Takdir Lelaki Miskin

Takdir Lelaki Miskin
#masa lalu


__ADS_3

"nek, saya dimana " sahut Kirana denagn suara parau yang masih memegang pelipis kepalanya sambil bangkit dari tempat tidur.


"endok, ehh hati hati" ucap nenek yang panik melihat kinan tiba tiba bangkit dari ranjang.


"kamu belom sembuh total, nenek harap kamu bisa beristirahat seperti biasa . kamu dirumah nenek endok. ucap nek tuti.


" kemarin saat cucu nenek sedang mancing di dekat danau, dia melihat wanita sedang ngapung diatas air. lalu ia tolong dan bawak pulang ke sini" lanjut nek tuti.


"jadi gimana nek keadaan saya sekarang " ucapnya dengan suara yang masih lemah dan bibir bergetar.


"waktu kamu dibawa pulang nenek sudah suruh pak mantri dateng periksa kamu dan katanya banyak tulang kamu yang hampir retak. jadi nenek harap endok gak banyak gerak yahh " ucap nek tuti dengan serius.


"memang berapa lama saya sudah disini nek " ucap kinanti dengan penasaran.


"kamu sudah hampir 1 minggu disini endok" ucap nenek tuti.


"Assalamualaikum. nekkk..!! dimas pulang " teriakan pemuda berseragam sekolah yang masih menenteng dagangannya.


"Walaikumsalam, udah pulang dim uhukk" teriak sang nenek.


"iya nek, ini ada kabar baik dagangan kita hari ini laku cuman sisa sedikit " ucap dimas dengan wajah berbunga bunganya.


"alhamdulillah, gih cuci kaki cuci tangan abis tuh makan nenek udah siapin semur jengkol kesukaan kamu " ucap nenek tuti sambil berteriak.


"ehhh... maaf endok nenek lupa kebiasaan kalo dirumah nenek suka teriak soalnya kalo gak teriak suara nenek kecil banget. " ucap nenek tuti dengan humornya yang receh.


"ehh gpp nek" ucap kinan yang baru akan rebahan lagi setelah tahu kondisi nya yang agak memprihatinkan .


"ini barang barang sama tas kamu nenek taruh di lantai deket kasur. maaf ya ndo baju yang kamu pake punya nenek dulu sewaktu masih muda. soalnya baju yang kamu pakai kurang bahan dan juga basah " ucap nek tuti.


"ohh gpp nek, justru aku yang harus berterimakasih karena udah mau ditolong dan dirawat oleh keluarga nenek" ucap Kirana dengan nada terharu.


"coba gak ada nenek dan cucu nenek saya pasti sudah mati kedinginan ditanya sana" ucap kinanti sangat berterimakasih dengan nek tuti.


"emang sepatutnya endok kita sebaiknya sebagai manusia harus saling tolong menolong" ucap nek tuti.


"udah ya endok nenek mau mandi dulu " ucap nek tuti yang telah keluar dari pintu kamarnya .


setalah beberapa hari akhirnya keadaan kinanti semakin membaik, dan akhir nya dia memutuskan kemabli ke Jakarta.


#flashback 5 tahun off

__ADS_1


"Dimas, jadi gimana keadaan nek tuti disana? " ucap kinanti dengan excited ".


" non kinan, sekarang nenek udah tenang dialamnya. "ucap diama dengan sendu.


" Inalillahi wainalilahi roji'un . maaf dim aku gak tau turut berduka cita. yach"ucap kinanti turut perihatin melihat dimas yang telah hidup sebatang kara.


"btw, jadi berapa lama elo udh kerja disini " ucap kinanti deng penasaran.


"baru berapa minggu non " ucap dimas yang masih segan dengan kinanti.


"ok, enjoy your work " ucap kinan sambil menepuk bahu dimas. Dimas pun tersentak, jantungnya pun seolah olah berdetak kencang karena dia dapat berjumpa dengan wanita yang selama ini dia kagumi .


# flashback on


"nduk! kamu bawa siapa itu yang kamu gendong " ucap nek tuti dengan heran.


"anu nek tadi , dima mancing lihat wanita gapung gapung. Dimas samperin eh eneng ini ternyata . akhirnya Dimas mutus ke buat bawak pulang ke rumah kita atuh" ucap Dimas.


"udah bawak masuk ke kamar nenek kasian dia. bibirnya udah membiru gitu " ucap nek tuti panik.


"baik baik, nek".ucao nek tuti.


beberapa hari kemudian.


