
Kedua pria tersebut pun keluar dari dalam mobil dan memaksa tarik tangan Maggie, dengan mudah walaupun Maggie memberontak.
Maggie yang ketakutan terus meneteskan air mata yang membasahi wajah manis nya, dia tidak tahu apa yang harus ia lakukan tetapi, Maggie saat ini butuh pertolongan dari seseorang siapa pun itu,Maggie mengharap kan seseorang datang menolongnya agar dia terlepas dari kedua pria yang menyeramkan itu.
Maggie sudah duduk di lantai rumah yang tidak berpenghuni itu dengan tubuh yang lembab akibat terkena hujan yang deras saat ia menunggu angkutan untuk pulang.
Kedua laki-laki itu membuka penutup mulut Maggie yang sedari tadi membekap mulut nya, Maggie yang masih ketakutan dan gemetaran masih diam belum ada kata yang bisa Maggie lontarkan, ketika sesat Maggie sudah mengambil nafas nya dia pun membuka suara dengan kepala yang menunduk.
"apa yang kalian inginkan?, aku tidak punya apa-apa"ucap Maggie.
Kedua pria itu pun tertawa yang semakin membuat Maggie ketakutan, bukannya menjawab pertanyaan Maggie pria itu malah tertawa dan mulai mendekati Maggie.
"lepas kan"ucap Maggie dengan nada tinggi
"plak"
__ADS_1
satu tamparan mendarat di pipi Maggie,pria itu pun menjambak rambut Maggie yang hanya sepanjang bahu itu, membuat wajah Maggie terangkat tepat bertatapan dengan pria yang menamparnya itu
"kau sangat cantik, kami ingin tub**mu" ucap pria itu dengan penuh nafsu
ketika saat pria itu mengucapkan kata- kata nya Maggie semakin takut dan berusaha sekuat mungkin agar bisa lolos tapi tidak semudah itu, kedua pria itu terlalu kuat untuk Maggie hanya seorang diri.
"ayo cepat kita lakukan"ucap pria satunya lagi dengan tidak sabaran
Pria itu mendorong tubuh Maggie dan membuat nya sudah terlentang ke lantai, tadi nya Maggie duduk dan sekarang Maggie terlentang ke lantai yang kotor itu, membuat baju Maggie kotor dan kusut.
Setelah celana dal*m itu terlepas pria itu langsung merobek dan membuang nya ke sembarang arah,Maggie tidak berdaya saat ini dengan tangan yang di ikat dan tubuh yang lemas akibat ingin berontak tapi, hasilnya nihil.
Maggie terus berharap agar ada seseorang yang menolongnya, Maggie berteriak sekuat dan semampu dengan tenaga yang tersisa akan tetapi, suara itu tidak akan mungkin di dengan siapapun karena, ruangan itu kedap suara ditambah lagi dengan suara hujan yang sangat deras.
"aku mohon lepas kan aku"ucap Maggie dengan lemas
__ADS_1
ucapan Maggie tidak di hiraukan kedua pria itu,dengan putus asa Maggie akhirnya pasrah dengan apa yang akan terjadi pada diri nya.
Pria itu memasukkan (p)nya ke milik Maggie yang membuat Maggie kesakitan dan berteriak histeris,pria bejat itu terus melakukan hal yang hina itu terhadap Maggie dengan sangat kasar.
Setelah pria itu mendapat kan apa yang dia mau, akhirnya giliran pria yang satu lagi.
Hancur sudah hidup Maggie gara-gara kedua pria bejat itu.
Maggi terus menangis,menangis pun tidak ada artinya setelah semua itu terjadi.
Apa yang akan dia kata kan kepada ayah nya nanti,Maggie sangat membenci semua ini.
Setelah selesai hal bejat yang kedua pria itu perbuat, kedua pria itu pun pergi meninggal kan Maggie, berjalan keluar dan melihat ke arah Maggie, kedua pria itu tertawa puas setelah apa yang dilakukan nya kepada wanita bernasib malang itu.
BERSAMBUNG
__ADS_1
...Hai guys, aku bingung mau lanjutin apa nggak soalnya ceritanya semakin sedih dan menghasilkan banyak bawang...