdua mau beli apaan ga ada urusan sama author..heheheh...,Iyan menghabiskan 2 Milyar untuk belanja tersebut itu sudah termasuk punya ncep,dasar ncep bisa bener cari yang gratisan..
__ADS_1
Hari beranjak sore jam 16:00 acara shopping Iyan dan ncep berakhir sudah ,waktunya balik kerumah , setelah sampai diparkiran ncep bingung gimana bawa belanjaan banyak begini ,
Ncep " cuyy gimana bawanya nih banyak begini kaga bisa gw pegang semuanya ,
Iyan " iya juga ya, jawab ncep ,
haiisss Iyan pun teringat dia punya mobil hadiah Misi kenapa ga dipake aja sambil nepok jidat,
Iyan" lo tunggu diloby depan mall gw cari mobil yang disewa dulu bentar ntar gw keloby mall buat jemput lo ,
Ncep " oke deh jangan lama-lama udah laper gw kan tadi lupa makan didalem jawab ncep,
Iyan pun melangkah ketempat parkiran mobil sambil celingak -celinguk ditempat sepi parkiran kaya orang mau maling kaca spion mobil ..heheheheh ,bagus ga da orang ,
Iyan " Zentra keluarkan mobil dan masukan motor dalam iventory ..,
TINGGG ...
[ System Zentra " Loading.....
selesai host..
keluarlah cahaya putih dari kekosongan dan menjadi sebuah mobil sport limeted edition dengan harga mobil 50 Milyar..,
Iyan pun memasuki mobil dan menjalankannya ketempat loby mall,iyan melihat ncep yang sedang menunggu disana,
Tiinnn...Tiinnn...Tiinn...Iyan mengklakson ncep yang menunggu sambil bengong,
Ncep "
asemm mobil sport siapa nih ,bukannya ini mobil sport limited edition yang ada iklannya diTV batin ncep , Iyan menongolkan kepalanya lewat jendela mobil ,
Iyan " Woiii ngapain lo bengong cuy udah masukin cepetan itu masukin belanjaan itu mobil ,
Ncep " eehhh...iya iya jawab ncep masih bingung ternya ini mobil iyan dari mana duit dia beli mobil semahal ini ,ntar gw tanyain dah klo udah didalam mobil batin ncep,
Iyan dan ncep tidak tahu apa emang matanya kelilipan batu bata ,mobilnya menjadi pusat perhatian dari orang-orang yang berada disitu ,amazingg mobil sport limited edition beradar dimall sambil memfoto mobil tersebut dan memposting di IG orang tersebut dengan caption " tuan mudah kaya raya yang ganteng " isi caption tersebut ,ada juga orang yang memvideokannya ,sedangkan Iyan dan ncep kaga mau tahu yang penting masukin barang kemobil terus balik kerumah karena nanti malam mau menghadiri ultahnya Dita..
BERSAMBUNG
__ADS_1
BERSAMBUNG