
“ tidak ada, kamu
sudah memakannya semua “
Siska menatap yanto
dengan ekspresi kaget dan berkata,
“ tidakk…, aku masih
lapar, istriku beri aku tiga mangkuk mie “ yano sangat tertekan sekrang, dia
tidak pernah berfikir, setelah sisiknya di ubah oleh system kemarin nafsu
makannya menjadi banyak
“ baik”
Siska berfikir sejenak
dan mulai menuruti permintaan suaminya dan membuatkan tigak mangkung mie
Setelah memakan tigak
mangkuk mei akhirnya yanto merasa kenyang juga, dan mereka duduk berdua menikmati
pemandangan yang hijau di desa sambil bercanda gurau..
“ apakah aku datang di
waktu yang salah “
Tinting baru saja
memasuki halaman rumah yanto, dan seketika meliat yanto dan siska saling
berpelukan sambil bermesra-mesraaan bertanya dengan malu-malu
“ ah.. tinting kenapa
kamu datang secara tiba-tiba .. Ini mengejutkanku”
Siska segera berdiri
dari pelukannya yanto, menatap tinting dengan perasaan yang malu
“ aku kesini untuk
memberikan amplop merah besar ini untuk kamu, kenapa kemarin kamu pulang tidak pamitan
sama kakek “ kata tinting sambil memberikan amplop merah kepada yanto
“ini.. tal usah
repot-repot, kita semua adalah orang satu desa jadi tak usah repot-repot
memberikan ini “ kata siska
“ ya benar.. aku tidak
akan menerimahnya, lebih baik kamu simpan untuk keperluan kuliah kamu nanti “
kata yano
“ baiklah kalau begitu
.. terimah kasih “ ucap tinting
“
saudara yanto, saya masih memiliki sesuatu untu di katakana padamu “ kata
__ADS_1
tinting
“ ada apa “ kata yanto
“ kemarin teman-teman
sekelasku memuji masakan yang di buat olehmu sangat enak dan meraka
mengundangmu untuk memasak di acara meraka “ jelas tinting
“ tidak mau “ kata
yanto
“ kenapa” kata tinting
“ itu sangat
melelahkan “ kata yanto
“ teman sekalsku akan
memberikanmu banyak uang “
“ aku tidak melakukannya
demi uang “
“ saudari siska..”
siska tercengang dan hanya bisa meminta bantuan siska
“ suamiku demi wajah
tinting, tolong terimahlah “ kata siska
“ baiklah, saya akan
pergi, tapi biayanya adalah 1 juta untuk setiap meja, jika kurang dari itu aku
“ 1 juta permeja, aku
harus bertanya dulu kepada temen seklasku “ kata tinting
……
Sepanjang bulan, yanto
sibuk dengan memasak untuk jamuan makan teman sekelas tinting, dan mengasilkan
lebih dari 80 juta, itu sangat banyak untuk orang perdesaan
Di sore hari
“ istriku, mari kita
pergi le kota kebupaten besok untuk membelikanmu beberapa pakaian dan beberapa peralatan
listrik , bagaimana menurutmu?” yanto menanyakan pedapat kepada istrinya
“ baik” siska tidak
punya pendapat atas rencana suaminya
…
Keesok paginya, yanto di bangunkan lebih awal
oleh istrinya karena mereka akan pergi ke kota, ini adalah pertama kalinya
siska pergi ke kota untuk berbelanja
__ADS_1
“ ayoo, ini sudah lewat
jam delapan “ tinting mendesak
Ternyata kemarin Ketika
mendengar yanto dan istrinya akan pergi ke kota kabupaten untuk berbelanja,
tintin yang bosan di rumah juga
terobsepsi dengan hal itu untu mengikutinya, karena takut yanto dan istrinya
menyelinap pergi pagi-pagi, tinting tidak sarapan pagi, dan segera datang ke
rumah yanto
..
Di pusat kota, pukul
setengah Sembilan
Setelah keluar dari
mobil, siska dengan inisiatif untuk mengambil lengan yanto, seperti anak muda
yang sedang berpacaran
“ saudari siska, apa
kau tak keberatan jika aku memegang lengan brother yanto juga” tinting jua ikut
memegang lengan yanto di sisi lain dan berkata kepada siska
“ heheh, kamu bisa
melakukannya selama kamu kau, ku tak keberatan, aku takut jika pacarmu meliatnya,
kam akan mendapatkan masalah” siska tersenyum
“ aku belum punya pacar,
bagaimana kamu berbagi pria denganku “ kata tinting dengan bercanda
“ jika kamu menginginkannya,
tak apa-apa bagiku untuk berbagi pria untukmu” kata siska dengan tersenyum
Dua Wanita cantik
berjalan di pinggir jalan kota sambil memegang lengan yanto, yang menjadi pemandangan
aneh . pria yang tak terhidung jumlahnya terus menatap mereka denagn tatapan
penuh keirian.
“ saudari siska,
bagaimana kalau pergi ke toko pakaian pria yountex ini “ tanya tinting sambil
menunjuk toko yountex di sebrang jalan
“ya ayo kita masuk,
liat apakah ada yang cocok “ kata siska
“ tidak, pakaian disana
sangat mahal, jadi tak nyaman untuk memakainya “
Yanto benar-benar
__ADS_1
tidak ingin membeli pakaian youtex, dia merasa pakaian disana tidak terlalu
bagus namun harganya sangat mahal