
" ba....ba...iklah kirana aku akan tunduk padamu" pura- pura menyerah.
" bagus itu yg aku mau dengar dari kamu Rian ternyata kamu memilih pilihan yg bagus".
" kamu salah kirana, aku cuma pura- pura tunduk padamu karna aku ngak mau mati konyol di tanganmu sebelum rencanaku mau membunuh Niko kamu juga yg akan aku habisi" gumam dalam hati.
" zkarang apa rencana kamu Rian".
" you will know to nigth kirana".
" ok,".
" ervan let's go" berlalu pergi.
" ok, kak" berlalu pergi mengikuti Rian.
di lain tempat di di sebuah gua Niko pergi menghadap tetua leluhur vampir.
" leluhur ku" berteriak memanggil.
" apa yg membawah mu datang kesini Niko".
" maaf leluhur kedatangan aku kesini ingin mengatakan sesuatu pada leluhur".
" kamu mau mengatakan apa".
" aku mau leluhur mencabut kutukan terhadap anak saya ".
" apa...!!!! coba kamu katakan sekali lagi" marah.
" leluhur aku tahu ini sudah di tetapkan oleh alam semesta tapi saya tdk mau anak saya Kiara di lepaskan pada kaum vampir lainnya".
" kutukan itu tdk akan pernah di lepaskan dari anak kamu ".
" tapi leluhur saya tdk mau anak saya jadi korban saya rela mengorbankan hidup saya demi anak saya".
" apa kamu lupa Niko sebelum pernikahan kamu dengan pemilik darah suci itu kamu sudah setuju untuk menanggung resikonya tapi kenapa sekarang kamu malah mengingkarinya".
" saya tdk bermaksud mengingkarinya leluhur tapi saya tdk mau kehilangan anak saya dengan Aurel".
" percuma kamu memohon kutukan itu tdk akan pernah hilang karna itu sudah di wariskan oleh alam semesta".
" saya mohon leluhur tolong hilangkan kutukan itu".
" zkarang kamu pergi dari sini sebelum saya menyerangmu dengan kekuatan saya".
" tapi leluhur...!!!!".
" pergi saya bilang...!!!!" marah.
" baiklah saya pergi".
Niko pun meninggalkan leluhur dan goa itu.
di lain tempat Di toko antik milik larasati disana larasati menceritakan semua tentang perihal tentang kutukan yg akan terjadi pada keturunan pemilik darah suci yg menikah dengan kaum vampir.
__ADS_1
" Aurel, bunda mau tanya sesuatu sama kamu".
" bunda mau tanya apa kok serius bangat".
" bunda mau bilang tentang kutukan yg ada pada buku cakra tentang keturunan pemilik darah suci apa bila menikah dengan kaum vampir dan memiliki anak otomatis anak itu yg akan mendapatkan kutukan".
" maksud bunda apa ngomon kayak gitu Aurel ngak ngerti".
" Aurel skarang kamu udah punya anak sama Niko otomatis anak kamu mendapatkan kutukan itu".
" maksud bunda Kiara mendapatkan kutukan begitu".
" ia Aurel, Kiara mendapatkan kutukan itu sejak dia lahir".
" ke...ke...napa seperti itu bun, kenapa mesti Kiara yg harus mendapatkan kutukan itu" sedih.
" Aurel kutukan itu ada pada Kiara karna Kiara terlahir sebagai anak perempuan".
" memangnya kenapa kalau aku melahirkan anak perempuan".
" menurut kitab cakra kalau kaum vampir menikahi pemilik darah suci dan mempunyai keturunan resikonya sangat besar apa lagi kalau anak yg lahir laki- laki akan seperti ayahnya yg akan memiliki kekuatan sama seperti ayahnya tapi kalau lahir sebagai perempuan otomatis anak itu akan seperti ibunya dan anak itu mendapatkan kutukan" memberitahu.
" kutukan apa bun?".
" kutukannya yaitu harus melepaskan anak itu kepada leluhur vampir karna anak itu akan jadi incaran para kaum vampir".
" a.....a....a...pa!!!! ngak mungkin bun, ini pasti salah bun, mana bisa aku melepaskan anak aku sama leluhur vampir itu" sedih.
" Aurel mau tdk mau kamu harus menerima kenyataan ini".
