TERBANG DENGANMU

TERBANG DENGANMU
Chapter 1 : Masuknya Penjajah


__ADS_3

Prolog : Sebuah Negara X memiliki pemimpin yang bernama Pangeran X. Sejak selesai perang dunia kedua berakhir, Pangeran X yang berumur 25 tahun itu telah menjadi pemimpin Negara X karena telah membangun kembali negara X dan menyelamatkan rakyat dari perang dunia kedua itu. Negara pun telah terbangun dan kehidupan damai dan sejahtera di Negara X itu. Setahun kemudian tepatnya tanggal 15 Februari 1949 terlihat pesawat orang asing memasuki wilayah Negara X.


Via Telepon ON


Pengawas Menara : Lapor Yang Mulia Pangeran, ada Pesawat asing yang memasuki wilayah Negara X. Apa yang harus saya lakukan Pangeran ?


Pangeran X : Periksa identitas seperti KTP dan Passportnya, kemudian tanyakan tujuan kedatangannya ke Negara X.


Pengawas Menara : Siap laksanakan Yang Mulia Pangeran X.


Via Telepon OFF


Prolog : Pesawat asing itupun mendarat di Negara X. Sesuai perintah Pangeran X, Pengawas Menara beserta timnya pun melakukan pemeriksaan terhadap orang asing itu. Setelah selesai melakukan pemeriksaan, Orang asing itupun di perbolehkan pergi menuju Istana Negara X.


Maaf anda siapa ? Dan kenapa anda ingin menemui saya ? "Pangeran X pun bertanya siapa orang asing itu dan menanyakan tujuan kedatangannya".


Saya ingin membuat kesepakatan yang harus melalui persetujuan Yang Mulia Pangeran X. Ini lihatlah proposalnya terlebih dahulu. "Orang asing itupun memberitaukan maksud dan tujuan kedatangannya sambil memberikan proposal yang ada di tangannya lalu memberikannya kepada Pangeran X".


Baiklah, saya akan mempelajarinya terlebih dahulu. Selama saya mempelajari proposal ini, anda boleh menginap di Istana kami yang kecil ini. "Pangeran X pun mengambil proposal dari tangan orang asing dan mempersilahkan orang asing menginap di Istananya".


Prolog : Sementara itu di Negara Y memiliki pemimpin yang bernama Pangeran Y. Pangeran Y berusia 25 tahun. Pangeran Y memiliki sepupu bernama Pangeran Z yang berusia 20 tahun. Keluarga Pangeran Y dan Z memiliki markas rahasia di pulau A.


Selamat datang saudara sepupuku, apakah kamu lelah sehabis perjalanan jauh ? maka beristirahatlah sejenak terlebih dahulu. "Pangeran Y menyambut kedatangan Pangeran Z".


Iya aku sangat lelah. Tetapi untuk sekarang hal itu tidak di perlukan. Karena hal itu bukanlah hal yang penting. Yang terpenting adalah aku ingin membahas sesuatu kepadamu. Membahas tujuanku kenapa aku datang mengunjungimu. "Pangeran Z menghilangkan segala kelelahannya dan memasang wajah serius".


Baiklah saudara sepupuku, katakanlah hal apa yang ingin kamu perbincangkan padaku. Katakan tujuan kedatanganmu ke Negara Y ini. "Pangeran Y pun menanyakan tujuan kedatangan sepupunya itu".


Aku ingin meminta bantuanmu. Negara Z dijajah orang asing. Awalnya orang asing itu datang secara baik - baik untuk melakukan kerjasama. Saat aku mempelajari proposalnya hingga seminggu, orang asing itu memanggil pasukannya dan menggempur wilayah Negara Z. Rakyat laki - laki di jadikan budak jika tidak mau maka mereka dibantai hingga ajal menjemput mereka. Sedangkan rakyat perempuan di jadikan istri mereka, jika tidak bersedia menjadi istri mereka, maka para perempuan itu dijadikan pelacur atau mereka di jual ke negara asing. Dapatkah kamu membantuku dan membantu rakyatku ? Awalnya negara kami, kemungkinan selanjutnya mereka ke negara X dan Pulau B. Kemudian kerajaanmu. "Pangeran Z menceritakan kejadian di TKP".


