
1:00 wib
steven telah mendarat selamat di indonesia ia bersama andrew dan bodyguard yang lain bergegas menuju kampung halaman aisyah rasa rindu pada sang pujaan hati mendorong kuat dirinya agar segera menyusul istrinya.
30 menit sudah akhirnya steven dan para anak buahnya sudah sampai didepan rumah aisyah,untung waktu tengah malam sehingga para tetangga tidak menyadari iring-iringan mobil yang ditumpangi steven,para tetangga masih bergelung dalam dunia mimpi mereka hanya kepala desa saja yang menyambut rombongan pengawal steven karena sebelumnya sudah ada pemberitahuan bahwa tamu penting akan datang
"selamat datang tuan steven!sapa bapak kepala desa menyambut steven
steven tidak menjawab hanya menganggukkan kepala dengan ekspresi datarnya
"selamat datang nak ucap ibu aisyah,ekspresi yang tadinya datar sekarang berubah menjadi lembut sambil tersenyum
"malam juga ibu,,,bagaimana keadaan ibu?tanya steven
"alhamdulillah ibu baik,maaf aisyAh dan adam tak menyambutmu mereka sedang tidur di kamar masing -masing!ucap ibu aisyah tersenyum pada menantunya
"tak apa ibu,biar aku sendiri yang akan menjenguk istriku!ucap steven lembut
kepala desa sampai berjengit kaget melihat perubahan ekspresi dan nada bicara steven yang berubah 180 derajat bila berbicara pada ibu aisyah
__ADS_1
"baiklah nak kamar aisyah ada di lantai atas,pintu berwarna putih ucap ibu aisyah
"terima kasih bu,steven pamit "ucap steven
"pergilah sana ibu tau kamu pasti lelah ucap ibu aisyah
steven pun langsung menuju kamar yang ditunjuk sang ibu sedang andrew dan anak buah yang lain beristirahat dikamar tamu yang sudah disediakan
steven perlahan melangkah kedepan kamar ,pintu berwarna putih satu-satunya yang ada dirumah ini
jantung steven berdetak kencang ketika hendak membuka gagang pintu,rasa rindu dan bahagia membuncah menjadi satu ketika akan bertemu wanita yang telah mengukir nama dihatinya yang seminggu lebih tak bertemu dengannya
ceklek
cahaya temaram kamar yang hanya bercahaya lampu tidur,pandangan remang tapi steven bisa melihat bahwa tak ada orang yang tidur diranjang tersebut.
steven meraba dinding mencari sakelar lampu
ting
__ADS_1
lampu kamar mulai menyala
kamar yang mula remang sekarang nampak begitu terang
steven bisa melihat sang istri tertidur dengan menggunakan mukena lengkap serta sajadah sebagai alas dan al-qur'an yang didekap oleh sang istri
sepertinya sang istri tertidur sehabis melaksanakn sholat malamnya,
steven yang tidak tega menggendong sang istri ala bridal style membawa keranjang besarnya
aisyah semakin mengeratkan pelukannya pada steven membuat steven terkekeh geli,ia merebahkan tubuh sang istri kekasur dengan hati-hati dan mengusap lembut pipi chuby istrinya
aisyah merasakan ada yang mengusap pipinya lembut segera membuka mata ,aisyah tersenyum ia menyangka semua hanya mimpi mungkin karena rasa rindu yang begitu besar pada sang suami,ia segera menutup mata untuk melanjutkan tidur lagi.
merasa ada benda kenyal hangat yang menempel dibibirnya mau tidak mau memaksa aisyah kembali pada kesadarannya,iapun membuka mata alangkah terkejutnya ia melihat itu bukan mimpi ia bisa merasakan bibir steven meraup bibirnya dengan rakus
merasa kehabisan oksigen ia memukul dada sang suami untuk menyudahi ciuman panasnya
aisyah segera beranjak dari tidurnya dengan posisi duduk,aisyah menangkup wajah yang selama ini ia rindukan dengan kedua tangannya
__ADS_1
"katakan ini bukan mimpi?ucap aisyah menahan tangis mungkin karena pengaruh peningkatan hormon ketika kehamilanya menjadikan ia sangat sensitif
"tidak honey ini bukan mimpi,ini nyata!ucap steven memandang wajah teduh aisyah