
Raka Dimas Alek Lesti dan kedua orang tuanya sampai dirumah mawar...semuanya turun dari mobil...Lesti yang mencari pa de dan Bu de nya ternyata tidak ada...om Dion akhirnya menghubungi pak Wira kakak iparnya...
(om Dion)
*assalamualaikum mas Wira lagi dimana
(pak Wira)
*wa'alaikum salam.. saya lagi dijalan mau pulang...hari ini Bayu sudah pulang dari rumah sakit..kamu dimana Uda nyampe belum disurabaya
(om Dion)
*sudah mas saya sudah sampai depan rumah mu...ya sudah saya tunggu ya
(pak Wira)
*ya sudah tunggu dikit lagi sampe
pak Wira pun akhirnya sampai rumahnya...rumahnya sudah rapi sudah di rapiin sama aji dan Rey...semua sudah direnovasi...pak Wira pun turun dari mobil
(pak Wira)
*assalamualaikum
(Tante ayu)
*wa'alaikum salam... Alhamdulillah kamu sudah sembuh yu
(Bayu)
*sudah Tante
(om Dion dan Tante ayu)
*syukurlah kamu sudah sembuh
Bayu bingung ada 3 cowok yang tidak dia kenal pak Wira dan istrinya pun sama
(Bayu)
*om Tante mereka siapa
(om Dion)
*mereka ini temennya Lesti...yang satu nya adiknya Rey bernama Raka
(Bayu)
*ooooh...tapi mas Rey nya Uda pergi katanya mau kemana gitu...
(Raka)
*kemana ya ... ditelepon tidak aktif
(pak Wira)
*iya hp nya mati...katanya mau ke kantor...ya Uda masuk dulu..ngobrolnya didalam aja..Lesti mana yu
(Tante ayu)
*tadi dia nyari nyari kamu mas..tapi gak tau sekarang mungkin kerumah mbah
Rey yang sudah pergi dari rumah sakit dia pergi menuju lokasi yang sudah dia tahu untuk mencari mawar...jaraknya tidak begitu jauh dari rumah sakit...setelah beberapa jam Rey pun nyampe bukit yang biasa dia bermain dengan seseorang.. disana ada hutan terlarang yang tidak ada yang berani masuk...Rey merasa cemas dan ragu untuk masuk kehutan terlarang itu ...dengan tekad yang kuat Rey pun masuk kehutan terlarang itu..banyak sekali pepohonan yang tinggi tinggi dan suara suara yang membuat Rey merasa merinding...Rey terus menyusuri hutan tersebut tak lama dia melihat sungai dan gedung tua disana...dia merasa aneh didalam hutan ada gudang tua..Rey pun mencoba mendekati pelan pelan gudang itu tiba tiba ada orang yang keluar dari sana Rey pun bersembunyi dibalik pohon besar...Rey berpikir
(Rey)
*apa itu tempat penjahat yang menculik mawar
Rey berbicara dalam sendiri..
Rey pun berjalan pelan pelan mendekati gudang itu...sesampainya dia melihat lihat sekeliling nya dan bersembunyi dibalik tong sampah...ada dua orang yang keluar lagi dari gudang itu sambil berbicara
(1orang)
*si bos kenapa tidak langsung membunuh mereka saja ya biasanya si bos langsung membunuh orang orang yang dia benci...
(1orang lagi)
*mungkin si bos ingin membuat mereka jera dulu baru dibunuhnya...w denger si bos benci karena masa lalu nya dan karena orang tua nya mati karena 1 orang dari mereka kayanya si pak tua itu yang bos paling benci...
ya bener banget...sebenarnya w Uda cape kerja kaya gini w takut masuk penjara...apa Lo gak takut
takut si tapi cuma ini kerjaan yang menghasilkan uang banyak...si bos pintar kita Uda 15tahun kerja seperti ini tidak pernah kan tertangkap polisi .polisi tu pada takut dengan bos..
iya si...sudah lah ayo kita jalan lagi periksa periksa lagi kata si bos takutnya yang bernama si Rey bakalan datang kesini...
Yo...ya si bos benci banget sama yang nama nya si Rey...kayanya ada dendam si bos sama si Rey
ya kayanya...mungkin masa lalunya yang membuat si bos dendam...Yo cabut..
2orang itu pun cabut pergi dari gudang itu...Rey mendengar semua perkataan 2orang itu..
(Rey)
*siapa bos mereka kenapa sangat kenal dengan ku masa lalu 15tahun..
Rey melihat ada pintu terbuka dia pun masuk pelan pelan dia melihat 2 orang terikat dan mukanya ditutup dengan plastik hitam...Rey mendengarkan semua perkataan 2 orang itu dia sangat mengenali suara 2orang itu
(ibu Lisa)
*pa kita sampai kapan seperti ini siapa penjahat yang udah membawa kita kesini
(pak David)
*papa gak tau ma papa juga gak mengenali nya karena dia memakai topeng...