Ok tenanglah, aku akan membantumu. Kita akan menyusun strategi melawan mereka. Tetapi sebelum itu kita harus datang membantu negara X agar mendapat kepercayaannya untuk bersekutu dan beraliansi untuk melawan penjajah orang asing keparat itu. Ayo kita berangkat sekarang ke Negara X. "Pangeran Y mengajak sepupunya Pangeran Z menuju Negara X".


Prolog : Sementara itu di Pulau B, Pangeran S sedang berbincang - bincang dengan adiknya Putri P dan Putri Q dan juga bersama sepupu mereka Putri R. Kemudian saat mereka tengah asyik berbincang, mereka pun melihat orang asing datang menuju Istana dari balik jendela ruang perbincangan mereka. Saat orang asing tiba, orang asing pun berbicara dengan Pangeran S yang berumur 25 tahun itu tentang suatu perjanjian. Pangeran S pun membawa orang asing itu menuju ruang kerjanya di dalam Istana Pulau B. Sementara itu Para Tuan Putri melanjutkan perbincangan mereka yang sempat terhenti karena orang asing itu setelah keluarnya Pangeran S dan orang asing dari ruang perbincangan mereka itu.


Maaf Pangeran S telah mengganggu perbincangan anda dengan para tuan putri. Maksud kedatangan saya ke Istana Pulau B ini adalah untuk meminta persetujuan Pangeran S untuk melakukan suatu kesepakatan. Untuk lebih jelasnya, silahkan Pangeran S melihat proposal ini terlebih dahulu. "Orang asing pun menyodorkan proposal dari tangannya untuk dilihat Pangeran S".


Bawa proposal itu kepadaku. Aku akan mempelajarinya terlebih dahulu untuk menyetujuinya atau tidak. Sementara itu anda dapat tinggal di Istana Pulau B hingga aku siap mempelajari dan menyetujui proposal perjanjian itu. "Pangeran S pun mengambil proposal yang diberikan orang asing untuknya dan memberi izin orang asing untuk tinggal di Istana Pulau B hingga Pangeran S siap mempelajari kesepakatan itu".


Prolog : Tiga hari kemudian Pangeran Y dan Pangeran Z tiba di Negara X dan untuk menemui Pangeran X. Begitu juga dengan Pangeran S yang curiga saat mempelajari kesepakatan orang asing kemudian segera terbang menaiki helikopternya menuju Negara X dan bertemu dengan Pangeran X.

__ADS_1


Akhirnya kita sampai di Negara X. Lebih baik kita langsung menuju Istana X dan menemui Pangeran X. "Pangeran Y pun merasa tenang setelah tiba dengan selamat dan melihat Negara X masih utuh".


Iya ayo. Eh lihat itu sepupuku. Bukankah itu Pangeran S dari Istana Pulau B ? Kenapa iya berada di sini juga ? Ayo kita hampiri dan menanyakan tujuan kedatangannya ke Negara X ini. "Pangeran Z yang melihat kedatangan Pangeran S pun mengajak sepupunya Pangeran Y untuk menghampiri Pangeran S untuk bertanya perihal kedatangannya".


Baiklah sepupuku. Ayo kita menghampirinya. "Pangeran Y pun menyetujui ajakan Pangeran Z sepupunya itu".


Halo Pangeran S, kamu mengunjungi Negara X juga. Apakah tujuan yang membawa Pangeran X hingga jauh - jauh menyeberang pulau untuk datang ke Negara X ? "Pangeran Y yang telah menghampiri Pangeran S pun bertanya perihal kedatangan Pangeran S ke Negara X".


Halo juga Pangeran Y dan Pangeran Z. Aku datang ke Negara X ini karena aku ingin mendiskusikan sesuatu. "Pangeran S pun menyapa kembali Pangeran Y dan Pangeran Z yang menyapa dirinya dan menjawab singkat perihal kedatangannya".


