
Setelah Sore Hari...
Didepan Gedung Fakultas...
***
*Pak Narto!!
Untuk Gala Dinner malam ini, dibatalkan saja, ya? saya nggk bisa menggantikan mama karena ada urusan*.
ucap Megan.
*Baik, Non.
Ah, satu lagi! tolong cek safety security dirumah, ya.
Dan tolong carikan laki-laki ini*.
ucap Megan smbil memberi tau fotonya.
!!!
Percayakan pada Narto.
ucap Pak Narto.
Tuut... Tuut...
...
*Panggilan dari Pak Narto?
Tolong carikan laki-laki di foto itu.
ini pesan Nona Megan.
Laki-laki ya..? baik, Pak.
Ayo, semuanya! unggah datanya sekarang!
Cek posisi laki laki ini sekarang!
Siap!!!
Sudah ketemu. nanti saya kirimkan posisinya*!
*Ini. sudah dapat, Non.
Terimakasih.
Ehh... posisinya di depan kampus dekat sini*.
ucapnya smbil mlihat posisi.
Kalau gitu, saya duluan, ya. kalau urusanku sudah selesai, kuhubungi lagi.
ucapnya smbil berlari.
*Baik, Non.
Pasang drone-nya, ikuti Nona dari jarak 100 meter, ya.
Siap*!
1 Jam sebelumnya...
Pangeranku!!!
batin Megan.
*Ah...
Buat yang tadi pagi, terima kasih banyak, ya. kau sudah membantuku.
Kalau kakak tidak menolong saya tadi, saya pasti sudah tertabrak.
Terima lah ini sebagai tanda balas budiku pada kakak*.
ucap Megan memberi kunci Mobil Ferllo F8 Tributto.
Kau menghina ku, ya..?
melempar pemberian Megan.
Ahh!!
teriak siswa-siswi.
Heii!!
teriak Airin dan Naila.
*Hentikan kebiasaanmu menggunakan uang untuk semua urusan...
Kau membuat Fakultas ini jadi kacau.
Megan tenang dulu*.
__ADS_1
ucap Naila.
Yang dibilang kakak itu ada benarnya juga.
ucap Airin.
Priaa seperti inilah yang kutunggu-tunggu..
jawab Megan.
Dasaar kamuu...
terkejut Airin dan Naila.
Gimana kamu bisa berlaku begitu ke senior Dean?
ucap Airin.
Iya, Itu Kak Dean lohh...
sahut Naila.
Kakak yang ini adalah pangeran yang aku temui tadi pagi...
jawab Megan.
Pangeranmu itu tenyata Kak Dean, ya...
Dia orangnya sulit sekali dan posisinya sebagai presiden di semester 5.
ucap Airin menggosip.
Maaf ya,
Maaf ya, Dean.
Kami salah...
ucap siswa siswi.
Aku juga kurang tau tentang nya. Tapi setahuku dia itu yang paling tegas di angkatannya.
gosip Naila.
Setahu aku, dia pintar sekali, sampai dapat beasiswa untuk lanjut di luar negeri. Tapi, dia nggak mau ngambil beasiswanya. kata orang dia memang orang kaya dan rumahnya besar banget.
ucapnya Naila lagi.
Kamu malah mau kasih barang ke dia. orang orang bilang dia adalah anak pemilik hotel yang terkenal di seluruh dunia.
ujar Airin.
jawab Megan.
Tapi yang kutahu, keluarganya adalah pemilik Mall atau Perusahaan XXI yang hasil profitnya milyaran.
ucap Naila.
Ada juga yang bilang dia anak bawahannya seorang politikus.
gosip Airin.
Yang lainnya bilang dia adalah keturunan Raja di bagian bumi Utara yang kabur untuk tinggal di Thailand.
gosip Naila.
Ternyata dia benar-benar PANGERAANN!!..
ucap Megan terpesona.
Kamu dengarkan omonganku, nggak sih?...
ucap Airin dan Naila terbengong.
Ternyata aku sudah melakukan hal yang salah.
ucap Megan.
Aku harus minta maaf padanya, sesampainya di rumah.
batin Megan.
***
Itu diaa..
batinnya
Rumah kakaknya dimana, ya?..
batinnya smbil mengikuti.
!!!
Degg..Degg...
Deegg...Degg...
__ADS_1
Ketahuan nggk yaa..
batin Megan deg-degan.
Nggak apa-apa, kan? aku cuma ingin tahu rumahnya...
batin Megan smbil mngntip.
Ikutin kerumahnya, baru minta maaf.
batin Megan.
***
Ini Apartemen mewah di tengah kota.
batin Megan terkejut.
Ahh! dia sudah nyebrang..
Apa dia tinggal di sini?
Dia sekaya ini, tapi aku malah mau kasih mobilku ke dia.
Malu banget. sekarang aku harus minta maaf padanya.
Megan yang terdiam ngomong sndri.
Ahh... dia hilang kemana?
Apa sudah masuk ke apartemen ini?
kebingungan.
Gimana caranya, ya?...
Aku kan nggak punya keycard, jadi nggak bisa masuk. nomor teleponnya juga nggak punya.
Apa aku harus beli kamar di apartemen ini?
batin Megan sambil mengamati satpam.
Ehh!!!
Perempuan itu jangan jangan pencuri pakaian dalam laki laki! iya bukan?
ucap satpam salah satu.
Iya kayaknya..
ucap satpam
Ehh...
Megan terkejut.
Bukaaan Akuuu!! Kyaaaaa!!!
teriak Megan berlari.
Dia kabur. Ayo, tangkap dia!
ucap satpam.
Hilang kemana dia? cepat sekali larinya.
ujar satpam.
..
Fyuuhh..
Kenapa aku harus mengalami hal seperti ini?
ucap Megan.
*Ehh!!!
Sluurr..Sluurr..
Ah, anjing apa ini? jijik banget*!
ucap Megan melihat ada anjing di kakinya.
Bruno! sudah kubilang, kan? kalau lagi mandi, jangan lari lari.
teriak seseorang.
Ah...
Guuk..Guukk...
Kamu...
Kenapa bisa ada disini?
tanya Dean terheran.
__ADS_1
Kenapa Pangeranku tinggalnya di perumahan kecil beginii!
batin Megan terheran-heran.