
ayah.ibu kenapa kalian pergi begitu cepat. kenapa kalian meninggalikan aku sendirian aku tidak punya siapa-siapa lagi sekarang.
terimakasih karna sudah menjadi orang tua yang hebat buat aku
maafkan aku semasa hidup kalian aku belum bisa membahagiakan kalian
aku belum bisa jadi anak yang kalian banggakan.
seorang pemuda sedang menangis dan meratapi kesedihan dimakam kedua orang tuanya.
pagi ini saat dia sedang belajar dikelas tiba" seseorang menjemputnya dan memberi tau kalo kedua orang tuanya meninggal karna mengalami kecelakaan saat menaiki angkutan umum menuju pasar. mereka sempat dilarikan kerumah Sakin namun na'as nyawa mereka tidak tertolong.
" nak, kamu harus tabah bapak tau kenyataan ini berat buat kamu tapi jangan terlalu larut dalam kesedihan" ucap sang tetangga yang menjemputnya pagi tadi
" tapi pak ini terlalu mendadak ini pukulan berat buatku aku harus gimana pak. aku tidak punya siapa-siapa lagi
" bapa tau ini tidak mudah tapi orang tua kamu disurga sana pasti akan ikut sedih kalau kamu terus menangis seperti ini
" iya pak, bapak benar
" ini sudah jam 3 bapak harus pulang. kalo kamu butuh apa-apa jangan sungkan bilang sama bapak ya. selagi bapak bisa bantu bapak pasti bantu.
" terimakasih pak maaf sudah ngerepotin bapak.
" sama-sama kalo kamu sudah selesai disini pulanglah istirahat jangan sampai kamu nanti sakit
bapak itupun pulang meninggalkan pemuda tersebut sendirian makam
" bapak,ibu damailah disurga sana aku pulang dulu"
setelah mencium batu nisan kedua orang tuanya dia pun pulang kerumah..
__ADS_1
ya pemuda itu bernama leo. seorang mahasiswa berusia 20 tahun Dia cerdas dan juga tampan tapi dua poin itu tidak serta Merta membuat dia populer di universitas tempatnya kuliah.
bisa masuk universitas elit karna beasiswa itu yang membuat dia selalu di pandang rendah oleh orang-orang yang ada disana. pasalnya cuma dia satu-satunya anak miskin di unversitas tersebut..
jam empat sore Leo sampai dirumah. hampir lima menit dia berdiri didepan pintu sampai akhirnya diapun membuka pintu..
saat melihat kedalam ada jejak rasa sakit dihatinya..
" biasanya saat aku pulang kalian selalu menyambutku dengan hangat tapi sekarang yang ada hanya kosong dan hampa, bu.pak bisakah aku tanpa kalian" gumam leo
Leo pun masuk menuju kamar lalu rebahan disana. menatap langit" berharap semuanya tidak nyata. lama dia termenung disana sampai akhirnya dia beranjak pergi kekamar orang tuanya.
saat dia lihat kedalam ada perasaan hangat seakan orang tuanya sedang menatap sambil tersenyum.
leo duduk ditepi tempat tidur melihat sekeliling tidak ada yang istimewa memang. hanya ada tempat tidur lusuh dan juga lemari pakaian yang usang.
saat dia melihat sekeliling dia melihat sebuah kotak hitam kecil di atas lemari.
ada sebuah kalung bergandul batu giok biru disana dan juga sepucuk surat.
karna makin penasaran dia mebaca isi dari surat tersebut..
" Leo anakku sayang kami minta maaf karna tidak pernah bisa jujur sama kamu.
kami sebenarnya bukan orang tua kandung kamu dulu kami menemukan kamu dipinggir jalan saat kami pulang dari pasar.
kami menemukan kamu beserta kotak berisi kalung. karna kami tidak punya anak kami membawa kamu pulang dan merawat kamu. kami sayang sama kamu nak. kami tidak berani berkata jujur karna kami takut kalo kamu meninggalkan kami. kamu adalah anak kami harta kami. bapak sama ibu sayang sama kamu nak.
leo menagis sejadi jadinya saat membaca surat tersebut. Leo tidak menyangka orangtua yang selama ini merawat dia dengan penuh kasih sayang ternyata bukan orang tua kandungnya sendiri.
" apa yang kalian pikirkan aku justru berharap tidak pernah tau kenyataan ini. kalian orang tuaku tangan kalianlah yang membesarkanku sejak kecil tanpa kalian aku pasti mati diluaran sana. terimakasih untuk semuanya aku sangat ingin memeluk kalian"
__ADS_1
lama dia menangis sampai akhirnya dia tertidur.
keesokan paginya Leo bangun karna mendengar suara ketukan pintu..
tok tok tok nak Leo apa sudah bangun.
leo beranjak membuka pintu ternyata itu pak Danu tetangganya yang kemarin..
" pagi pak silahkan masuk
setelah duduk pak Danu langsung mengutarakan apa yang menjadi niatnya.
" terimakasih ada yang perlu bapak bicarakan sama nak leo" ucap pak Danu
" soal apa ya pak.
" begini apa orang tau kamu sempat memberitahu soal rumah ini sama kamu nak
" seingat aku tidak pak, memang ada apa ya pa
" sebenarnya bapak ga enak bilang ini sama kamu nak tapi bapak juga tidak mau nantinya kamu salah faham. sebenarnya tanah rumah kamu ini punya bapak dulu karna kasian sama orang tua kamu jadi bapak ijinkan buat bikin rumah diatas tanah milik bapak
" ah saya ngerti pak dan bapak jangan khawatir secepatnya saya akan pindah pak
" bukan itu maksud bapak nak. tujuan bapak kesini bukan mau usir kamu, bapak menyampaikan ini cuma biar nak Leo tau itu saja sampai kapanpun kamu mau tinggal bapak sama sekali tidak keberatan ko nak
" ga papa ko pak, lagian orang tuaku sudah ga ada kalo aku tinggal disini aku takut ga bisa fokus belajar karna terus keingat mendiang orang tuaku maka dari itu aku berencana kembali kekampus pak.
" mmm.. ya sudah kalo itu sudah keputusan nak leo tapi jangan salah faham sama bapak ya dan kalo nanti kamu pulang kesini jangan lupa mampir kerumah bapak
" baik pak terimakasih sebelumnya.
__ADS_1
tidak berselang lama setelah pak Danu pulang Leo pun kembali kontrakannya sendiri.