
*Syakilla POV*
Sebelum pulang aku melaksanakan sholat maghrib terlebih dahulu di resto. Kebetulan jarak antara restoran dan apartemenku berdekatan hanya berjarak 5 menit, di perjalanan pulang aku melihat ada seorang gadis remaja di ganggu oleh beberapa preman, aku tidak tega melihatnya dan kemudian aku menghampiri mereka
" Hei apa yang kalian lakukan pada gadis itu?" tanyaku pada para preman itu
" Wah.. Mau apa kau gadis cantik, apa kau ingin ikut bersenang-senang dengan kami?" goda preman 1
Aku geram mendengarnya langsung saja aku hajar mereka satu persatu hingga mereka kabur meninggalkan aku dan gadis itu. Akupun mendekatinya ia terlihat menangis ketakutan
" Hei sudah jangan menangis mereka sudah pergi, apa kamu terluka?" tanyaku
" Aku gapapa kak, terima kasih ya kak sudah menolongku" jawab gadis itu
"Kamu kok bisa sendiri disini, nggak pulang ke rumah? " tanyaku
" Iya kak, tadi aku mau pulang tiba-tiba di hadang oleh para preman tadi" jawabnya
" Karena ini udah malam kamu ikut ke apartemen kakak aja yuk, nanti kamu bisa hubungi orangtua atau wali kamu untuk menjemput, gimana? " tawarku padanya
" Yaudah kak aku ikut kakak" ucapnya
Kami pun berjalan menuju apartemenku, setelah sampai di apartemenku aku mempesilahkan ia duduk di sofa, lalu aku pergi ke dapur menyiapkan minuman dan camilan untuk gadis itu.
"Ini silahkan di nikmati maaf cuma ada ini" kataku
__ADS_1
" Iya kak gapapa terimakasih" ucapnya
"kakak tinggal sebentar ya, kakak mau membersihkan diri dulu" kataku
"Iya kak silahkan" katanya
Akupun pergi ke kamar dan membersihkan diri, setelah sekitar 15 menit aku selesai membersihkan diri langsung menuju ruang tengah dengan memgunakan pakaian syari rumahan dengan khimarku, aku terbiasa menggunakan hijab saat di dalam rumah
"Maaf menunggu lama ya?" tanyaku
" gapapa kok kak" jawabnya
"Oh iya kita belum kenalan, namaku Syakilla Noura Adzkia" kataku sambil tersenyum ke arahnya
"Aku Cindy Putri Alexander kak" sahutnya sambil tersenyum
"Tadi aku habis ketemu sama temanku kak, saat ingin pulang tiba-tiba aku di ganggu para preman itu" jawabnya
"Hmm.. lain kali kamu harus hati-hati jangan keluar malam kalo tidak penting, apalagi kita perempuan bahaya contohnya aja kayak tadi" ujarku
"Hmm.. iya kak lain kali aku akan lebih hati-hati" balasnya
" Tapi tadi kakak keren banget loh bisa lawan para preman itu sendirian" kata cindy antusias
" Iya Alhamdulillah kakak punya bekal ilmu bela diri yang cukup berguna" sahutku
__ADS_1
" Kapan-kapan ajarin cindy ya kak" pintanya
" Iya InsyaAllah" kataku
"Cindy udah makan malam" tanyaku
" Belum kak " jawabnya
"Yaudah kita makan dulu yuk, tapi kakak masak dulu" ajakku
"boleh kak, aku juga lapar hehe.." katanya
kamipun menuju dapur untuk memasak setelah selesai kamipun makan
"Wah.. masakan kakak enak banget, Cindy suka" katanya antusias
" Alhamdulillah kalo suka, yuk di habiskan" kataku
Kamipun menikmati makanan kami sembari mengobrol, selesai makan kami membersihkan bekas makan kami, tiba-tiba terdengar bel apartemenku berbunyi.
"Ah.. itu pasti kakakku, tadi cindy minta kak Revan untuk jemput ke sini" kata Cindy
__ADS_1
"Yasudah biar kakak yang bukain pintunya" kataku sambil berjalan menuju pintu apartemen, akupun membukakan pintu terlihat seorang pria tampan berdiri di depan pintu saat pandangan kami bertemu Deg aku cukup terpesona dengan ketampanannya, namun segera aku netralkan perasaanku ia terlihat mematung di depan pintu saat melihatku
Syakilla End POV