(Rey)
*seperti suara mama dan papa...
Rey bersembunyi didekat tong dan karung yang berserakan...penjahat itu pun datang...Rey mendengarkan semua perkataan nya
(penjahat)
*gimana kabarnya pak David..apa anda bahagia
(pak David)
*pasti anda sudah tau bagaimana kabar saya...anda pun sudah melihat saya apa saya bahagia...
(penjahat)
*hahahaha...anda memang hebat pak tua anda begitu membuat saya tertarik ingin membunuh Anda secepatnya...tapi tunggu anda tidak perlu takut kematian anda adalah dosa terbesar yang sudah anda lakukan terhadap saya....
(pak David)
*dosa apa saya sama anda sampai anda sangat membenci dan ingin sekali membunuh saya...
(penjahat)
__ADS_1
*anda dan anak anda memang sama nya sombong angkuh dan tidak ada rasa terima kasih kepada orang yang sudah menolong...
(pak David)
*saya tidak mengerti maksud anda anak saya yang mana
(penjahat)
*anak anda yang 15tahun ini sudah sok menjadi orang yang sombong dan angkuh dan sama sekali tidak mengenali sahabat kecil nya sendiri yang sudah membantu dia dan menjadi sahabat yang selalu ada untuknya bermain bersama dibukit yang tidak jauh dari hutan ini...apa anda mengingatnya pak David...
(pak David)
*15tahun yang lalu...ada salah apa anak ku dengan mu...dibukit aku tidak mengingat nya
(penjahat)
*ya tentu saja anda tidak akan mengingatnya karena buat anda 15tahun yang lalu itu tidak istimewa buat anda.. mungkin istri anda yang akan ingat siapa saya
penjahat itu menyuruh anak buahnya membuka plastik yang ada dikepala pak David dan istrinya...ibu Lisa hanya diam dia sedang mengingat 15tahun dibukit dan Sahabat kecil anak nya ...setelah plastiknya dibuka...Rey terkejut ternyata benar mereka adalah orang tuanya..penjahat itu pun membuka topengnya...Rey lagi lagi terkejut melihat penjahat itu...
(penjahat)
*apa Anda sudah mengingat nya setelah saya buka topeng saya pak David dan ibu Lisa...
(ibu Lisa)
*ya saya mengingat anda...anda Bagas kan anak dari pak topan Supriyanto teman waktu kecil Rey yang sudah menolong Rey waktu hampir terjatuh dibukit itu...
ternyata penjahat itu adalah Bagas Apriyanto anak dari topan Supriyanto yang tak lain adalah anak dari sahabat pak David dan teman masa kecil Rey...Rey pun kaget mendengar perkataan ibu nya...dia pun baru ingat dan dia merasa bingung kenapa Bagas seperti ini...
(Bagas)
*tepat sekali ibu Lisa...bagaimana pak David apa anda sudah ingat saya...
(pak David)
*ya saya sudah ingat...tapi apa salah saya dan anak saya dengan anda...
(Bagas)
*hahahaha apa salah anda dengan saya...apa anda tidak ingat gara gara anda orang tua saya meninggal gara gara anda saya jadi seperti ini dan kehilangan adik saya...
(pak David)
*bukan saya yang membuat orang tua kamu meninggal dan bukan saya yang membuat kamu seperti ini dan kamu tidak kehilangan adik kamu ..adik kamu masih hidup...saya tau dimana adik kamu Bagas ..kamu salah paham dengan saya...orang tua mu meninggal itu semua karena pak...
pak David belum selesai bicara ada yang datang dari balik pintu.. ternyata seorang laki laki dan seorang perempuan dia adalah Tante dan om nya Bagas yaitu adik dari ayahnya Bagas om nya bernama pak Ariyanto yang sering dipanggil pak Ari dan tantenya bernama Astuti..pak Ari langsung teriak...
(pak Ari)
*dia bohong Bagas...dia yang sudah menyebabkan orang tua mu meninggal dan kamu kehilangan adik mu..itu semua gara gara dia ..
(pak David)
*bohong itu semua bohong...pak Ari kenapa kamu menghasut Bagas untuk membenci saya sepeti ini apa salah saya sama anda..
(pak Ari)
*saya tidak menghasut Bagas pak David tapi emang itu kenyataan nya anda yang sudah membuat Abang dan kakak ipar saya meninggal...dan juga keponakan saya kamu rebut dari tangan Abang saya...
pak Ari pun mendekati Bagas
(Bagas)
*sudah cukup sandiwara mu pak tua...saya tidak akan percaya dengan anda
(pak Ari)
istri nya pak Ari yaitu ibu Astuti pun menyetujui pendapat suami nya dia pun mendekati Bagas
(ibu Astuti)
*betul Bagas apa yang dibilang om mu sudah bunuh saja pak tua ini kau ambil semua hartanya yang seharusnya milik kamu...
ibu Astuti sambil tersenyum jahat...dia menghasut Bagas...