Oh pasti karena proposal orang asing. "Pangeran Z yang tidak sengaja melihat Pangeran S membawa sebuah proposal di tangannya yang menurut Pangeran Z merasa tidak asing dengan proposal itu dan langsung menebak saat Pangeran S menjawab dengan ambigu".


Iya benar. Bagaimana Pangeran Z dapat mengetahuinya ? "Pangeran S pun merasa bingung bagaimana Pangeran Z dapat menebaknya".


Tenanglah Pangeran S nanti kamu akan segera mengetahuinya. Karena tujuan kami untuk membahas hal ini. Baiklah kita akan langsung menemui Pangeran X untuk mendiskusikan hal ini. Sebaiknya kita bergegas. "Pangeran Y pun mengajak Pangeran Z dan Pangeran S masuk ke dalam Istana".


Prolog : Pangeran Y, Pangeran Z, dan Pangeran S pun memasuki dalam kawasan Istana X dan menemui Pangeran X secara mendadak hingga membuat Pangeran X terkejut akan kedatangan Pangeran Y, Pangeran Z dan Pangeran S.


Selamat datang Pangeran Y, Pangeran Z dan Pangeran S. Ada hal apakah yang membuat ketiga Pangeran datang secara mendadak ke Istana X ini ? "Pangeran X yang masih dalam kekagetan karena kedatangan ketiga Pangeran secara mendadak tetap menyambut ketiga Pangeran dan menanyakan maksud dan tujuan kedatangan ketiga Pangeran yang secara mendadak itu".


Maksud kedatangan kami adalah untuk membahas sesuatu. Tetapi dapatkah kita berdiskusi di ruangan yang dimana hanya kita berempat saja yang membahasnya dan di ruangan yang kedap suara agar tidak terdengar siapapun ? "Pangeran S pun mewakili Ketiga Pangeran untuk memberitaukan maksud kedatangan mereka kepada Pangeran X".


Baiklah ayo ikuti aku. Kita akan membahasnya disana. "Pangeran X pun mengajak ketiga Pangeran menuju ke ruang khusus".


Baiklah Para Pangeran hal apa yang ingin Pangeran diskusikan. "Pangeran X pun menanyakan hal yang ingin di diskusikan".


Apakah Pangeran X mendapatkan proposal seperti ini dari orang asing ? "Pangeran S pun memberikan proposal itu kepada Pangeran X".


Bagaimana kamu bisa mendapatkan proposal ini juga ? Iya aku mendapatkannya, dan sampai saat ini sudah tiga hari aku mempelajarinya. "Pangeran X mengambil proposal yang diberikan oleh Pangeran S kepada dirinya dan kaget melihat isi proposal yang sama dengan miliknya".


Inilah tujuan kedatangan kami. Ini sepupuku Pangeran Z sudah lebih dahulu mengalaminya. Awalnya orang asing datang ke Negara Z untuk melakukan perjanjian kerjasama. Pangeran Z mempelajari proposal itu dan menemukan ada kejanggalan. Dan ternyata benar, seminggu setelah proposal itu mereka berikan, mereka melakukan penyerangan untuk meratakan tanah negara Z. Tidak hanya itu, Rakyat laki - laki Negara Z di jadikan budak negara asing itu dan jika melawan atau tidak ingin jadi budak, mereka di bantai. Dan untuk rakyat perempuan Negara Z di jadikan istri. Jika ada yang melawan atau tidak ingin menjadi istri mereka, perempuan itu akan di jadikan pelacur atau mereka di jual ke negara asing. Pangeran Z sepupuku ini berhasil lari dan pergi ke tempatku Negara X untuk meminta bantuan. "Pangeran Y pun menjelaskan kronologi ceritanya sehingga mereka ingin mendiskusikannya".


Apa benar begitu ? jadi kita harus mempersiapkan semuanya jika hal itu akan terjadi. Berarti 4 hari lagi mereka akan melakukan penyerangan. Terima kasih buat semua pangeran atas informasinya. Kita harus bekerja sama untuk mengusir dan melawan mereka. "Pangeran X pun berterima kasih atas informasi yang diberikan oleh ketiga pangeran itu dan memulai untuk waspada. Jangan ada pergerakan yang membuat orang asing curiga".


