
Ansar';ow kirain nggak tahan pengen malam pertama sambil menaik turunkan alisnya.sambil berjalan ke arah lemari bajunya dan mengambil salah satu baju kaos putih polos miliknya dan celana pendek miliknya yang belum sempat ia pakai. dan memberikan ke Rini sambil berkata. nieh sayang pake baju kaos ini dulu ya bsk baru beli
Rini';iya makasih ya tapi masih ada satu lagi
sambil mengantungkan kata-katanya
Ansar';apa lagi sayang? dengan nada penasaran
Rini';anu.... itu....anu...
Ansar';klw bicara itu yang jelas sayang.....apa itu anu ?
Rini';itu....anu.... celana dalam aku nggak ada
sambil menutupi wajahnya dengan kedua tangannya karna dia sudah yakin kalau mukanya sekarang sudah sangat merah karna menahan malu
Ansar';ow..... celana dalam..... sambil terus menatap Rini karna melihat wajah Rini yang merah bagai sebuah tomat Ansar sangat menikmatinya klw Rini malu seperti saat ini
__ADS_1
Rini';iya kamu mau nggak nolongin aku?
Dengan nada yang sedikit mulai marah
Ansar'; kalau celana dalam dan bh kamu itu udah saya siapkan dari pertama kali kita bertemu aku Uda siapin kamu ambil aja itu di laci putih dekat TV.atau mau saya ambil kan? dengan nada menggoda.
Rini'; enggak usah aku bisa ambil sendiri
sambil berjalan menuju laci yang tadi di bilang ansar. sampa di laci itu Rini langsung membuka dan betapa terkejutnya dia melihat celana dalam dan bh yang mecin semua dan model celana dalam itu semua yang rendah"
what celana dalam rendah yang pilih celana dalam ini siapa??? kata Rini dalam hati
sayang sekalian ambilkan aku celana dalam yang senada dengan kamu.
Rini'; what aku harus pegang celana dalam laki-laki gitu. amit-amit jabang bayi
Ansar'; jangankan celana dalam laki-laki .isi celana dalam laki-laki aja bentar lagi bakal kamu pegang sambil tersenyum mesum
__ADS_1
Rini'; langsung berlari ke arah WC Sakin malunya sama kata-kata Ansar barusan
iya sebelum lari dia sudah bawa semua alat mandi dan semua yang dia butuhkan.
Selan beberapa menit kemudian pintu kamar mandi tiba-tiba terbuka karna . memang ini kecerobohan Rini yang punya kebiasaan kalau mandi nggak pernah kunci WC .iya maklum aja karna kalau dirumah Rini kalau WC udah tutup pasti nggak bakal ada yang berani masuk beda lagi sama dirumah Ansar yang terbiasa tinggal sendirian.
Ansar';dan betapa terkejutnya Ansar sambil terus mematung menatap tubuh polos Rini yang tanpa sehelai benangpun yang menutupi seluruh tubuhnya.
Rini';kamu kok bisa masuk sambil berusaha menutupi seluruh tubuhnya dengan tangan karna sialnya baju handuk semua ada di belakang pintu
Ansar terus mendekati Rini tampa berhenti menatap tubuh polos Rini .
Rini';apa yang kamu lakukan SAR cepat keluar
dasar mesum bentak Rini sambil terus mundur karna Ansar terus mendekatinya dan sialnya dia malah nggak bisa lagi mundur karna punggungnya sudah sampai ke tembok
Ansar'; mengunci Rini sambil berkata di dekat telinga Rini .kamu mau goda aku sayang dengan tidak mengunci pintu kamar mandi lalu mencium bibir Rini dengan lembut dan makin lama makin bergairah.iya walaupun Rini sempat melawan namun bagaimana pun Rini melawan dia tetap kalah kekuatan sama Ansar tapi tiba-tiba ciuman Ansar berhenti karna bibir bawahnya di gigit sampai berdarah .
__ADS_1
besok pasti ceritanya bakal lebih mesra lagi dan seruh
ok gays besok insha Allah aku update LG terus dukung novel ini ya dengan cara like komen dan tambahkan ke favorit kamu biar nggak ketinggalan sama ceritanya