
EPISODE 16
Iyan " Hmm..Zentra sedang diupgrade ,dari pada ga ngapa-ngapain gw tlp ncep ja buat liat rumah yang diberikan zentra, janjian nonton dengan Dita juga masih lama, gumam iyan..,Iyan pun mengambil HPnya dan menelpon Ncep sohib sehidup sematinya ,
Iyan" Tuttt...Tuttt...Tutttt...,sueee kemana nih bocah kenapa tlp gw lama bener diangkatnya gerutu Iyan..,Tuttttttttt akhirnya Iyan mematikan HPnya karena ga diangkat oleh ncep,Iyan pun menelpon kembali ncep,
Iyan " Tuttttt....Tutttt...Tutttttt ,ehhh ****** becak lama amat lo angkat tlp gw emang lagi ngapain sih lo,cerocos Iyan ke ncep..,
Ncep " Hoaammmzzz...sorry cuyy abis bangun tidur gw ,klo ga denger HP gw bunyi ga bakal bangun gw,sambil ncep tertawa dan iler masih nempel disela bibir ncep..,
Iyan " dasar kebluk mentang-mentang hari Minggu tidur udah kaya kebo , cepet lo kerumah gw mau ikut gw ga ,
Ncep" Mauuuuuu..., ya udah gw mandi dulu abis ntu gw cuss kerumah lo cuyy ...,
Iyan" oke gw tunggu ditempat biasa dilapangan dekat rumah pak RT , klo lama gw tinggal lo,HP langsung dimatikan Iyan..
Waktu menunjukan pukul 10:00 pagi , Iyan bersiap-siap ,keluar kamar Iyan pamit kepada emak mau main kerumah temannya.., bohong lagi siiyan haddahhh...hehehe... ,emak pun mengizinkannya ,Iyan keluar dan menghidupkan sepeda motornya yang diteras ,Iyan menunggu ncep ditempat biasa lapangan dekat rumah pak RT..,
Dannn ...,ncep sampai juga dilapangan ,
Ncep " emang mau keman sihh cuy masih pagi ini udah ngayab aja celoteh ncep..,
Iyan " ga usah banyak tanya kaya wartawan lo udah ngikut aja ,pakai nih helm ayo cepetan naik kita berangkat..,
Ncep" Oke berangkat..,
motorpun melaju dijalanan ,hari Minggu lalulintas padat merayap karena banyak yang ingin keluar rumah dengan kendaraannya,
50 menit perjalanan Iyan sudah sampai ke perumahan elite bukit indah ,Iyan masuk lewat gerbang penjagaannya , ada 4 security yang berjaga digerbang tersebut ,dan iyan menanyakan kepada security penjaga gerbang,
Iyan " maaf pak rumah No.01 satu dimana ya, tanya Iyan kepada security penjaga tersebut,
Security " maaf mas untuk apa menanyakan rumah No.01 ,disini kalau tidak ada kartu masuk tidak bisa masuk dan tidak sembarang orang bisa masuk jawab security penjaga..,
setahu security rumah itu memang sudah laku terjual ,dan rumah itu mahal sekali harganya dan yang membeli masih Misteri ,hanya manager pemasaran yang tau siapa yang membeli rumah tersebut..,
Iyan " Haaiisss... mau masuk rumah sendiri aja ribet banget sih gerutu Iyan,
Iyan " tapi pak saya pemilik rumah No.01 itu jawab Iyan,
Security " jangan becanda mas mana ada orang seperti mas yang bisa membeli rumah itu jawab security ,
Iyan " begini aja pak tolong panggil manager pemasarannya kesini biar saya bertanya dengan dia ,
Security " tidak bisa sembarang orang bisa bertemu manager mas,
__ADS_1
Iyan " wanjirrrr mau kerumah sendiri aja begini amat gerutu iyan,
akhirnya adu mulut tidak terelakan antara Iyan dan security ,ncep hanya bisa bengong menyaksikan adegan tersebut ,
Ncep " siiyan ga salah tempat apa ,terus dia bilang punya rumah disini ,ini kan perumahan elite yang terkenal itu ,dan penghuninya kebanyakan pengusaha dan pejabat pemerintahan batin ncep..,
lagi serunya berdebat adu mulut antara Iyan dan security.., tiba-tiba ada mobil yang memasuki gerbang , dan pengemudi mobil menanyakan ada apa ini ,
Pengemudi "
ada apa pak Eko kenapa ini liat itu ada mobil yang mau ngantri masuk kenapa berdebat dipintu gerbang ,
Security " aaa..nu bos ini ada orang yang mengaku pemilik rumah No.01 jawab security ,sambil menunjuk ke Iyan,
Pengemudi " ya sudah bicarakan baik- baik dikantor jangan seperti ini , Pengemudi" mas ikuti saya kedalam kantor ,
Iyan " baik pak saya akan ikuti bapak dan menyelesaikan masalah ini,
ternyata pengemudi itu adalah bos alias maneger pemasaran diperumahan elit bukit indah ,nama maneger tersebut Rudi ,
setelah sampai ruangan kantor didepan receptionis Iyan dan ncep pun disuruh duduk,
Rudi maneger" jadi mas mengaku yang mempunyai rumah No.01 satu itu benar begitu mas ,