Prolog : Akhirnya diskusi itupun selesai. Pangeran S, Pangeran Y dan Pangeran Z pun pulang ke negaranya. Kecuali Pangeran Z yang akan pulang ke Negara Y. Semua Pangeran mengerahkan seluruh mata - mata untuk menyebarkan pengumuman dengan kode yang tidak di mengerti oleh orang asing kepada Rakyat untuk menyelamatkan diri mereka dan untuk meninggalkan Negara mereka secara diam - diam pada malam hari menuju Pulau T. Bagi rakyat yang percaya dengan pengumuman itu yah mereka melakukan perintah itu. Sementara yang tidak mempercayainya pun tetap menetap di negaranya. Empat hari pun telah tiba. Suara tembakan dan ledakan granat ataupun bom terdengar ke seluruh penjuru arah hingga terdengar sampai ke dalam gua. Semua anak laki - laki yang dilahirkan di Negara peperangan akan dibunuh agar tidak ada penerus yang membangun Negara. Dalam peperangan itu hanya anak laki - laki yang bernama Pangeran S, Pangeran X, Pangeran Y dan Pangeran Z yang selamat. Mereka berhasil kabur dari Istana mereka karena telah mengetahui rencana orang asing dan bersembunyi di dalam gua yang berada dalam hutan kemudian menyusun strategi melawan penjajah di dalam gua. Ketika Suara dentuman tembakan, ledakan bom ataupun granat sudah tidak lagi terdengar. Pangeran X, Pangeran Y dan Pangeran Z pun keluar dari dalam gua dan berlari hingga menemukan sebuah laut. Setelah suara dentuman tembakan, ledakan sudah tidak terdengar lagi, Akhirnya mereka pun keluar dari gua menuju laut yang berada tidak jauh dari hutan. Kemudian mereka pergi dengan menaiki sampan rakitan menyebrang ke Pulau A Markas Rahasia Keluarga Pangeran Y dan Pangeran Z. Sementara itu dari Pulau B ada kerajaan yang tanahnya di jajah juga. Para Tuan Putri yang tidak ingin jadi pemuas atau pelacurnya penjajah, Putri P, Putri Q dan Putri R pun melarikan diri hingga hanyut dan terdampar di Pulau A. Putri P, Putri Q, dan Putri R pun di selamatkan oleh Pangeran X, Pangeran Y dan Pangeran Z. Para Tuan Putri itu diobati oleh Dr. C dan asistennya Dr. D.


Aku harus selamat, kemana aku harus pergi ? "Pangeran X yang berhasil lari dari rumahnya berlari - lari mencari tempat persembunyian hingga sampai hutan dan terlihat sebuah gua di dalam hutan".


Kemarilah masuk, dan juga jangan lupa menutupnya kembali dengan batu itu. "Pangeran Y dan Pangeran Z yang melihat Pangeran X berlari mencari tempat persembunyian secara serentak menyuruh X masuk yang sejak awal ada di dalam gua tersebut".

__ADS_1


Terima kasih. "Pangeran X pun berlari masuk ke gua dan menutup kembali gua itu dengan batu".


Siapa nama kamu ? "Pangeran Y memulai perbincangan yang memecah keheningan".


Aku bernama X, kalau kalian ? "Pangeran X pun menjawab dan menanyakan kembali nama mereka".


Aku Y dan ini sepupuku Z. "Pangeran Y pun memperkenalkan dirinya dan sepupunya sambil berjabat tangan".


Menurutmu, apa yang harus kita lakukan ? Apakah kita akan berdiam diri saja melihat tanah kita di ambil oleh orang - orang asing itu? "Pangeran Z pun membuka topik pembahasan setelah Pangeran Y memperkenalkan dirinya".


Sebaiknya kita harus menyusun strategi untuk merebut kembali negara kita dari penjajah - penjajah itu. "Pangeran Y memberikan saran".


Aku setuju, tetapi kita harus meminta bantuan rakyat. Dan memberikan beberapa upeti sebagai hadiah karena akan membantu pembangunan Negara. "Pangeran X pun menyetujui saran Pangeran Y dan memberikan sedikit tambahan solusi".


