
bener gak belok kanan! kata Lary masih bingung.
iya, pokoknya rumahku itu pagar tinggi cat kuning emas, dan rumah lantai 3.kata Mely.
Dan terlihat di samping motor Lary ada mobil berwarna biru yang juga ikut menunggu lampu hijau. dan didalam mobil biru itu adalah keluarga Lani yang sedang hendak berlibur.
tapi Lary tidak tahu itu adalah mobilnya Lani sahabat Dayu istrinya.
Hey... itu bukankah Lary? tanya Heran Lani sambil melihat Lary.
wanita siapa yang sedang di boncengi Lary? tanya Lani dalam Hati yang sangat penasaran.
istriku kau sedang lihat apa? tanya Eshan suaminya Lani.
hmm... Ada temanku disana. kata Lani kaget karena tiba tiba Suaminya memanggil dan menepuk pundak Dayu.
Lalu disisi kanan terlihat Lary yang sedang menunggu Lampu hijau. tiba tiba Mely memegang pinggang Lary dan memeluknya erat erat.
dan spontan Lary terkejut dan langsung menyingkirkan tangan Mely dari pinggang Lary.
dan hal itu juga Lani terkejut karena melihat wanita yang di boncengi tiba tiba memeluk Lary.
lalu Lani mengambil Gawai nya dan memotret Lary bersama wanita itu. dan mengirim ke Dayu sahabatnya.
kau sedang Foto apa? tanya suaminya Lani, Eshan.
HMMM.... aku sedang..... sedang foto pohon. ya pohon ada pohon cantik di seberang taman sana. kata Lani terkejut dan gugup.
pohon? jawab Eshan heran.
ya. ayo jalan sudah lampu hijau. kata Lani sambil menyuruh suaminya untuk menjalankan mobilnya.
hey lepaskan tangan mu! kata Lary sambil memberhentikan motornya di pinggir jalan.
__ADS_1
gak. jawab singkat Mely, sambil terus memeluk Lary dengan erat.
apa apaan kau aku sudah punya istri. Kata Lary sambil menyubit tangan Mely.
yasudah ceraikan saja istrimu. kata Mely sambil terus memeluk Lary.
apa apaan kau!!! lepas. kata Lary dengan perasaan marah.
ahhhh.... aku takut jatuh. kata Mely sambil terus
memeluk Lary......
akan aku turunkan kau disini! kata Lary sambil menyubit Mely dengan sedikit keras.
Mely ayo turun!!!!!! kata Lary dengan perasaan sangat marah dan menyuruh Mely turun..
Tolong......... Tolong.... Tolong..... Tolong. teriak Mely kepada pengendara lain yang sedang lalu lalang.
berhenti ayo turun! kata Lary sambil menutup mulut Mely.
Mba. ada apa. salah satu pengendara yang berhenti dekat motor Lary dan menanyakan kepada Mely.
Tolong pak. saya ingin dibuang disini. kata Mely sambil berpura pura menangis.
mas. tolong selesaikan permasalahan keluarga ini dengan baik baik. atau saya laporkan ke polisi karena telah menganiaya istri anda!! kata pengendara sambil menarik jaketnya.
tapi.. pak. kata Lary.
mau saya laporkan ke polisi! kata Pengendara sambil melanjutkan perjalanan.
terimakasih pak... kata Mely sambil pura pura menangis.
yes... berhasil. kata Mely dalam hati sambil tersenyum licik.
__ADS_1
Dasar kau! kata Lary dengan perasaan kesal.
ayo mas jalan. kata Mely sambil tersenyum licik.
Lalu Lary mengendarakan motornya dengan perasaan marah dan terpaksa.
dan sekitar satu jam Lary sudah sampai di Rumah Mely.
Lalu Mely turun dan memberikan uang kepada Lary.
terimakasih ya, mas. kata Mely sambil membuka pagar rumahnya.
PERJALANAN PULANG.
Dalam perjalanan pulang Lary sangat marah dan kesal karena kelakuan Mely.
Sudah mau hujan aku harus cepat pulang. kata Lary sambil terus lalu lalang.
dan beberapa menit hujan turun begitu lebat dan juga terdengan petir bersahutan.
sudah hujan aku harus menepi atau lanjut. kata Lary bingung.
lalu Lary menepi sebentar di Toko.
menepi dulu deh sebentar. kata Lary sambil memberhentikan motornya.
aku harus lanjut atau terus menepi. lanjut tapi tidak ada jas hujan. kalau menepi Dayu akan marah karena aku pulang terlalu lama. kata Lary.
aku harus lanjut karena aku sudah janji pada Dayu. kata Lary sambil kembali melanjutkan perjalanannya walaupun hujan deras dan petir.
sekitar 1jam Lary sudah sampai dirumahnya. dengan semua pakaian basah.
dan juga perasaan khawatir dengan Dayu. yang sudah menunggu di ruang tamu.
__ADS_1
Jangan lupa like, vote, dan komen. terimakasih ya