
Bab 6 Hilangnya Penyesalan Kehidupan sebelumnya
"Ehh bajumu besok ya ku balikan biar sekalian ku cuci " kata Arga
"Eh gausak sini aja bajunya biar aku yg cuci aja "
" Tp GK enak loh "
" Gpp kok "
"Nih " kata Arga memberikan baju olahraga nya
"ARGA PIKET AKU DAN YANG LAIN UDAH TD KAU AJA BLUM KELAMAAN GANTI BAJU.. BABAY AKU PULANG DULU..JANGAN LUPA PIKET " teriak limli
" Iya... gak usah triak bisakan "
" Eh kamu gak pulang " tanya Arga pada lylia
" Lagi nunggu jemputan "
" Ohhh yaudah aku piket dulu ya "
"Ya "
Arga memulai piketnya dan tak berapa lama selesai. Yang melihat Arga kelelahan lylia berinisiatif memberikan minuman kepada Arga
" Makasih ya minumnya tadi " kata Arga
" Ya sama sama "
Entah kenapa tiba-tiba badan Arga menjadi panas
' eh kok badan ku panas ya ? Sistem aku kenapa ini '
[Ding]
[Tuan meminum racun peransang tingkat tinggi ]
' peransang eh kok bisa ? ' Arga curiga pada minuman yg tadi yang di beri lylia
" Li dari mana kamu dapat minuman ini ?" Tanya Arga
" Eh itu tadi ada yang ngasih tapi aku gak haus jd ku ke kasih kekamu.. maaf mengasih pemberian orang " lylia pikir Arga marah karna minum itu bukan dari nya
" Kenapa minta maaf aku gak marah cuma minuman tadi ada zat perangsa--"
[Ding]
[Sistem menidurkan tuan sebentar ]
Arga Tiba tiba pingsan di hadapan lylia
+++++++
__ADS_1
Sebenarnya penulis mau nulis adegan panas nya cuma karna lagi puasa jd di skipppp ⊙﹏⊙(๑•﹏•)
+++++++
Arga terbangun
" Erggg aku dimana ? " Tanya Arga sambil memengan kepalanya yang pusing
Tiba tiba ada kejadian melintas di kepalanya
" Astaga mampus aku.. ku apai anak orang " kata Arga panik setengah mati
Ia melihat di sebelahnya seorang wanita cantik tidur seperti orang kelelahan dan tanpa mengenakan pakaian kemudian ia melihat bercak darah di sampingnya
" Astaga Arga kenapa kau begitu bego "
" Apapun yg terjadi ia harus menjadi wanitaku terima tak terima aku tak peduli kau sudah terikat denganku nona " ucap Arga dengan penuh tekad
Arga mendekat dan memeluk wanita itu. Karena merasa ada yg memeluknya membuat dirinya terbangun
" Sudah bangun " tanya Arga dengan lembut
Lylia hanya mengangguk dengan wajah memerah karena mengingat kejadian semalam
" Mulai hari ini sampai selamanya kau sudah menjadi milikku" kata Arga
" Aku pasti menikahi mu tapi tak sakerang " sambung Arga
Lylia yang tadinya sudah senang dan hatinya berbungan bunga menjadi kecewa
" Kita masih sekolah lohhh" kata Ara menarik hidung lylia
" Hheehe iya juga iya " lylia Cengengesan salah paham dengan Arga
' sistem kemungkinan lylia hamil berapa?' tanya Arga pada sistem
[Ding]
[60/40 tuan ]
' sial tinggi sekali apakah ada cara mencegah dirinya hamil selain pil KB'
' aku tak mau efek samping dari pil itu'
' aku juga takmau dirinya hamil untuk saat ini '
' aku memikirkan masa kekacauan ini aku tak mau anaku lahir pada masa kekacauan'
" Yang..... Yang.... Halo YANG" teriak lylia
"Eh maaf..... Eh kamu bilang apa tadi '' tanya arga
" GK bilang apa apa "
__ADS_1
" Engak tadi ada ku dengar dari Y !"
" GK ada loh" lylia memalingkan mukanya yg malu
" Ada " ucap Arga menggelitik lylia
"Hahaha hahaha iya iya ampun sayang udah jangan di gelitiki lagi "
"Coba sebut lagi " pinta Arga
" Sayang ( ◜‿◝ )" ucap lylia dengan senyum manis nya
Hati Arga seperti bunga bermekaran.
[Ding]
[Tuan sistem punya saran. Bukankah selama seminggu ini tuan bingung mencari tempat yang cocok buat bunker bawah tanah tuan ]
[ Saya merasa rumah lylia cukup strategis buat bunker tuan ]
' Oh begitu ya tapi aku masih mikirkan apakah cukup buat bangun shalter bawah tanah '
[Ding]
[ tuan tak perlu khawatir karena dengan sistem perkejaan itu cukup butuh waktu 10 hari ]
' ohh kalau begitu aku minta izin dulu kalau di izinin langsung potong aja uangku '
" Yank...."
" Iya yank ada apa "
" Hmm.... Gini sayang, aku tuh nyari tempat buat bikin Laboratorium bawah tanah terus aku liat rumah mu cukup strategis buat bikin laboratorium. Boleh gak aku bikin nya di sini "
" Boleh kok kan ini nanti juga jadi rumah mu " lylia tersenyum mengizinkan
" Terimakasih sayang " ucap Arga bersemangat sambil memeluk lylia
[Ding]
[ Selamat tuan berhasil memotong 10 miliar untuk pembangunan bunker bawah tanah ]
[Ding]
[Tuan berhutang 100 ribu pada sistem harap segera di lunasi ]
Arga marah dan merutuki sistem dalam hatinya. Melihat muka Arga yang tadinya senang jadi cemberut lylia bertanya pada Arga
" Kenapa yang mukanya di tekuk gitu ?"
" Gak apa apa yank. Ada cepek gk ? " Kata Arga
" Ada nih buat apa yang ?" Lylia mengambil uang di laci narkas samping tempat tidur
__ADS_1
" GK buat apa apa Tapi makasih ya "
"Hmm"