System Kekayaan Mutlak

System Kekayaan Mutlak
mencari infomasi Black crow


__ADS_3

star garden adalah kawasan elit yang sangat terkenal tidak hanya di ibu kota tapi juga di kota-kota lainnya. kawasan tersebut dibagi menjadi dua wilayah, luar dan inti. tidak perlu membahas wilayah inti bahkan diwilayah luar saja tidak semua orang rela merogoh kocek begitu dalam untuk membeli rumah disana meskipun mereka sangat ingin tinggal diwilayah itu. dikarenakan memang harga rumah di kawasan tersebut sangat-sangat mahal.


oleh karena itu orang-orang kalangan atas yang membeli rumah di star garden bukan hanya karena ingin tinggal disana tapi juga sebagai simbol identitas kekayaan mereka


berbeda dengan kawasan luar yang terdapat banyak rumah-rumah mewah, kawasan inti justru hanya ada satu unit rumah saja tapi rumah tersebut didesain super mewah dan megah. saking super mewahnya tidak ada satupun dari mereka yang berani membayangkan untuk memiliki rumah seperti itu bahkan para kalangan elit berpikir kalau hanya orang yang memiliki kekayaan mutlaklah yang bisa tinggal disana.


tidak ada satupun yang tau siapa pemilih rumah tersebut namun kali ini sebagian orang dikawasan luar dibuat penasaran. bagaimana tidak, gerbang masuk kawasan inti star garden yang biasanya terlihat kosong kini dijaga ketat oleh sepuluh orang bertubuh tinggi besar dengan setelan jas hitam mahal dan itu berhasil menarik perhatian orang-orang yang saat ini berada disekitar area luar. yang mana area luar dan inti hanya bersebrangan jalan saja


'' dari tadi pagi sampai sekarang aku lihat, tidak biasanya gerbang masuk kawasan inti dijaga ketat seperti itu''


'' iya, melihat pakaian mereka yang seragam. mungkin mereka para pengawal dari pemilik rumah disana''


'' mungkin saja, tapi ini sungguh gila pengawalnya saja berpakaian semahal itu. aku jadi penasaran seperti apa tuan mereka ''


'' seperti apa orangnya itu tidak penting, yang penting adalah kita jangan sampai bersinggungan dengannya''


'' kamu benar, meskipun kita dari kalangan atas bukan hal baik jika kita bersinggungan dengan orang seperti itu''


'' aku dapat yakin kalau pemilik kawasan inti star garden pasti memiliki latar belakang yang jauh lebih dalam dari kita ''


ditempat lain


karna luka tebasan dipunggung leo lumayan dalam dan panjang mengakibatkan darah dari luka tersebut masih saja mengalir keluar, jelas itu membuat sang adik khawatir


'' ka, ayo kita kerumah sakit '' pinta Arini


bukannya menjawab permintaan sang adik Leo justru mengehentikan motornya lalu menoleh kebelakang memandangi adiknya


Arini yang saat ini dipandangi sang kakak menjadi takut, takut kalau dia tanpa sengaja melakukan kesalahan dan membuat kakaknya marah


'' ke..kenapa Kaka melihatku seperti itu '' tanya Arini gugup


namun lagi-lagi leo tidak merespon


'' pegangan dengan erat '' ucap leo


'' uum '' jawab Arini dengan anggukan kepala


setelah dirasa adiknya sudah berpegangan erat Leo pun memacu kendaraanya dengan kecepatan tinggi


sebenarnya Arini ingin sekali menegur sang kakak untuk menurunkan kecepatan laju motornya namun karna takut membuat kakaknya marah Arini pun diam saja dan tidak berani bicara apa-apa lagi tapi yang Arini tidak tau adalah, ketika dia mengajak leo kerumah sakit justru leo berfikir kalau adiknya itu terluka dan leo menghentikan motornya tadi hanya untuk mengamati keadaan sang adik bukan karna marah


'' kenapa Arini minta di antar kerumah sakit, apa para penculik keparat tadi melukainya '' gumam leo


'' Nana tunjukan padaku rumah sakit terdekat''


[ Hermina hospital yang paling dekat dengan posisi tuan ]


'' jangan bercanda tunjukan padaku rumah sakit yang lain '' pinta leo


[ MC hospital berjarak 1 jam dengan posisi tuan saat ini ]