" ngak bun, aku ngak bisa melepaskan anak aku Kiara sama kaum vampir lebih baik aku yg mati bun ,daripada aku harus menyerahkan anak aku sendiri pada vampir ituπππ".
" ngak bun, Aurel lebih baik mati daripada Aurel melihat anak aku satu- satunya di serahkan sama
kaum vampir itu Aurel ngak bisa bun"πππ.
" Aurel itulah yg bunda takuti dari dulu kamu tahu kan kenapa bunda bersikeras melarang kamu menikah sama Niko karna bunda tahu itu sangat berdampak besar buat kamu apa lagi kamu adalah keturunan kaum pemburu vampir yg memiliki darah suci".
" ke...ke..napa bunda ngak kasih tahu Aurel dari dulu kalau resikonya kayak gini".
" bunda sudah kasih tahu kamu tapi kamu malah ngeyel menikah sama Niko dan skarang semuanya sudah terlambat Aurel kamu sudah menikah sama Niko dan otomatis keturunanmu yg akan menanggung resikonya".
" ngak bun, ini pasti semuanya bercandakan kan bun, aku ngak mau melepaskan anak aku sampai kapan pun".
" bunda tahu tapi zkarang kita ngak bisa melakukan apa- apa lagi".
" bundaa...!!!".
" loh kak Aurel sama tante kenapa menanggis?".
" cinta"kaget.
" ini kakak sama bunda lagi nonton film trus di endingnya kita terharu melihat sepasang kekasih yg ngak bisa bersatu ya kan bun?".
" emm, i....i..ia Cinta, oh ya kalau gitu bunda pulang dulu ya bunda sedikit pusing".
__ADS_1
" tante sakit?".
" ngak kok cuma kepala tante sedikit pusing mungkin butuh istirahat di rumah ".
" yaudah kalau gitu Aurel antar bunda pulang ya".
" bunda gpp kok rel, bunda masih bisa kok pulang sendiri kamu mending temani Cinta di sini kasian sih Cintanya sendiri jaga toko".
" gpp kok tante benar kata kak Aurel mending tante pulang aja sama kak Aurel ,Cinta takutnya tante kenapa- napa lagi" khawatir.
" ia bun, benar kata Cinta ,Aurel ngak mau bunda pulang sendiri apa lagi kondisi bunda seperti ini".
" yasudah kalau begitu bunda ambil tas dulu ya".
" ia bun".
" oh ya kak memangnya kakak sama tante lagi bicara apa kok serius bangat tadi".
" oh itu tadi kakak sama bunda lagi ngomongi tentang mpok Nur".
" memangnya mpok Nur kenapa kak".
" kan kamu tahu sendiri mpok Nur sekarang udah sendirian udah ngak punya keluarga lagi suaminya udah mati di gigit sama vampir dan kakak sama bunda kasian sama mpok Nur ".
" ia ya kak , mpok Nur kasian bangat para vampir itu harus di habisi dan di musnahkan dari dunia ini".
" kamu benci bangat ya sama vampir?"
" bukan cuma benci kak tapi aku udah menaruh dendam sama vampir itu karna dia sudah membuat papa aku meninggal".
" Cinta, kamu jangan sedih lagi ya masih ada kok kakak, bunda, Reno akan slalu menjaga dan melindungi kamu" memeluk.
" ia kak makasih ya kakak, tante dan juga Reno udah baik bangat sama aku , aku sayang bangat sama kalian"ππππ.
" ia sama- sama".
" ayo Aurel kita pulang".
" ia bun, oh ya Cinta kamu gpp kan kalau di tinggal sendiri?".
" gpp kok kak".
" benaran Cinta kita tinggalin ".
" ia tante aku gpp kok " .
" yasudah ayo rel, tuh taksi onlinenya udah nunggu tuh".
" ayo bun, oh ya Cinta ,kamu jaga diri baik- baik ya kalau ada apa- apa kamu telpon kakak ya atau bunda".
" ia kak, aku akan jaga diri kok kakak sama tante jangan khawatir ya aku baik- baik aja kok trus kalau ada bahaya kan aku bisa langsung telpon kakak sama tante".
" yaudah Cinta, tante sama kak Aurel pulang dulu ya".
" ia tan,kak Aurel hati- hati ya di jalan".
__ADS_1
" ia cinta babayyy".
" dahh kak Aurel, tanteπππππ".