Teman SD Menjadi Suamiku

Teman SD Menjadi Suamiku
BERTEMU DENGAN DAYU.


__ADS_3

Ahh..... sudah sampai juga. kata Lary dengan napas lega dan berjalan menuju pintu kos Dayu.


Eh... Tapi, Dayu nge-kost nomor berapa ya? tanya Lary dalam hati sambil melihat sekeliling kos kosan.


Semoga pintu nomor 3 benar? kata Lary


Tok.... Tok... Tok... Dayu! kata Lary sambil mengetuk pintu kos Dayu.


Ceklek. terdengar pintu terbuka.


mas maaf cari siapa ya? nama saya bukan Dayu. kata Ibu Ibu yang keluar dari pintu nomor 3.


Maaf Bu, saya kira Ibu Adalah Dayu? kata Lary sambil menggaruk garuk kepala.


mas sedang mencari apa? tanya Ibu Ibu itu dengan Ramah.


Dayu, apa Ibu kenal Dayu? tanya Lary.


Oh.... dia ada di pintu nomor 4.kata Ibu Ibu sambil menunjuk kearah pintu Dayu.


Terimakasih bu, sekali lagi saya minta maaf kalau menggangu waktu Ibu. kata Lary dengan sopan dan pergi meninggalkan pintu kos nomor 3.


lalu Lary berjalan kearah pintu kamar kos nomor 4.


Tok.... Tok.... Tok... Dayu? kata Lary sambil mengetuk pintu.


Lalu Dayu yang mendengar ketukan pintu langsung melihat keluar jendela dan mengintip siapa yang mengetuk pintu.

__ADS_1


Dayu..... Tok... tok... tok. kata Lary sambil mengetuk pintu.


janganlah marah....... aku bisa jelaskan. kata Lary berteriak dari luar kos Dayu.


Lalu Dayu hanya mengintip dan tidak membukakan pintu.


Dayu..... Tok.... Tok...kata Lary sambil mengetuk pintu dengan keras.


Aku kunci saja deh. kata Dayu sambil mengunci pintu kamarnya.


dan melanjutkan nonton TV acara Sore.


Dayu..... kata Lary berteriak dengan keras.


bagaimana dia bisa kesini bukankah didepan gang itu banjir. kata Dayu dalam hati sambil menonton TV.


Tok... Tok... Dayu. kata Lary sambil mengetuk pintu.


Dayu aku mohon buka kan pintu untukku. kata Lary dalam hati sambil bersandar di pintu kos Dayu.


Aku punya kertas tidak ya? tanya Lary sambil merogoh saku celana jeansnya.


huh... ada tapi basah. kata Lary kecewa.


kalo ada aku bisa tulis tulis dikertas dan memasukkan kertasnys kedalam bawah pintu. kata Lary berbicara Dalam hati.


apa aku beli kertas saja ya di foto copy? kata Lary dalam hati sambil berpikir.

__ADS_1


Aku hanya punya 2ribu koin. apa cukup kertas folio harganya 2ribu? kata Lary sambil melihat Dua ribu koin yang ada di saku kemejanya.


semoga dapat. kata Lary sambil berlari kearah Foto Copy.


Lary mana ya? tanya Dayu sambil melihat ke luar jendela.


ah.... paling pulang. kata Dayu melanjutkan menonton TV.


Foto Copy nya tutup tidak ya? tanya Lary sambil berlari kearah Foto Copy.


Ahhhh...... buka bagus sekali! kata Lary sambil berjalan menuju Foto copy.


Mas, beli kertas Folio 2 Ribu. kata Lary sambil memberi uang koin kepada pria.


nih. kata pria itu memberi Folio kepada Lary.


aku punya Bolpoin tidak ya? kata Lary dalam hati sambil merogoh saku kemejanya.


oh ada bagus. kata Lary.


terimakasih mas. kata Lary sambil berjalan kearah kos Dayu.


Disisi Lain terlihat Dayu yang sedang menonton TV di atas kasur nya sambil makan keripik pisang.


Lary kembali lagi kesini tidak ya? kata Dayu sambil makan keripik pisang.


Tok..... Tok... Tok. kata Lary sambil mengetuk pintu di kamar kos Dayu.

__ADS_1


Huh....... Lary balik lagi!! kata Dayu sambil menghela napas yang panjang.


Dayu. baca suratnya ya. kata Lary berteriak dari luar pintu.


__ADS_2