Swaragini 2

Swaragini 2
Bali (2)


__ADS_3

Ind version


Tempat pertama yang Raglaksh kunjungi di hari ini adalah Pantai Tanjung Benoa. Wow! Pantainya sangat indah dengan pasir pantai yang berwarna putih dan kebersihan pantai yang sangat terjaga sehingga nyaman untuk lokasi liburan. Gelombang laut di pantai Tanjung Benoa Bali sangat tenang sehingga


sangat cocok untuk aktivitas olahraga air pemula yang dikenal wisatawan dengan nama Bali water sports tour.


Selain untuk wisata water sport pemula, pantai Tanjung Benoa Bali juga memiliki fasilitas pariwisata lainnya. Fasilitas pariwisata yang ada di Tanjung Benoa Bali seperti akomodasi, restoran, warung makan, tempat penukaran mata uang, dan banyak pilihan transportasi.


"Ragini, itu ada tempat penukaran uang! Ayo kita tukar uang sekarang!" Laksh menunjuk tempat penukaran uang dan mengajak Ragini ke sana. Dari kemarin mereka belum mengeluarkan uang karena semuanya sudah termasuk paket private tour guide yang sudah dibayar oleh Anapurna dan Sujata. Sekarang, mereka akan menukarkan rupee ke rupiah agar dapat membeli oleh-oleh sebelum pulang.


Setelah selesai menukarkan uang, mereka dihampiri oleh Tour guide yang memberikan suatu informasi.


"Permisi, Tuan dan Nyonya! Saya ingin memberi tahu bahwa kalian dapat mencoba parasailing adventure Bali dengan gratis hanya untuk sekali, ini bonus tambahan untuk kalian."


Laksh menjawab, "Baiklah, Pak. Kami akan mencoba parasailing. Terima kasih!"


Tour guide itu pergi meninggalkan Raglaksh yang berniat ingin bermain parasailing adventure Bali. Ralat, sebenarnya yang sudah pasti ingin menaiki watersport itu adalah Laksh karena Ragini masih ragu-ragu.


"Laksh, aku takut naik itu! Bagaimana jika talinya putus lalu kita terjatuh?" Tanya Ragini cemas.


Laksh menjawab,"Tidak papa, kita akan mati bersama. Kita kan sehi-" tiba-tiba Ragini mencubit bahu Laksh sehingga suaminya itu berhenti bicara. "Tidak lucu Laksh! Jangan bercanda!"


Laks tertawa dan berkata. "Ya baiklah, maafkan aku, aku hanya bercanda. Ayolah Ragini, jangan berpikir negatif seperti itu! Percayalah ini sangat seru!"


Ragini benar-benar ragu, di satu sisi dia penasaran tetapi di sisi lainnya dia takut. Setelah berpikir cukup lama, akhirnya Ragini memutuskan untuk mencoba menaiki watersport itu.


"Yes!" Ujar Laksh. Kemudian dia meminta tour guide untuk mengambil foto saat dirinya dan Ragini berada di atas sana, sebagai kenang-kenangan.


Ternyata Laksh juga merekam dirinya dan Ragini saat berada di atas sana. Laksh berteriak sebagai tanda senang sementara Ragini sesekali teriak dan sesekali juga menutup mata. Tapi jujur bagi mereka ini adalah pengalaman sangat berharga dan menyenangkan.

__ADS_1


Setelah beberapa menit menaiki watersport itu, akhirnya mereka sudah berada di daratan dan sekarang mereka sedang menikmati es kelapa dengan batok sebagai wadahnya. Ini adalah pertama kalinya mereka mengeluarkan uang sendiri hihi.


Kemudian Raglaksh ingin mencoba watersport rolling donut karena pasti sangat menyenangkan. Laksh membayar sekitar Rp 80.000,00 untuk menaiki watersport ini. Wow, ini sangat seru dan menyenangkan sehingga sayang bila tidak mengabadikan momen ini di kameranya.


Hari semakin siang, ini waktunya makan siang. Tour guide sudah menyajikan makan siang mereka di restoran setempat, sudah termasuk paket tour. Siang ini mereka memakan nasi campur vegetarian yang sangat lezat.


"Ya Tuhan, makanan ini sangat lezat!" Puji Laksh.


"Iya, Laksh. Makanan Indonesia sangat lezat, aku suka sekali!" Puji Ragini. Dia melanjutkan. "Andai ini ada di Kolkata, aku pasti akan sering membelinya!"


Karena kelezatannya, Raglaksh menambah satu porsi lagi. Tentu saja tidak perlu bayar. Mereka lumayan lama saat makan di sana karena diselingi banyak komentar. Akhinya setelah selesai makan, mereka dibawa oleh tour guide ke Pura Uluwatu.