'' tidak mungkin aku bawa adikku kesana 1 jam terlalu lama. secepatnya aku harus tau kondisi kesehatan adikku, aku tidak mau terjadi apa-apa dengannya tapi kalau aku bawa dia ke Hermina hospital bukankah itu kekonyolan yang nyata, baru tadi pagi aku membuat kehebohan karna kabur dari sana dan sekarang haruskah aku kembali lagi ketempat itu ..Aaaiss siaal '' batin leo


merasa tidak ada pilihan lain dengan terpaksa Leo membawa adiknya menuju Hermina hospital


sebenarnya bukan tidak ada pilihan tapi dia sendiri yang lupa dengan pilihan yang dia punya


karna terlalu menghawatirkan kondisi adiknya leo melupakan beberapa hal. padahal bukan hal sulit untuk mengetahui kondisi sang adik bagaimana pun dia memiliki keahlian medis tingkat master dia juga bisa menanyakan kondisi sang adik pada system yang ada padanya saat ini tapi karna terlalu khawatir dia lupa tentang itu


ditempat lain


jauh dari keramaian terdapat gedung yang terlihat cukup tua dan tidak terawat sekilas seperti gedung terbengkalai pada umumnya tapi itu hanya tipuan saja pasalnya apa yang terlihat diluar jauh berbeda dengan kondisi yang ada didalam, sebab kondisi didalam gedung tersebut cukup mewah lengkap dengan barang-barang yang tertata rapi disana dan gedung itulah yang didirikan mafia black crow sebagai markas mereka.


pada saat ini didalam gedung telihat seorang pria paruh baya sedang asik memangku wanita dan menikmati minuman keras sambil berbicara dengan seseorang melalui telfon


'' tuan Baron berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk menyelesaikan pesananku '' tanya pria ditelfon


'' kamu tenang saja, aku sudah memberi misi pada empat bawahanku untuk menculik gadis yang kamu pesan '' ucap Baron pemimpin dari black crow


'' bagus, aku ingin pesananku dalam keadaan utuh tidak tergores sedikitpun dan tuan Baron jangan khawatir aku akan kasih tambahan upah sebesar 200 juta jika tuan bisa memberikan apa yang aku inginkan '' ucapnya lagi


'' hahaha kamu cukup bisa menyenangkanku tapi kamu juga harus tau meskipun kami selalu merahasiakan identitas pemesan tapi resiko kali ini jauh lebih besar. jadi jika sampai tambahan upah yang dijanjikan tidak kamu penuhi kamu akan tanggung akibatnya '' ancam Baron


'' tuan Baron tenang saja begitu pesanan sampai ditanganku uang juga akan sampai ditangan tuan ''


setelah obrolan singkat itu berakhir terdengar suara ketukan dibalik pintu ruangan Baron saat ini

__ADS_1


tok...tok...tok


'' masuk '' ucap Baro begitu orang yang mengetuk pintu itu masuk dia melanjutkan '' ada laporan apa, apa Tom dan yang lain sudah berhasil menculik gadis keluarga ferdinan itu '' tanya Baron


'' Bos, sekitar 20 menit lalu Tom menghubungi saya, dia bilang kalau dia berhasil dengan misi mereka dan sedang dalam perjalanan kemarkas namun karna mereka tidak juga muncul saya mencoba menghubungi Tom tapi tiba-tiba saja nomer telfon Tom tidak bisa dihubungi '' ujar bawahannya


'' apa kamu sudah menghubungi yang lainnya '' lanjut Baron


'' sudah bos tapi mereka juga sama tidak bisa dihubungi, saya curiga pergerakan mereka di ketahui oleh keluarga Ferdinan ''


'' sialan dasar tidak berguna, kalau begitu kamu cepat cari mereka, meskipun kelompok kita kuat dan tidak takut dengan kelurga besar itu tapi akan sangat merepotkan kalau kita memiliki konflik langsung dengan mereka '' ujar Baron marah


'' baik bos ''


kembali kesisi Leo


pada saat leo dan Arini sampai di area rumah sakit itu terpantau oleh para penjaga keamanan yang sedang bertugas


'' bukankah itu tuan muda leo ''


'' benar itu tuan muda tapi kenapa dia Bisa bersama nona muda, jangan-jangan tadi pagi tuan muda bukan kabur tapi diajak jalan-jalan oleh nona '' balas rekannya


'' itu tidak mungkin kalau memang mereka pergi jalan-jalan tuan besar pasti tau ''


'' tunggu sepertinya ada yang salah, coba kamu lihat banyak darah di punggung tuan muda sepertinya dia terluka '' balas yang lain


'' kita harus cepat laporkan ini pada tuan besar, aku lihat mobil tuan besar Tian masih ada diarea parkir ''


disisi lain Tian yang saat ini ditemani jos baru saja selesai memeriksa beberapa berkas laporan. dia sama sekali tidak tau kalau cucu perempuannya tadi sempat diculik. kalau saja dia tau pasti dia sudah kalang kabut dari tadi. setelah dirasa tidak ada hal penting yang harus dilakukan dirumah sakit Tian pun berencana untuk pulang. bagaimanapun sekarang ini dia masih khawatir dengan kondisi cucunya yang kabur entah kemana namun saat hendak beranjak dari tempat duduknya telfon jos tiba-tiba berdering