(Bagas)
*Tante dan om benar saya harus membunuh pak tua ini...karena dia yang sudah merebut harta yang seharusnya milik ayah saya ..
(pak Ari)
*sudah Bagas lakukan sekarang...
Bagas pun mengambil pistol dari kantong celana nya sebelum dia menembak..Rey pun berdiri dari persembunyian nya dan berteriak
(Rey)
*jangan Bagas
Bagas pak Ari ibu Astuti pak David dan ibu Lisa kaget mendengar suara itu...
(pak David+ibu Lisa)
*Rey
(Bagas)
*akhirnya Lo datang juga Rey...sejak kapan Lo disana
(Rey)
*w mendengar semuanya...Lo salah paham bagas seharusnya Lo dengerin cerita yang sebenarnya dari papa w...w minta maaf atas sikap w sama Lo.. waktu dijakarta w sama sekali tidak mengenali Lo...malah w menghina Lo dan mengusir Lo pergi dari rumah dan kantor w...w bener bener minta maaf Bagas...masa lalu yang kita jalani dulu bersahabat Lo yang Uda menolong w dan selalu menemani w main dibukit itu...w selalu ingat dan tidak pernah lupa...w pernah mencari cari Lo tapi w gak ketemu...waktu dijakarta Lo bilang Lo sahabat w dan w tidak mendengar kan penjelasan Lo...w langsung mengusir Lo...maafin w Bagas...mohon Lo dengerin cerita dari papa w dulu setelah itu baru Lo mau melakukan apa pun yang Lo inginkan...
(pak Ari)
*jangan dengerin dia Bagas Uda habisi aja semuanya ...
(ibu Astuti)
*betul Bagas bunuh mereka semua...
(Bagas)
*cukup kalian berhenti berbicara...memang kalian yang sudah merawat saya dari kecil kalian yang menjaga saya.. tapi saya tidak tau apa kalian tulus menyayangi saya atau tidak...om dan Tante kalian diam dulu.. aku ingin mendengarkan ceritanya dari pak David kalo pak tua ini berbohong aku akan langsung tembak dia...
(pak Ari)
*untuk apa kamu dengarkan dia Bagas...semua omongan dia bohong semua...
(ibu Astuti)
*betul yang dibilang om mu Bagas masa kamu tidak percaya kalo kami sangat menyayangi mu seperti anak kami sendiri Bagas...
(Bagas)
*diam...kalo kalian tidak mau diam aku tembak kalian juga...
ibu Astuti dan pak Ari pun diam setelah mendengar suara tembakan yang ditembakkan Bagas ke atas...dilantai 2 mawar dan Ken pun kaget mendengar suara tembakan itu..mereka mengira bahwa ada yang ditembak...dan mereka mengira Steven yang ditembak..mawar dan Ken pun berhadapan
__ADS_1
(mawar dan Ken)
*jangan jangan Steven
mereka berbicara barengan..Ken yang panik dan berusaha ingin melepaskan ikatannya ..tapi tidak bisa terbuka karena ikatannya sangat kuat ....
dibawah pak David pun mulai bercerita di 10tahun yang lalu
(pak David)
*Bagas orang tua mu adalah sahabatku yang sudah sangat baik dan membantu ku merintis perusahaan ku disini...dia yang selalu mendukung ku untuk berusaha terus pantang menyerah...saya pun terus berjuang untuk merintis perusahaan saya...ayah mu selalu membantu saya dan bukan ayah mu saja yang membantu merintis perusahaan saya tapi ada satu sahabat kami yang membantu juga kami bertiga merintis bersama sama membangun perusahaan ini dengan sukses dan menghasilkan banyak investor yang ingin bergabung di perusahaan ini...dengan kepintaran dan kecerdasan ayah mu untuk meningkatkan produksi berhasil sampai menjadi nomor 1 disurabaya....tapi disuatu ketika ayahmu difitnah berselingkuh dengan wanita lain...ibu mu sangat marah dan dia sangat sedih terpukul dengan apa yang dia lihat foto foto ayah mu bersama wanita di hotel...ibu langsung meninggalkan ayahmu dan meminta cerai dari ayahmu...tapi ayahmu tidak mau...suatu ketika setelah ibu dan ayahmu resmi bercerai ayahmu selalu mendapat teror dia selalu bercerita dengan saya dan ingin meminta tolong dengan saya..kalo suatu ketika terjadi dengan dia...dia memohon kepada saya untuk membawa adikmu jauh dari sini...waktu itu adik mu masih berusia 1tahun... saya bilang pada ayahmu bahwa saya tidak mau...tapi dia memaksa karena dia tau siapa yang sudah menerornya dan membuat dia bercerai dengan istri nya..dia cerita dengan saya bahwa yang meneror dia dan yang memfitnah dia akhirnya bercerai dengan ibu mu adalah om dan Tante mu Yang ada di sampingmu...
tiba tiba pak Ari dan ibu Astuti berteriak...
