
" emm, ngak kok gue ngak ngomon apa- apa kok πππ".
" aneh tadi loh mengatakan sesuatu kok tiba- tiba lupaππ".
" hehehe , oh ya kita belum kenalan" menjabat tangan.
" nama gue Kiara Aurelia loh bisa panggil gue Kiara".
" gue Juna, salken yaπππ".
" emmm, ia oh ya btw loh kuliah di sini?".
" ia gue kuliah di sini".
" tapi kok gue ngak pernah lihat loh di sini, loh pasti mahasiswa pindahan ya".
" emmm, ia gue memang mahasiswa pindahan gue pindah dari bandung kesini".
" oh, pantas aja gue ngak pernah lihat loh di sini".
" ya kan gue baru pindah jadi otomatis loh belum lihat gue disini".
" ia sih ,oh ya btw loh ambil jurusan apa".
" gue ambil jurusan kedokteran".
" waw, bagus donk memang sih loh cocok ambil jurusan itu ".
" kok bisa cocok memangnya kenapa".
" emmm, ngak kok gue cuma menilai aja kok loh memang pantas jadi dokter biar nanti loh menyembuhkan orang- orang yg sakit".
" bukan cuma orang sakit doank kok yg bisa gue sembuhkan ".
" maksudnya gimana?".
" gue juga bisa kok menyembuhkan hati seseorang yg terluka karna cinta".
" masa ia sih loh bisa menyembuhkan orang patah hati".
" ya bisa donk loh mau buktinyaπππ".
" bukti apa".
" benaran nih loh mau gue buktiin,hmmm".
" maksud loh apaan sih ngak jelas".
" ok, loh ikut gue" menarik tangan Kiara.
" kita mau kemana sih".
" bentar juga loh bakal tahuππ".
" loh jangan macam- macam ya sama gue".
" gue ngak macam- macam kok cuma satu macam ajaπππ".
" whatt....!!! loh π‘π‘".
__ADS_1
" hehehe, sans aja kali siapa juga yg mau macam- macam sama cewek cantik kayak loh" menggombali.
" apaan sih" salting.
" kayaknya ada yg salting nihπππππ".
" siapa yg salting gue cuma...!!!".
" cuma apa ayoπ€£π€£π€£".
" tahu aahh" berlalu pergi meninggalkan Juna.
" woyyy, Kiara tungguin gue" berteriak dan mengejar Kiara.
di lain tempat di taman kampus Natan mengintip dan mendengarkan pembicaraan Kiara dan Juna. hingga Natan murka melihat putra satu- satunya kirana dan Rian dekat sama anak musuh bebuyutannya.
" halo kirana" menelpon kirana.
" ada apa Natan apa kamu udah berhasil menculik anak itu".
" belum kirana".
" apa...!!! kamu benar- benar ngak berguna Natan cuma menculik anak itu kamu ngak bisa, buat apa aku membuatmu hidup kalau ngak bisa di andalkan" marah.
" bukan begitu kirana tapi ada yg halangi jalan aku untuk mendekat ke anak itu".
" siapa yg berani menghalangi jalan kamu katakan Natan ".
" Juna, kirana".
" apa....!!!!!" kenapa bisa Juna dekat sama anak itu".
" kurang ajar anak itu berani- beraninya membawah anak musuh bebuyutan ku itu, Natan awasi Juna jangan sampai Juna membawah Kiara pergi jauh".
"baik kirana".
" jangan sampai kamu gagal lagi Natan ingat aku ngak suka kegagalan kamu mengerti" marah.
" aku mengerti kirana kalau gitu aku susul dulu Juna dan Kiara".
" ok, " menutup telponnya.
lalu Natan pun menyusul Juna dan Kiara. namun di lain tempat di kediaman vampir kirana mulai emosi karna rencananya gagal lagi.
" haaaaa.....!!!! sial dasar anak kurang ajar berani- beraninya dia mengacaukan rencana yg aku susun dengan sangat rapi, dia mulai membantah perintahku dan malah melindungi gadis itu, aku ngak akan tinggal diam aku pastikan gadis itu mati di tangan aku hari ini dan aku akan melihat kamu Niko dan juga Aurel menanggis melihat anak satu- satunya mati di tangan aku hahahaha".
" kirana".
" Rian buat apa kamu datang kesini".
" waw, slow aja kirana, aku datang kesini mau ajak kamu kerjasama ".
" kerjasama apa maksudmu".
" kita punya tujuan yg sama yaitu membunuh Niko jadi ngak ada salahnya kita kerjasama untuk memusnahkan Niko".
" kerjasama"πππ.
" ya dengan kita bersatu melawan Niko , kita bisa memusnahkannya dan dgn begitu gue yg akan menguasai dunia alam semesta ini, hahaha".
__ADS_1
" kamu salah Rian yg akan jadi penguasa adalah aku karna aku yg pantas jadi pemimpin kaum vampir dan menguasai dunia ini".
"kamu jangan sombong dulu kirana karna aku yg akan menjadi ketua pemimpin kaum vampir dan juga seluruh isi alam semesta ini dan aku akan habisi orang yg menghalangi jalanku untuk menguasai dunia ini termasuk kamu kirana".
" hahaha, jangan harap kamu bisa mengalahkan aku Rian, kamu lupa kalau aku juga punya kekuatan yg sama dengan Niko jadi otomatis kamu tdk akan bisa mengalahkan ku".
" i don't care with talk you kirana ".
" kita lihat saja nanti siapa yg akan menjadi ketua pemimpin vampir aku atau kamu".
" habisi aja kirana kak Rian jangan biarkan wanita itu hidup".
" diam kamu...!!! ngak usah ikut campur kalian berdua yg akan aku habisiπ‘π‘π‘".
" ini bukan saatnya kita memperebutkan kekuasaan tapi kita harus memusnahkan Niko malam ini".
" tapi kak Rian...!!! ".
" cukup ervan..!!!! ngak usah kamu mengompori kakak karna saat ini kematian Niko yg terpenting".
" ia kak".
" kirana apa kamu mau kerjasama menghancurkan Niko".
" baiklah Rian, aku mau tapi aku yg akan menjadi pemimpin rencana ini dan kalian berdua bersiap menjadi anak buah ku".
" no, aku yg akan memimpin dan kamu yg jadi budakku".
" hahaha, itu tdk akan pernah terjadi Rian".
kirana pun mengeluarkan kekuatannya dan menyerang Rian dan juga ervan hingga membuat Rian dan ervan tdk bisa berbuat apa- apa.
" ki....ki...rana, lepaskan aku".
" aku bisa saja melepaskan kalian asalkan kalian tunduk padaku".
" not ever kirana".
" ok, kalau itu mau kalian".
" ki...ki..rana tolong lepaskan kami, ia a...a....ku akan tunduk pada mu".
" no, ervan".
" ta...ta...pi kak, kita tdk punya cara lain selain tunduk pada kirana" menyerah.
" waw, bagus ervan itu yg aku mau ".
" sampai mati pun aku tdk akan tunduk padamu kirana"π‘π‘π‘.
" ok, itu pilihan yg bagus ".
" tdk kak Rian, kakak tunduk aja sama kirana ".
" aku tdk akan tunduk sama vampir licik kayak dia".
" hmm, kamu tinggal pilih aja Rian mau jadi budakku atau kamu mati di tangan aku dengan keris perak ini".
" kak Rian".
__ADS_1
" lihat Rian, kamu seharusnya contoh ervan ,dia memilih untuk jadi budakku daripada dia mati sia- sia di tangan aku ya tergantung kamunya milih yg mana".