Take My Money

Take My Money
Ep.07


__ADS_3

Take My Money💵


Masih di tempat yang sama


Megan mengamati handphone nya


Baiklah. akan aku ikuti saranmu Grace..


batin Megan sambil megang handphone.


Beberapa menit kemudian


Tinggal tanda tangan, selesai.


ucap Pak Narto.


Oke. tolong selesaikan semua pada malam ini, ya..


jawab Megan.


Percaya saja sama Pak Narto.


ucapnya membungkuk.


Jam 17.25


Langit pun berubah warna, menjadi orange(sunset)


Dean sedang berjalan pulang.


Ahh! Kak Dean hari ini pulangnya telat.


ucap Daisy.


Gimana, Kak?


Jadi sama Kak Megan pacaran, yaa?..


ucapnya.


Kamu ingin jual Kakak, yaa?.


jawab Dean.


Gedung Nual Sri


Kak Megan kan orang baik.


ucap Daisy


Diam kamu.


sahut Dean.


Nomor di pintu kamar kita copot lagi.


ucap Dean.


Jam 20.02


Malam Hari yang berbintang


Tangg.. Klatangg..


TangTang.. Klatangg..


Kenapa malam ini suara dari luar berisik sekali.


ucap Dean kesal.


Suara seperti orang memindahkan barang, mungkin mereka mau pindah.


sahut Daisy.


Bairkan saja. besok aku harus bangun pagi,


sekarang langsung tidur saja.


ucap Dean.


Mereka pun tidur


Pagi pun tiba


Matahari terbit dengan cuaca yang indah


Jam 06.45


Drrr.. Drrrtt...


suara alarm Dean berbunyi.


Kakak buru-buru mau kemana? Pagi pagi begini.


tanya Daisy mengucak mata.


Kakak ada urusan, duluan yaa..


jawab Dean.


Dean menghampiri pintu


Ceklek..


Ah! selamat pagi, Kak💓


ucap Megan sambil meminum teh.


Dean melongo dengan apa yang dia lihat pagi ini.

__ADS_1


suasana depan rumahnya benar benar berbeda dari biasanya.


Mungkin aku kebanyakan belajar


batin Dean mengucak mata tdk percaya.


Lagi lagi Dean melongo melihat cat tembok rumahnya.


Suka, tidak?


ide renovasi gedung ini dari Megan sendiri, Kak.


ucap Megan.


APA YANG KAMU LAKUKAANN!!


ucap Dean shock.


Melihat Bu Sri (sang pemilik gedung) lewat


Dean pun bertanya.


Ahh!! Bu Sri!! Apa yang terjadi, Bu?!!


tanya Dean terheran.


Wahh, Adik Dean.


Ibu sudah jual gedung ini.


jawab Bu Sri


Kebetulan Nona itu ingin membeli gedung ini dengan harga yang tak bisa Ibu tolak.


ucapnya berbisik


Hu Hu Hu..


Ibu mau jalan-jalan keliling dunia selama 3 tahun.


tidak usah cari-cari ibu, yaa..


ucapnya meninggalkan mereka.


Megan hanya ingin membalas Budi Kakak.


ucap Megan polos.


Saya berpikir keras mau tanam kebun tulip atau bunga lavender, yaa..


tanya Megan.


Untuk bayaran setiap bulan, Kakak bayar seperti biasa saja.


Megan tak memaksa kok!


ucap Megan.


Kamu ini betul- betul...


ucap Dean kesal.


Sial, nanti keburu telat.


ucap Dean melihat jam tangannya.


Wwaahhh..


Aku akan bereskan urusan denganmu pas pulang.


ucap Dean terburu-buru.


Duhh.. kakak buru-buru sekali.


ucap Megan kesal.


Padahal aku ingin dia memilih bunga untuk hiasan luar.


ucapnya lagi.


Woww, ada apa ini, Kak?


tanya Daisy dari kejauhan.


Megan yang mendengarnya sentak kaget.


Adik Daisy mau minum sesuatu?


tanya Megan


40 Menit kemudian


Meja Taman tempat ngobrol mereka penuh akan jamuan dari Pak Narto.


Mereka berdua asik ngobrol dan meminum teh sambil memakan cemilan juga.


Kakaknya pergi ke mana, ya?


kenapa pulangnya lama sekali?


tanya Megan.


Tak tahu juga, Kak.


Tapi aku dengar dia ngomong sama perempuan di telpon.


jawab Daisy memainkan sendok teh.


PERGII SAMA PEREMPUUAAN!!

__ADS_1


batinnya shock.


Pak Narto, tolong cek, dan siapkan mobil, sekarang!!


perintah Megan.


.


.


.


Saya dapat informasi kalau dia disini.


ucap Pak Narto.


Megan memasuki gedung itu.


tanpa disadari olehnya, bahwa dia disana menjadi pusat perhatian oleh pengunjung.


Cantikk bangeedd..


Malaikat ya?


Artiiss bukan yaa?


Wooww..


ucap setiap pengunjung.


Kakak di lantai berapa, ya?


ucap Megan memainkan handphone nya.


!!!


Mau di tempat ini, nggak?


tanya Dean pada seseorang perempuan.


Mau!! ada promosi juga.


jawab perempuan tersebut.


Perempuan itu siapa?!! jangan jangan!!


ucap Megan kesal.


Tenang dulu, Megan!!!


Jangan biarkan pikiran negatif menipumu.


ucapnya mengumpat di depan pintu.


Mungkin temannya adik Daisy...


mengajak beli kado untuk memberi kejutan


kepada adik Daisy.


ucap Megan kepada dirinya.


Iya benar! benar begitu!


ucapnya lagi menenangkan diri.


Bukan!!


jawab seseorang.


Apa?!!


sahut Megan shock.


Aku juga belum pernah lihat dia.


Siapa ya?..


ucap Daisy


...


Emm.. Daisy kamu ikut aku dari kapan?


tanya Megan terkejut.


Dari awal, Kak.


jawabnya.


Kalau begitu perempuan itu siapa?!!


batin Megan terheran.


.


.


.


Take My Money...


support kami terus yaa💓


jangan lupa Rate, Like, Komen, dan Folow authornya🤗


setia selalu dengan "Take My Money"


>Next Episode 👋

__ADS_1


__ADS_2