
“ suamiku apa kamu
akan bertani?”
Siska memandang pria
itu dan bertanya dengan ane
“ ya, saya akan
bertani “ kata yanto sambil terseyum
“ suamiku, aku akan
selalu mendukungmu “ jwab siska dengan bahagia
“ suamiku, ada
sesuatau yang ingin aku bicarakan denganmu” kata siska
“ ada apa ?” jawab
yanto dengan curiga
“ rumah tinting akan
mengadakan pesta atas di terimanya tinting di universitaas, berapa banyak
hadiah yang harus kita berikan “ tanya siska
“ kalau begitu beri
ampop merah 10 juta rupiah “
Yanto berfikir sejenak
dan berkata, bagaimanapun dia bukan kerabat dekat jadi tidak perlu memberikan
uang banyak
“ apakah ini terlalu
sedikit “ kata siska
“berapa banyak yang
ingin kamu kirirm “ kata yanto
“ bukannya ini sedang
aku diskusikan dengan mu” kata siska
“ baiklah kririm dia
30 juta “
“ heheh, suamiku
terimahkasih” kata siska sambil mencium pipi suaminya
__ADS_1
………….
Dirumah tinting, kakek tinting sedang menjawab
telepon, dan tiba-tiba suaranya menjadi tinggi “ apa katamu? Delapan juta?
Apakah kamu koki tinggal nasional. Tidak jadi aku akan mencari orang lain “
Setelah mematikan
telepom, kakek itu duduk dan meminum air yang ada di depannya sambil
menghelakan nafas,
“ kakek, ada apa
denganmu, siapa yang membuatmu sangat marah “ tinting mengerutkan kening dan
bertanya
“ itu koki gendut ,
dia beruba pikiran dan meminta di bayar 8 X lipat “ jawab kakek tinting
“ kakek gimana kalau
kita minta yanto menjadi koki ?” kata tinting
“ tinting siapa
maksudmu “ kata kakek tinting
“tinting, apa kamu
bercanda ?, yanto terkenal pemalas di desa kita, kamu bilang dia bisa menjadi
koki? Dia tidak bisa memasak bagaiman bisa dia menjadi koki ‘ kata kakek
“ kakek dengarkan aku,
yanto bener-bener pandai memasak, aku sudah mencicipi hidangan yang dia buat,
dan rasanya tidak berbeda dengan koki bintang lima “ jelas tinting
Lalu tintingpun berlari
keluar menuju rumah yanto untuk mangambil sample makanan yang di buat yanto
…
“ tinting ada apa
denganmu, berlari terburu-buru?” kata siska yang sedang makan, menatap tinting yang terengah-engah
ke ruang makan dengan beberapa keraguan
“ ini.. ini.. apakah
makanan ini di buat oleh saudara yanto “ kata tinting dengan menunjuk beberapa
__ADS_1
makanan yang ada di meja
Faktanya yanto tidak ingin
memasak setiap hari, dalam pandangan yanto Wanita lah yang seharusnya memasak,
namun pada akhirnya yanto tidak tahan dengan kelembutan wanitanya sendiri,
setelah bernegosiasi dan yanto sepakat untuk membuat makan siang dan malam,
namun untuk mencuci pelaratannya tugas istrinya
“ iya” kata siska
Tampa basa basi
tinting mangambil sumpit yang ada di tangan siska dan memasukan sepotong daging
untuk memastikan apakah ini masakan yanto atau bukan
“ jadi, kamu dating kesini
hanya untuk mengambil makanan dariku?”
Siska menatap tak
berdaya pada aadiknya dan berkata sambill terseyum
“ ya, aku dating untuk
mengambil makanan, sepiring daging babi ini adalah miliku” setelah tinting
berbicara dia berlari keluar dari dapur dengan memebawa sepiring daging babi
yang penuh
“ ada apa dengan tinting”
yanto menatap tinting yang melarikan diri dengan beberapa keraguan dan bertanya
dengan istrinya
“ saya tidak tau, dia datang
lalu mengambil sepiring daging babi dan pergi begitu saja, sekarang kita tidak
bisa makan sdaging babi itu “ jawab
siska dengan kebingungan
…..
Di rumah tinting
“ kakek, paman bisakah
kau mencicipi rasa daging babi ini “ tinting meletakan daging babi yang sudah
di masak di atas meja
__ADS_1