Raglaksh menyaksikan luasnya hamparan Samudra India dengan ombak yang menghantam kaki tebing. Selain itu, mereka juga menikmati indahnya pemandangan matahari terbenam tanpa adanya halangan yang menghalangi pemandangan sunset. Mereka sengaja menunggu hingga sekitar jam enam sore karena akan ada pertunjukkan tari kecak. Benar saja, tiba-tiba ada banyak penari yang sebagian besarnya adalah laki-laki dan melakonkan cerita Ramayana. Ciri khas tari Kecak adalah suara cak,cak, cak yang diucapkan oleh penari laki-laki dengan saling bersahut-sahutan. 


Ramai wisatawan yang menyaksikannya karena memang keren sekai tarian ini. Setelah selesai, para wisatawan bertepuk tangan termasuk Raglaksh.


Kini Raglaksh sedang berada di perjalanan kembali di hotel. Hari kedua yang cukup melelahkan tapi sangat menyenangkan. Tidak sabar untuk mengunjungi tempat-tempat berikutnya!


The first place Raglaksh visited on today was Tanjung Benoa Beach. Wow! The beach is very beautiful with white sand beach and beach cleanliness that is very awake so it is convenient for holiday locations. The sea waves at Tanjung Benoa beach in Bali are very calm and


very suitable for beginner water sports activities known to tourists.


In addition to beginner water sports tourism, Tanjung Benoa beach in Bali also has other tourism facilities. Existing tourism facilities in Tanjung Benoa Bali such as accommodation, restaurants, food stalls, currency exchanges, and many transportation options.


"Ragini, there's a place to exchange money! Let's exchange money now!" Laksh points to the money changer and invites Ragini there. From yesterday they did not spend money because everything included a private tour guide package that had been paid for by Anapurna and Sujata. Now, they will exchange rupees into rupiah so they can buy souvenirs before going home.


After completing the exchange of money, they were approached by a tour guide who provided information.


"Excuse me, Mr dan Mrs! I wanna let you know that you can try parasailing Bali adventure for free just once, this is an additional bonus for you."

__ADS_1


Laksh replied, "All right, Sir. We'll try parasailing. Thank you!"


The tour guide left Raglaksh who intends to play parasailing adventure in Bali. Errata, actually the one who definitely wants to ride the watersport is Laksh because Ragini is still hesitant.


"Laksh, I'm afraid to ride it! What if the rope breaks then we fall?" Ragini asked worriedly.


Laksh replies, "Never mind, we'll die together -" Ragini suddenly pinches Laksh's shoulder so that her husband stops talking. "Not funny, Laksh! Don't joke around!"


Laks laughed and said. "Yeah okay, I'm sorry, I'm just kidding. Come on Ragini, don't think negatively like that! Believe me it's so exciting!"


Ragini is really doubtful, on the one side she is curious but on another side she is afraid. After thinking for a long time, Ragini finally decided to try riding the watersport.


"Yes!" Laksh said. Then he asked the tour guide to take a photo when he and Ragini were up there, as a memento.


It turns out that Laksh also recorded himself and Ragini when they were up there. Laksh shouts as a token of pleasure while Ragini occasionally screams and occasionally closes his eyes. But honestly for them this is a very valuable and enjoyable experience.


After a few minutes riding the watersport, finally they were on land and now they are enjoying coconut ice with shell as the container. This is the first time they have spent their own money hihi.


Then Raglaksh wanna try the donut rolling watersport because it must be so much fun. Laksh paid around Rp. 80,000.00 to ride this watersport. Wow, this is very exciting and fun so it's a shame if you don't capture this moment in the camera.


The day is getting late, it's lunch time. The tour guide has served their lunch at a local restaurant, including a tour package. This afternoon they eat vegetarian mixed rice which is very delicious.


"OMG, this food is very delicious!" Praise Laksh.


"Yes, Laksh. Indonesian food is very delicious, I love it!" Praise Ragini. She continued. "If this were in Kolkata, I would have bought it often!"


Because of its deliciousness, Raglaksh added one more portion. Of course no need to pay. They were quite long while eating there because it was interspersed with many comments. Finally, after finishing eating, they were taken by the tour guide to Uluwatu Temple.


Raglaksh watched the vast expanse of the Indian Ocean with waves crashing into the foot of the cliff. In addition, they also enjoy the beautiful view of the sunset without any obstacles that block the sunset view. They deliberately waited until around six o'clock because there would be a Kecak dance performance. Sure enough, suddenly there were many dancers, most of whom were men and performed Ramayana stories. The hallmark of the Kecak dance is the sound of cak, cak, cak which is spoken by male dancers by mutually shouting.

__ADS_1


Crowded tourists who watched it because it was cool when this dance. When finished, the tourists applauded including Raglaksh.


Now Raglaksh is on their way back at the hotel. The second day was quite tiring but very pleasant. Can't wait to visit the next places!


__ADS_2