" belum ada kemajuan nduk. apa kamu udah dapet kontak keluarga nya "ucap nek tuti.


" gimana mau dapet atuh, sih eneng aja gak bawak hape. tenang nek dimas akan tanya tanya lagi ke warga sekitar barang kali, siapa tau apa ada pengunjung daerah lain yang dateng ke sini"ucap dimas.


1 minggu kemudian


"enang, akang liat udah membaik banget kondisi nya. barang kali ada kontak yang neng mau hubungi agar bisa pulang ".ucap dimas.


" entar dulu aja. mas saya masih mau disini males pulang "ucap kinan enggan.


" enggak bisa gitu atuh eneng. kasian orang tua eneng desa nunggu eneng pulang. " ucap dimas.


"heee.. kalo mereka peduli. kali aja sekarang lagi healing lagi depan putri kesayangan nya yang angkuh itu " ucap kinan dengan nada agak menyedihkan.


"udah eneng gak baik. bicara yang jelek tentang orang tua kita ".ucap dimas.


" yaudah akang mau berangkat sekolah sekalian nganterin dagangan ke langganan nenek. byee bye "lanjut dimas.

__ADS_1


" hehehe, bye "ucap kinan nyengir.


sore harinya.


" gila gabut banget gue ,mana gak ada hape lagi. gue heran apa gue hilang gak dicariin bopak nyokap . minimal dicari oleh bestie bestie lucknut gue ini enggak, yaudah inilah nasib orang yang terlupakan. "ucap kinan dengan sedikit mendramatisir.


" udahlah aku bantu nek tuti aja "ucap kinan dengan semangat 14 nya bangkit dikasur.


" nenek lagi ngapain. mau kinan bantu gak? ".ucap kinanti yang sudah sampai didapur.


" gak osah repotin si eneng ajaa. lagi pula donat nya juga mau jadi tinggal digoreng aja "ucap nek tuti.


" ohh.. yaudah kalo gitu kinan masak buat makan siang yach "ucap kinan.


" yakin nduk. nanti takutnya nduk kecapean. "ucap nek tuti dengan perhatian.


" gak apa nek. dijamin enak ".ucap kinan dengan percaya diri.


dengan lihai kinan memasak, akhirnya masakan kinan pun selesai dan jadi juga. lalu iya menata nya di meja meja makan dan menutupnya di tudung saji sederhana tersebut.


" asalamualaikum !! "ujara orang dari luar.


" Walaikumsalam, Dimas udah pulang yahh. cuci kaki cuci tangan gihh kinan udah masakin buat kita makan siang cah kangkung, telor jengkol dadar sama ,sarden balado . ucap nek tuti.


"wah sepesial nih eneng kinan masak " ucap dimas. dia pun bergegas cuci tangan cuci kaki lalu makan.


"dia pun mengambil sendok dan piring serta lauk pauk dan nasi. lalu disuapkannya kemulutnya. dengan mata yang terkejut di pun berkata.


" wahh enak banget. gak kalah dengan nenek yang amska "ucap dimas memuji.


" biasa aja si emas, saya mah cuman bisa masak lauk yang sederhana aja dan lebih suka masak sendiri dibanding nyusahin orang lain. apalagi sekarang saya lebih suka ngekos sama kawan dibandingkan tinggal dirumah ".ucap kinan merendah.


" jarang jarang lo ada cewek semandiri eneng "ucap dimas.


" udah udah fokus makan jangan ngobrol "tegur nek tuti.


suatu malam kinan bermimpi buruk kebetulan sudah waktunya untuk solat subuh. kinan pun mengambil sejadah yang kebetulan dipinjamkan oleh nek tuti. dia pun mengambil wudhu dan juga melakukan solat tahajud .


" allahuakbar.... "


"ya allah maafkan hamba yang masih bisa berdamai akan masa lalu . bukak kan juga pintu hati kedua orang tua hamba ,saya tidak terlalu banyak berharap ya allah. maka dari itu saya serahkan kehidupan saya yang terbaik ketangan mu." diapun melanjutkan dengan membaca alquran.

__ADS_1


Dimas yang terbangun karena ingin minum pun, terkagum mendengar lantunan ayat suci Al-Quran dari kamar nek tuti.


"masyaAllah begitu indahnya suara lantunan ayat suci yang dibacakan neng kinan , udah cantik ,solehah ,mandiri ,baik, sopan lagi kurang apa MasyaAllah semoga saja calon istriku kelak akan seperti dia. aminn" ucap Dimas.


__ADS_2