'' Halo, ada apa '' tanya jos


'' lapor tuan, baru saja saya dapat laporan kalau saat ini tuan muda leo kembali kerumah sakit bersama nona muda dan dari laporan yang saya dapat punggung tuan muda leo terluka '' ujar kepala keamanan rumah sakit


'' benarkah itu '' ucap jos


'' itu benar tuan karna saat ini saya sedang melihat mereka melalui camera cctv''


'' baik terimakasih atas laporannya '' balas jos


usai menutup panggilan jos langsung menyampaikan laporan tersebut pada Tian, setelah mendengar apa yang disampaikan jos Tian makin khawatir dan langsung bergegas untuk menemui cucunya begitupun dengan jos mengikuti tuannya dari belakang


'' Tuan muda '' ucap para mereka serempak


'' nanti saja bicaranya cepat kalian cek kondisi kesehatan adikku '' pinta leo


'' tapi tuan mud... ''


'' tidak ada tapi-tapian lakukan sekarang'' sanggah leo


mendengar permintaan dari leo mereka jadi bingung pasalnya tadi mereka baru saja mendapatkan pesan dari jos untuk langsung memberikan penanganan pada luka tuan muda keluarga Ferdinan bukan nona mudanya. lagi pula dapat dilihat yang saat ini terluka itu leo sendiri kenapa malah menyuruh untuk menangani adiknya yang terlihat dalam kondisi baik-baik saja


melihat mereka yang kebingungan Arini pun akhirnya ikut membantu bicara pada kakaknya


'' ka aku tidak memerlukan penanganan medis, Kakak kan bisa lihat aku baik-baik saja '' ucap Arini


'' kenapa tidak perlu, bukankah tadi kamu yang minta untuk diantarkan kerumah sakit. cepat ikut dokter '' balas leo


segitu khawatirnyakah kaka dengan kondisiku saat ini sampai dia salah paham dengan ajakanku tadi tanpa memperdulikan lukanya sendiri


'' ka, aku minta kerumah sakit bukan karna kondisiku tapi kondisi Kaka, punggung Kaka terluka kalau tidak langsung ditangani dokter aku takut luka Kaka malah semakin parah '' ucap arini


'' kamu kenapa tidak bilang dari awal '' ucap Leo sambil memelototi adiknya


Arini yang dipelototi kakaknya kali hanya menundukkan kepala sambil memainkan jarinya


ini benar-benar konyol dan memalukan, baru tadi pagi aku kabur tapi karna khawatir dengan kondisi adikku aku terpaksa memasang muka tebal untuk kembali lagi kesini namun ternyata aku salah paham dengan permintaannya tadi.


tunggu. bukankah aku memiliki keahlian medis tingkat master yang bisa dengan mudah untuk tau kondisi adikku saat ini dan ada Nana juga yang bisa aku tanya hal yang sama Aaissss... kenapa aku melupakan itu semua, bodoh benar-benar bodoh '' leo membatin


'' kenapa masih belum juga dilakukan penanganan medis '' tanya Tian yang datang bersama jos dengan langkah cepat menghampiri mereka


'' Anda siapa '' balas Leo dengan tatapan tajam sembari memiringkan kepalanya


pertanyaan itu mungkin sederhana bagi Leo tapi tidak untuk para pekerja rumah sakit yang ada disebelah Leo saat ini


'' apa hubungan mereka sedang tidak baik-baik saja, bagaimana bisa tuan muda bertanya seperti itu pada kakeknya sendiri '' gumam salah satu dari mereka padahal kenyataannya pertanyaan leo itu karna memang leo tidak tau

__ADS_1


sesaat kemudian pertanyaan Leo pun terjawab oleh tindakan sang adik


'' kakek '' sambut Arini yang langsung memeluk kakeknya dengan tangis


'' gadis kecil kenapa kamu menangis seperti ini '' tanya Tian yang langsung menyadari tubuh cucu perempuannya gemetar terlihat seperti ketakutan


dari tindakan sang adik leo pun akhirnya kalau pria tua yang baru saja datang itu kakeknya.


'' bisa kita bicara sebentar, ada hal yang ingin aku tanyakan '' ucap leo


'' nak kamu bisa bicara dengan kakek kapanpun tidak ada batasan tapi biarkan dokter menangani lukamu dulu '' ujar Tian


'' ini hanya luka ringan tidak perlu dibesar-besarkan, bisa kita bicara sekarang hanya bertiga saja '' balas leo


mendengar nada bicara leo seperti itu Tian pun menyadari kalau cucunya itu sedang marah dan dia juga tau kalau Leo masih enggan mengakui dia sebagai kakeknya jadi tanpa banyak bicara Tian membawa Leo dan Arini keruangan pribadinya


