
"Tuan kenapa anda tinggal ditempat ini, bukannya ini tempat larangan?" tanya wanita itu penasaran.
"Panjang ceritanya, tapi lain kali jika ada waktu akan saya ceritain. Jadi nama kamu siapa?" ucap Li Zhou yang keluapaan tidak menanyakan nama.
"Tuan bisa panggil saya Su Yunling" jawabnya memperkenalkan diri.
"Jangan panggil saya tuan, panggil saja Li Zhou"
Mereka berdua berbincang-bincang sampai tak terasa bahwa mereka telah sampai didepan gubuk kayu tempat tinggal Li Zhou selama ini.
"Saya biasa timggal disini, maaf tempatnya kecil" ucap Li Zhou dengan tersenyum canggung.
"Tidak apa-apa kok kak Zhou, yang terpenting ada tempat untuk ditinggali itu saja sudah cukup" jawab Su Yunling dengan tersenyum manis.
Li Zhou terpesona dengan kecantikan wanita yang ada disampingnya itu, sudah manis baik hati pula itu yang akan membuat para pria terpesona dengannya.
"Apa kamu lapar?" tanya Li Zhou pada Su Yunling.
"Iya, tapi tidak apa-apa kok saya akan cari sendiri" jawab Su Yunling yang tidak mau merepotkan Li Zhou.
__ADS_1
"Baiklah kamu tunggu disini sebentar biar saya carikan makanan buat kamu" dengan itu Li Zhou pergi dari sana.
Dia keluar dari lembah kematian menuju kearah pasar yang sedikit lebih jahu dari kawasan ibu kota kerajaan, agar tidak ada yang mengenalnya.
Sebab dari kecil Li Zhou terkenal dengan penyendiri, jadi tidak banyak orang yang tahu wajahnya, yang mereka tahu adalah namanya saja.
Beberapa menit kemudian akhirnya dia pun sampai ditempat tujuan, disana banyak sekali toko-toko yang menjual berbagai barang mulai dari buat kultivator, barang antik dan banyak lagi.
Tapi yang saat ini Li Zhou cari adalah toko yang menjual makanan, karna dia punya system yang bisa memberikan hadiah yang lebih hebat dari semua itu.
Setelah berjalan mencari dia akhirnya menemukan sebuah toko yang menjual berbagai makanan.
"Satunya 5 koin perunggu" jawab penjual.
"Baiklah saya beli 4 roti kukus" dengan itu Li Zhou memberikan 20 koin peringgu kepada si penjual.
Setelah mendapatkan makanan Li Zhou segera kembali, karna dia tidak ingin ada yang mengenalnya.
...****************...
__ADS_1
Sesampainya digubuk kayu Li Zhou segera memberikan makanan yang baru dia beli kepada Su Yunling yang sedang menunggu didepan.
"Ini maaf aku hanya bisa membelikan roti kukus"
"Iya tidak apa-apa kok" dengan itu mereka berdua kembali masuk kedalam. Lalu mulai memakan roti kukus itu sambil berbincang-bincang.
"Kak Zhou apa kamu seorang pangeran?" tanya Su Yunling penasaran.
"Hah?, dari mana kamu tahu saya adalah seorang pangeran?" tanya balik Li Zhou.
"Oh... Saya mendengar dari ucapan prajurit tadi" jawabnya.
"Jadi begini ceritanya...." Li Zhou menceritakan semuanya pada Su Yunling mulai dari dia secara tidak sengaja memecahkan batu permata suci.
Sampai dengan dia dikurung oleh raja disini, dan sekarang dia sudah tidak punya keluarga didunia ini.
"Oh... Bagitu ceritanya, maaf telah membuat kakak mengulang kembali masa kelam itu" ucap Su Yunling yang merasa bersalah.
"Tidak apa-apa kok, sebab sekarang saya punya seorang adik seperti kamu" ucap Li Zhou sambil mengelus rambut Su Yunling.
__ADS_1
Wajah Su Yunling memerah padam setelah mendapat perlakuan Li Zhou, sebab dari kecil dia tidak pernah diperlakukan seperti ini.