System pengetahuan

System pengetahuan
Bab 1 kematian


__ADS_3

Sistem pengetahuan


Bab 1 kematian


Di suatu hutan terlihat sebuah gubuk kecil, di gubuk kecil itu tinggallah seorang pria paru baya yg berumuran sekitar tujuh puluhan tahun. Ia di kenal sebagai dewa pengobatan dan ahli alkemis. Banyak yg mengaguminya dan mengikuti jejaknya tp tak banyak juga yg membencinya.


Pria tua itu menatap sekelilingnya dengan tatapan kosong. Tiba tiba terdengar suara berisik dari arah


Hutan


"Huh.. akhirnya mereka menemukanku " pria itu menghela nafas panjang


"Inikah akhirnya hidupku" "Baiklah jika ini akhirku, aku terima tp tidak mudah membunuh ku " pria itu mengambil pedang di sampingnya dan berlari ke arah berisik itu tak lama ia berlari ia melihat segerombolan monster dan para pk ( pejuang kekacauan) tingkat lagenda


"Dewa pengobatan menyerah lah dan tunduk kepada organisasi " kata salah satu pk tersebut


"Cuih.. tunduk kamu bilang, aku sang dewa pengobatan tidak akan pernah tunduk kepada siapa pun apalagi kepada organisasi gila macam kalian " kata dewa pengobatan


"Cih tampaknya tak ada lagi perundingan untukmu adakah kata kata terakhir pak tua" kata pk itu


"Hahaha kau menyebutku pak tua dasar tak sadar umur jika bukan karna pil awet mudaku kau tak akan seperti itu" " hahah maka dari itu bergabunglah pak tua ini kesempatan terakhirmu jika tidak kami dan para monster disini akan membunuhmu " kata pk tersebut


"Cobalah kalau bisa" tantang dewa pengobatan


"Kalian semua bunuh dia " teriak pk itu


Pria tua itu maju menerjang kawanan monster dengan mudahnya membunuh mereka


"Hahhahah lemah " pria tua menggila di pertempuran itu. Hingga Sebuah pedang melesat kearah lehernya


"Lamban" pria tua itu menghindar dan langsung melesat memberi serangan beruntun kepada lawannya. Dan seketika salah satu pk tingkat lagenda mati seketika


"Hahhahah inikah pejuang tingkat lagenda, hanya satu kata untuk kalian LEMAH " pertempuran semakin memanas. Pertempuran terjadi hinga berhari hari hingga terjadi pertempuran 1 vs 1 terjadi antara dewa pengobatan dan pemimpin organisasi


"Heh aku tak menyangka kau akan membunuh semua anggota eliteku "

__ADS_1


"Elite.. bagiku mereka hanyalah sampah" ucap dewa pengobatan sambil mengertakan giginya ia mengambil 1 pil penyembuhan dari saku dimensinya. "Saatnya ronde terakhirmu" kata dewa pengobatan


"Ya kau benar saatnya mengakhiri hidupmu " tanpa basa basi lagi dewa pengobatan langsung menyerang dengan kekuatan penuh ia juga mengunakan semua pil langka miliknya. Sang lawan tidak diam saja ia juga mengeluarkan seluruh kemampuannya.


"Teknik emas : Langkah sambaran api" kata si pemimpin organisasi


Ting! Ting! Ting!


Suara benturan pedang terdengar di seluruh wilayah hutan


"Cih aku tak menyangka kau dapat menyaingi kecepatan ku " kata si pemimpin organisasi


"Cepat? Itu kau bilang cepat"kata dewa pengobatan dengan sombong


"Begini namanya kecepatan"kata dewa pengobatan


Dewa pengobatan mulai menyerang yg awalnya hanya bertahan, tempo pertarungan pun makin cepat


'cih tinggal beberapa menit lagi efek pil ku habis '


"Hmm nampaknya kau telah mengeluarkan serangan andalan mu " "baiklah kita akhiri ini Teknik langit : pedang api kemarahan "


Ting Ting Ting Ting


Trang Trang Trang


Tebasan tebasan saling beradu menimbulkan pericikan api dan petir


'Sial aku tak menyangka ia memiliki teknik langit. Jika begini terus aku akan mati '


"Sial aku AKU dewa pengobatan tak akan kalah dengan mudahnya" teriak dewa pengobatan


"Teknik emas : Pedang kilat pembunuh ~ Tahap akhir pengorbanan darah "


Aura merah darah keluar dari tubuh dewa pengobatan. Aura tersebut membawa perasaan kesuraman dan kesedihan yg amat besar bukan hanya itu aura itu juga mengandung niat membunuh yg amat pekat

__ADS_1


Pemimpin organisasi mulai terdesak yg awalnya pertarungan ini dapat di tentukan pemenangnya sekarang malah menjadi pertarungan yg sengit dan bahkan membuat ia terluka


Beberapa menit kemudian


Mulai keliatan penurunan kekuatanPada dewa pengobatan dengan memanfaatkan hal itu pemimpin organisasi langsung mengerahkan teknik terkuatnya


"Teknik langit : api pemusnah"


Kobaran api melesat ke arah dewa pengobatan


Dewa pengobatan yang kekuatannya merunun hingga membuatnya tak sempat menghindar ia harus menangkis kobaran api itu


Dewa pengobatan terlempar hingga puluhan meter dan terkapar di tanah


"Adakah kata kata terakhir Bos ku " "Upss maksud nya mantan bos" kata pemimpin organisasi


"Aku harap di kehidupan keduaku lebih baik dari sekarang,ya paling tidak di kehidupan keduaku aku mau mati dengan keadan tidak perjaka" kata dewa pengobatan


"Hahaha..hahahaha " pemimpin organisasi tertawa terbahak bahak


"Aku kira kau tak tertarik pada wanita" ejek pemimpin organisasi


"Enak saja gini gini aku lelaki normal tau, liat aja di kehidupan keduaku nanti aku punya banyak wanita ngantri di hadapan ku" bual Dewa pengobatan


" Jangan banyak banyak nanti Kena penyakit lohhh" goda pemimpin organisasi


"Yaudah yaudah 4 aja cukup. terus kalau aku menjumpai mu di kehidupan itu aku akan membunuhmu...PUAS" KATA dewa pengobatan


"He he he seperti nya kau terlalu banyak mengucapkan kata kata terakhir selamat tinggal " kata pemimpin menebas kepala dewa pengobatan


"Selamat tinggal tem--" ucap dewa pengobatan


Tanpa disadari ia meneteskan air mata setelah memenggal dewa pengobatan


"Selamat tinggal my Hero dewa pengobatan Arga "

__ADS_1


__ADS_2