'' baiklah sebelum kita memulai pembicaraan kakek ingin tanya lebih dulu, kenapa adikmu terlihat ketakutan seperti ini dan kenapa punggung kamu sampai terluka seperti itu '' tanya Tian


'' pertanyaan itu terkait dengan apa yang akan aku tanyakan, apa keluarga Ferdinan mempunyai konflik dengan geng mafia black crow '' leo


'' mafia black crow '' Tian terkejut dengan pertanyaan cucunya '' kakek tidak tau banyak tentang black crow, kakek hanya tau kalau organisasi itu sangat kejam sudah banyak tindakan kriminal yang mereka lakukan tapi sudah lama pihak keamanan kota mencari markas mereka tapi karna mereka bertindak sangat rapih Sampai sekarang pihak keamanan kota selalu kehilangan jejak dan keluarga kita tidak pernah bersinggungan dengan mereka. kenapa kamu menanyakan itu nak. jelas Tian


'' untuk lebih jelasnya biarkan Arini yang menceritakan kejadian hari ini '' balas leo


mendengar permintaan dari kakaknya Arini pun menceritakan penculikan yang dia alami dari awal sampai akhir dan sontak itu membuat Tian marah begitupun dengan leo dia tidak hanya marah tapi juga merasa bersalah pada adiknya pasalnya penculikan itu terjadi saat sang adik sedang berusaha mencarinya yang kabur dari rumah sakit. leo pindah dari tempat duduknya lalu memeluk sang adik


'' Kaka minta maaf. karna Kaka, kamu sampai mengalami hal seperti ini tapi Kaka janji siapapun tidak perduli dari kalangan mana apapun latar belakangnya jika mereka berani berbuat jahat padamu Kaka akan buat mereka menanggung akibatnya '' ujar Leo dengan sorot mata tajam


setelah mendengar ucapan cucunya tian pun merenung,


'' sebenarnya kehidupan keras seperti apa yang cucuku jalani selama ini hingga dia memiliki aura keras seperti itu tapi aku cukup senang setidaknya perlakuan yang dia berikan untuk Arini sangat berbeda dan itu terlihat jelas kalau leo sangat menyayangi adiknya'' batin Tian


sebenarnya hal itu jugalah yang leo tidak sadari. perubahan karakter


'' jaga adikku baik-baik aku yakin tindakan black crow tidak akan berhenti sampai disini saja, aku harus pergi sekarang '' pinta leo


'' kaka mau kemana, kenapa tidak ikut pulang saja dengan kami'' ucap Arini yang masih tidak mau melepaskan kakaknya


'' benar kata adikmu nak kamu harus ikut kakek pulang lagi pula lukamu juga belum diobati'' timpal Tian


'' ini hanya luka ringan dan maaf aku tidak bisa ikut dengan kalian. beri aku waktu, masih ada urusan yang harus aku tangani '' leo


'' tapi ka..''


'' dengerin kaka, begitu urusan Kaka selesai secepatnya Kaka akan menemui kalian dan ingat usahakan untuk tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan, apa kamu mengerti''


setelah berhasil membujuk sang adik Leo pun pergi meninggalkan rumah sakit


Brrooomm Brroooom


Leo dengan Alyen 988 yang dia kendarai akhirnya Samapi di gerbang masuk kawasan inti star garden dan langsung disambut oleh para pengawal yang ada disana


'' selamat datang tuan '' sambut mereka sembari membungkuk


'' terimakasih '' jawab Leo bingung


'' Nana kenapa ada banyak mobil disini dan siapa mereka kenapa mereka menyambutku seperti ini ''


[ itu Para bawahan yang sengaja Nana siapkan untuk tuan, tidak hanya ahli dalam segi beladiri dan senjata tapi mereka juga memiliki kesetiaan mutlak pada tuannya dan mobil yang tuan maksud itu juga nana siapkan agar mereka bisa menjalankan tugas dengan baik ]


'' ternyata seperti itu, lalu bukankah aku berhasil menyelesaikan misi tapi kenapa tidak ada notifikasi hadiah '' tanya leo


[ notifikasi dinonaktifkan agar tidak mengganggu tuan tapi tuan tenang saja semua hadiah yang tuan dapatkan sudah tersedia di inventory tuan ]


kamu memang yang terbaik '' Leo senang


[ terimakasih atas pujiannya tuan ]


'' kalian berdirilah, bisakah kalian melakukan sesuatu untukku '' tanya leo


'' kami siap menerima perintah tuan ''


'' empat dari kalian cari informasi tentang black crow dan temukan markas mereka, sisanya lakukan penjagaan apa kalian mengerti '' perintah leo


'' mengerti tuan ''


'' kalian bisa berangkat sekarang'' ujar leo

__ADS_1


usai memberi perintah leo pun masuk


'' Black crow secepatnya aku akan membuat perhitungan dengan kalian ''


__ADS_2