Iyan " maaf pak bukan mengaku ,tapi memang benar itu rumah saya dan sudah saya beli jawab Iyan,
Rudi maneger " apa mas punya bukti klo mas pemilik rumah tersebut tanya Rudi ,
Iyan " ada tunggu sebentar ,
iyan pun keluar menuju motornya ,iya ingin mengambil surat rumah yang berada diinbox , surat rumah sudah berada ditangan iyan,Iyan kembali keruangan tersebut masih ramai orang disana ,
Iyan " ini pak buktinya surat-surat rumah tersebut , sambil memberikan ke Rudi untuk diperiksa apakah asli atau palsu..,
Rudi maneger " baik saya akan periksa dahulu surat-surat ini apakah palsu atau asli , Iyan " silahkan pak saya akan menunggu jawab Iyan..,
15 menit waktu berlalu buat memeriksa surat tersebut,
Rudi Maneger " mampuss aku ternyata dia benar pemilik rumah itu kalau pusat tau bisa dipecat aku batin Rudi ,
pusat sudah mewanti-wanti semua staff disana kalau akan ada orang yang datang entah kapan akan menempati rumah itu dan layani dengan baik ,
Rudi Manager " mm..aaafff mas ,iii..ni mm..eemang surat asli ,Rudi gemetar sambil bicara keringat sudah membasahi keningnya ,
Iyan " baiklah karena bapak melayani saya dengan baik saya tidak melaporkan hal ini ke atasan bapak kecuali 2 orang security tadi pecat mereka beo iyan ..,
__ADS_1
DEGG..,
jantung Rudi mau copot selamat-selamat bagus bukan dia yang adu mulut dengan Iyan ,Rudi pun melihat 4 security tersebut dan berteriak ,
Rudi Maneger " kalian saya pecattt .., cepat ambil pesangon kalian dibagian keuangan,bentak rudi,
kedua Security hanya bisa menerima nasib , mau membela diri juga tidak bisa karena memang salah.., semua orang diruangan itu pun shock dan kaget, termasuk semua staff dan pengunjung disana yang ingin membeli rumah..,
Rudi Maneger "Bbb.. baik kkk..klo bbb..begitu sss..saya antarkan mas kerumah itu ,jawab Rudi masih bergetar ,
Iyan " baik pak ,bapak pakai mobil bapak saja saya mengikuti dari belakang saja dengan motor saya jawab Iyan santai ..,
Rudi ,Iyan dan ncep keluar dan menuju rumah tersebut , sampai didepan rumah , gerbang rumah sudah terbuka lebar dan sudah ada pelayan yang menyambutnya , ada 20 pelayan dirumah tersebut berjejer rapi menyambut iyan ,
Pelayan " selamat datang tuan muda saya imas kepala pelayan disini , sambil menundukkan kepala ,
iyan " Hhmm..antarkan saya berkeliling rumah jawab Iyan, pelayan "
baik tuan muda ,
Rudi maneger " kkkk..alau Bbb..gitu sss..saya ppp..amit masih banyak urusan yang mesti saya kerjakan dan kalau ada apa-apa tlp saya langsung,sambil memberikan kartu nama ke Iyan ,..
Iyan "..hhmm ,baiklah imas antarkan saya keliling rumah saya ingin melihat-lihat dalam rumah dulu sebelum istirahat ,Imas Pelayan " baik tuan marii..jawab imas..,
Iyan dan ncep masuk kedalam rumah dengan diiringi pelayan dibelakangnya ,sedangkan Imas didepan..,
POV RUDI
Manager Rudi " siapa dia sebenarnya bisa membeli rumah semahal itu , bagus tadi aku tidak ikut-ikutan security klo tidak bisa hancur karirku dipecat , aku harus memberi tau semua staff agar berlaku baik kepada penghuni rumah No.01 gumam rudi ,
Dan tiba - tiba HP Rudi berbunyi , ternyata yang menelpon direktur pusat,
Rudi Maneger"
ada apa direktur pusat tlp tumben,apa masalah tadi sudah sampai kepusat ,kalau pusat tau bisa abis aku batin Rudi ,Rudi mengangkat telp itu , Rudi maneger " Hhh..aalo ,
Direktur Pusat " Rudi saya tau masalah yang terjadi kenapa bisa terjadi masalah itu ,apa kamu lalai memberi pengarahan kepada bawahan mu ,penghuni rumah No.01 itu tidak bisa disinggung kamu mau perusahaan ini bangkrut Hahh..marah direktur pusat dengan suara yang meninggi..,
Rudi Maneger " mmm..aaff kan saya pak saya janji tidak akan melakukan kesalahan itu lagi jawab Rudi,
Direktur Pusat " baik saya kasih kamu satu kesempatan lagi klo masih ada Maslah yang saya dengar dari penghuni rumah No.01 kamu saya pecat ,langsung mematikan HPnya..,
Rudi Maneger " Haaiiss ada aja masalah coba klo tadi security itu sopan tidak ada kejadian seperti ini..
POV RUDI SELESAI
__ADS_1
BERSAMBUNG