
setelah mendengarkan itu semua aisyah tertegun dengan apa ya keluarganya lewati
"ibu ,,,maafkan aisyah ibu,ibu harus mengalami itu semua karena aisyah ibu,hiks,,,hiks,,hik"ucap aisyah sambil menangis
"tak apa nak,ibu tak pernah menyesali takdir yang sudah terjadi karna ibu percaya Allah tak akaan menguji umatnya melampaui batas kemampuan umatnya"balas ibu aisyah
"maafkan,,maafkan anakmu ini ibu yang tak pernah memberikan kebahagian untuk ibu"ucap aisyah sambil memeluk sang ibu
"katakan pada ibu nak ,mengapa kamu bisa berada di negara ini dan mengapa kamu mengenal tuan steven?tanya ibu aisyah
"bukan saat yang tepat untuk menceritakan semuanya ibu,aku janji jika saatnya tepat aku akan menceritakannya ibu, o ya ibu tau dari mana tentang tuan steven?tanya aisyah
"nak andrew yang menceritakan tentangnya nak,nak steven juga yang melunasi dan menebus rumah yang sudah ibu gadaikan meskipun ibu tak pernah bertemu dengannya tapi ibu yakin dia orang yang baik "jawab ibu aisyah
mereka berpelukan cukup lama untuk mengurai rasa rindu yang mereka rasakan
"andai ibu tau dia bukan manusia,,,,ucapan aisyah terpotong waktu mendengar suara steven
"ehem,,,,sudah bangun nona aisyah ?tanya steven, ternyata steven sudah berdiri di ambang pintu entah sejak kapan sampaii mereka tak menyadarinya
melihat steven sekelabat bayangan dan ingatan tentang steven yang akan menodainya berputar di pikiran aisyah
"pergi kau,,,pergi manusia laknat "ucap aisyah ketakutan iapun mundur sampai terbentur kepala ranjang pasien
"tenang,,,tenang nona saya tak akan menyakiti nona ucap steven berusaha untuk menenangkan aisyah
__ADS_1
baru kali ini steven memanggil aisyah dengan sebutan nona
"pergi,,,,pergi aku tak mau melihat mu lagi"teriak aisyah
"tuan,sebaiknya tuan keluar dulu sampai mbak aisyah tenang "sekarang adam pun angkat bicara
"baiklah ucap steven mengalah
"nak, mengapa kamu sampai sebegitunya melihat tuan steven?tanya ibu aisyah setelah steven pergi dari ruangan rawat inap aisyah
"andai ibu tau,,,dia telah mencoba menodaiku bu,sampai aku memilih untuk mengakhiri hidupku dari pada memberikan tubuhku kepadanya"ucap aisyah setengah berteriak karna tak mampu lagi menyimpan kesedihan dan ketakutannya
"astagfirullah"ya Allah mengapa engkau menguji anak hamba dengan cobaan seperti itu ucap ibu aisyah sambil meneteskan airmatanya
sedangkan adam yang mendengarkan itu mengepalkan tangannya erat,insting untuk melindungi sodaranya pun muncul tapi ia bisa apa ia hanya seorang laki-laki remaja yang tak mempunyai pengalaman tentang dunia luar
pintu dibuka dari luar muncullah sosok andrew masuk kedalam ruangan
"maaf nyonya tuan steven ingin berbicara pada anda diluar?ucap andrew
"baiklah,adam tolong dorong kursi saya"titah ibu aisyah pada adam
akhirnya merekapun keluar ruangan tapi ibu aisyah dan adam tak berbicara ,mereka masih sangat kecewa tentang apa yang dialami aisyah
"pasti nyonya telah mendengar semua cerita tentang aisyah kan?tanya steven memecah keheningan diantara mereka
__ADS_1
"iya,atas dasar apa anda melakukannya kepada anak saya?tanya ibu aisyah
"soal itu saya benar-benar minta maaf kepada anda dan juga aisyah,izinkan saya untuk menebus kesalahan saya pada aisyah?ucap steven
baru kali ini steven mengiba pada orang,biasanya bicaranya selalu angkuh,sombong,arogan dan terkesan dingin
"dengan cara apa anda menebusnya tuan?tanya ibu aisyah mencoba meredam emosinya
"saya akan menikahinya"ucap steven
"maaf,tapi pernikahan anda dengan anak saya tidak kan sah dan malah jatuhnya akan zina tuan"terang ibu aisyah
"karena kami beda agama?ucap steven
"iya,ucap ibu aisyah
"nyonya tenang saja ,saya sudah memeluk islam tiga minggu lalu,disaksikan imam mesjid dan beberap orang disana juga sekertaris saya,andrew"ucap steven
"bahkan saya sudah di khitan"ujarnya lagi
"benar nyonya,bos sudah mengucapkan dua kalimat shahadat"ujar andrew angkat bicara
"kalau begitu terserah anda saja tuan tapi saya tidak bisa memaksa pada aisyah,saya hanya akan membantu meyakinkan nya !ujar ibu aisyah
"terimaksih nyonya"ucap steven tersenyum tulus
__ADS_1
"jangan panggil saya nyonya,panggil saya ibu saja jawab ibu aisyah pada steven
sedangkan andrew hanya melongo tak percaya mendengar tuannya memohon dan berterima kasih pada orang,karena biasanya dia akan berbicara degan gaya sombong dan angkuhya walaupun orang itu lebih tua darinya