Jadi bagaimana denganmu Z ? Apakah kamu menyetujuinya ? "Pangeran Y pun menanyakan pendapat sepupunya itu".


Aku setuju. Aku rasa ide kalian berdua menarik. "Pangeran Z pun menyetujui rencana Pangeran X dan Pangeran Y".


Y, Z berhenti. Sepertinya aku melihat sampan rakitan yang sudah tidak terpakai. Apakah kalian tidak ingin menaikinya ? "Pangeran X yang menyuruh Pangeran Y dan Pangeran Z berhenti berlari karena melihat sebuah sampan rakitan".


Wah iya, ayo kita naik. X ikutlah dengan kami, kita akan ke Markas Rahasia kami di pulau kosong. Kita akan membahas strategi disana. "Pangeran Y dan Pangeran Z berhenti kemudian Pangeran Y berlari menuju sampan dan menaikinya kemudian mengajak X naik dan mereka berlayar menuju ke Markas Rahasia".


Prolog : Akhirnya Pangeran X, Y, dan Z sampai ke Pulau A dimana Markas Rahasia itu berada. Disana mereka hidup dan menyusun strategi. Pada saat Pangeran X, Y, dan Z tiba di pulau A, mereka tidak sengaja melihat tiga orang perempuan terdampar di Pulau A. Pangeran X, Y dan Z pun berlari menuju ketiga orang perempuan itu dan menggendong mereka masuk ke Markas Rahasia. Mereka pun jatuh cinta terhadap perempuan yang mereka gendong. Pangeran X yang berkulit putih, bermata coklat, beralis tipis tajam, berbulu mata lentik, berambut coklat lurus jatuh cinta kepada Putri P yang dia gendong dengan ciri - ciri yang sama dengan dirinya. Begitupun yang terjadi pada Pangeran Y yang berkulit putih, bermata hitam, beralis sedang tidak tipis ataupun lebat, berbulu mata lentik, berambut hitam bergelombang / ikal jatuh cinta kepada Putri Q yang dia gendong dengan ciri - ciri yang sama pada dirinya. Begitu pula yang terjadi pada Pangeran Z yang berkulit putih, bermata biru, beralis tebal, berbulu mata lentik, berambut biru keriting jatuh cinta kepada Putri R yang dia gendong dengan ciri - ciri yang sama pada dirinya. Setelah diobati profesor Dr. C mengobati ketiga perempuan itu, ketiga orang perempuan itu pun tersadar dan melihat infus berada di tangan mereka.


Profesor Dr. C dapatkah kamu menolong ketiga orang perempuan ini ? "Y pun memanggil Profesor Dr. C yang memang di tugaskan menjaga Markas Rahasia untuk mengobati ketiga orang perempuan yang terdampar itu".


Siap Yang Mulia Pangeran. "Profesor Dr.C pun bergegas menuju ke kamar ketiga orang perempuan itu".


Dokter, kami berada di mana ? Dan kenapa kami di infus begini ? "Ketiga orang perempuan itu tersadar dan serentak menanyakan perihal keberadaan mereka".


Kalian tadi terdampar di pulau ini. Ini pulau Markas Rahasia Negara Y dan Z. Pangeran menolong kalian dan membawa kalian kesini. "Profesor Dr.C menjawab kebingungan ketiga orang perempuan itu".


Dapatkah Pak dokter memanggilkan pangeran yang menggendong saya ? "Putri P pun meminta tolong kepada Profesor Dr. C untuk memanggilkan Pangeran yang menolongnya".


Baiklah Tuan Putri, saya akan mencobanya. "Profesor Dr. C berusaha menolong sang putri".


Pak Dokter, kami juga tolong panggilkan pangeran yang menggendong kami. Oh iya Pak Dokter, jangan memberitaukan identitas kami kepada pangeran yah. "Putri Q dan Putri R yang mendengar permintaan Putri P pun ikut memohon kepada sang dokter".


Saya akan berusaha para tuan putri. "Profesor Dr. C pun kembali menerima permintaan para tuan putri di karenakan mereka di infus".

__ADS_1


Salam Author,


Keith Retno Habibah SE


__ADS_2