Takdir Lelaki Miskin

Takdir Lelaki Miskin
#masa lalu


__ADS_3

aku bukan dimas yang dulu ,aku dimas yang sekarang. dulu diri ku terlalu naif sampai tidak mengenal kejam nya dunia. sekarang aku telah bertemu dengan orang tuaku yang asli, dulu bagiku mendapatkan yang aku mau itu sangat mustahil. tak dihormati makanan sehari hariku. tapi sekarang diriku telah berbeda.


"oweweeewekkk" suara tangis bayi menggelegar di sebuah ruangan.


"husss!!sayang diam ya kita akan pergi dari sini, tante akan bawa kamu pergi dari sini biar adil. hahhahaaha, tina, tina rasakan apa akibat mu merebut mas Aditya dariku. aku akan menyingkirkan bayimu, hahahha " ujar wanita itu sambil tertawa .


bayi itu pun dibuang di depan rumah seseorang.


5tahun kemudian


"dimasss... jangan lari sini makan dulu dimass " ujar wanita paruh baya itu.


"enggak nek dimas udh kenyang " ujar anak laki laki itu.


"kalo ngak dimakan ntar nasinya nangis lo " ujarnya lagi.


"oklah nek dimas makan nih ammm" ujar dimas.


"pintarnya cucu nenek" ujar nenek tersebut.


#flashback

__ADS_1


ditengah pinggir jalan terdapat wanita paruh baya yang berumur 39 tahun,yang ingin berjalan pulang kerumah, ia lelah sehabis pulang bekerja . "owoewoweowekkkkk " suara bayi yang Mengeleggar. "astafirullah, bayi siapa ini tega bangett! orang tuanya membuangnya ". ujar nenek itu. " cup cup diam ya anak ganteng " seketika tagis bayi itupun berhenti. "pintarnya cucu nenek, mulai hari ini nenek yang bakal merawat kamu ya . nama nenek nek tuti sekarang namaku dimas ya cup cup. kita masuk dulu yu kerumah nenek. selamat datang dimas ". ujar nenek itu.


semenjak itu dimas dirawat oleh nek tuti yang sebatang kara.


#flashback of


13tahun kemudian.


sekarang dimas berumur 18 tahun sekarang dia bekerja sebagai buruh pabrik di sebuah perusahaan kecil, sorenya dia menjadi kasir di sebuah warung klontongan . nek tuti telah meninggal 1bulan yang lalu. semenjak nek tuti meninggal dimas sendiri dirumah dan selalu kesepian. untuk mengisi waktu dia pun sering lembur dan pulang larut malam. kadang dia sedih bila mengingat nenek yang telah merawatnya itu telah tiada. tapi dia hurus terus berjuang hidup sendiri disini.


dia juga sudah memiliki rencana untuk merantau ke kota jakarta untuk mencari pekerjaan yang dapat menjadi tunjangan masa depannya. karena hidupnya masih harus dilanjutkan. dengan berbekal uang tabungan dan hasil jual rumah dan tanah warisan yang tak seberapa


dimas pergi ke stasiun kereta api untuk merantau disana dia bertemu dengan kakek kakek tua.


"cu ini tolong bantu kakek naik halte" disahut ucapan si kakek, dimas pun lansung membantu kakek itu untuk naik.


"terimakasih cu, ngomong ngomong, kamu mau kemana?. "


ujar si kakek .


"sama sama kek, dimas mau ke Jakarta sama kayak kakek. kakek mau kemana?. "ujar dimas.

__ADS_1


" ohh namanya dimas tohhh.., kakek mau pergi kerumah anak kakek di jakarta "?. jawab kakek.


" ohh.. gitu kek, cari bangku dulu kek. "ujar dimas.


mereka mencari bangku untuk duduk dan sepanjang perjalanan mereka bercerita dan semakin akrab.


" kek aku turun dulu ya ini sudah sampai, semoga kita ketemu lagi ya " ujar dimas.


"ok nak dimas semoga kita ketemu lagi , ya. mks loh udh nolong kakek tadi angkat angkatin barang ini kalo gak ada nak dimas kayaknya badan kakek udh sakit semua, maklum tua hehheheh.ini uang untukmu itung itung buat bantuin kakek tadi ".ujar sih kakek.


" gak usah kek dimas ikhlas kok, biar bayarannya Allah yang balas " . ujar dimas.


"Terima aja nak, yaudah kalo gitu kakek do'ain biar kamu suatu saat jadi orang sukses. " jawab kakek.


"amiinnnn, semoga doa kakek dijabah ya." ujar dimas.


"ok kek dimas lanjut dulu ya lama lama ngoblor bahaya nnti lupa waktu, hehheh. " jawab dimas sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"ok, cu kakek pergi dulu "." ujar kakek.


bersambung....

__ADS_1


..........


cara dukung biar semangat app vote sebanyak banyaknya ya. dan juga tinggal kan like sebanyak banyaknya agar semangat!! untuk nguplod bab selanjutnya salam sayang dari aku. aku janji akan buat novel yang lebih menarik lagi..


__ADS_2