(pak Ari Dan ibu Astuti)
*dia bohong Bagas.
(pak Ari)
*kamu jangan percaya dengan omongannya...dia ingin menghasut mu supaya kamu membenci kita...
(Bagas)
*diam om dan Tante...lanjutkan cerita anda pak David
pak David pun melanjutkan cerita nya
(pak David)
*kata ayah mu mereka iri dengan kesuksesan ayahmu dan keberhasilan ayahmu... sampai mereka tega memfitnah dan mengadu domba ayah dan ibu mu...setelah kejadian itu saya pernah bilang dengan ayahmu untuk lapor ke polisi...tapi sayang ayahmu tidak punya bukti kuat...saya pun bingung waktu itu mau bantu ayah mu dan sahabat kami 1 lagi ternyata dia diam diam membantu ayahmu untuk menyelidiki dan mencari bukti...ternyata berhasil dia mengetahui nya...kami bertiga pun lega tapi sayang sekali pas ayahmu ingin lapor ke polisi tiba tiba ayahmu kecelakaan tapi kami tidak tau perempuan yang ada dimobil ayahmu itu siapa apa benar ibu mu atau perempuan lain...kami tidak tau ayahmu kecelakaan kenapa dari pihak polisi katanya mabuk ayah mu mental dan mobilnya pun terbakar dan perempuan itu ikut terbakar didalam mobil wajah tidak dapat dikenali...makanya disangka bahwa itu ibu mu..setelah kejadian kecelakaan itu saya pun menyuruh sahabat kami yaitu pak Ramli untuk membawa adikmu pergi jauh dari sini..pak Ramli pun setuju...dan setelah kamu bertemu dengan anak saya Rey di bukit itu waktu itu usia mu sama dengan Rey 7tahun hanya beda beberapa bulan saja..kamu juga yang menolong anak saya Rey yang hampir terjatuh dari bukit itu...yang tadi nya Rey kesepian tidak ada teman setelah bertemu dengan mu dia pun bahagia..
*Bagas saya tau kamu anak yang baik sama sepeti ayah dan ibu mu...setelah semua kejadian yang menimpa ayahmu...saya baru mengetahui kalo ibu mu masih hidup..tapi sayang...
(Bagas)
*sayang apa kenapa dengan ibu ku anda jangan berbohong kalo ibu ku masih hidup..jelas jelas ibu dan ayahku meninggal karena kecelakaan itu...
(pak David)
*tidak Bagas ibu mu masih hidup kalo kamu tidak percaya tanya saja dengan om dan Tante mu dimana ibu mu sekarang berada...mungkin mereka tidak akan mengakui nya...karena dia takut akan terbongkar kejahatan nya ...
pak Ari dengan muka yang kesal dan mata nya merah karena marah mendengar cerita dari pak david
(pak Ari)
*ngomong apa kamu David kamu sudah berbicara bohong dan memfitnah ku seperti ini supaya keponakan ku membenci ku ah...
pak Ari pun menonjok pak David..Rey yang melihat itu kesal dan menghampiri pak Ari
(Rey)
*kenapa anda kesal setelah mendengar cerita papa saya..apa anda takut akan terbongkar dengan Bagas semua kejahatan anda..saya pun menyelidiki nya...Andre topan adalah nama yang anda kasih ke Bagas kan ...bahwa anda tau kalo adik nya bagas bernama Andre dan topan adalah nama ayahnya jadi anda menyatukan nama itu untuk julukan Bagas supaya dia menjadi seorang mafia yang jahat dan kejam Karena dendam anda kepada ayahnya Bagas dan papa saya...karena ayahnya Bagas tidak menerima anda sebagai manager ditempat kantor papa ku...
Bagas yang merasa aneh dengan perkataan Rey dia merasa ada yang aneh dengan om dan Tante nya...ternyata Bagas hanya dimanfaatin oleh om dan Tante nya untuk membalas dendam nya ..Bagas yang merasa kesal dan marah...
(Bagas)
*tutup mulut Lo Rey w gak percaya semua omongan Lo dan papa Lo...
(pak Ari)
*betul banget Bagas jangan percaya dengan omongan mereka mereka hanya pembohong besar...lebih baik kamu bunuh saya mereka..
Bagas pun mengambil pistolnya lagi dan ingin menembak Rey...sebelum menembak ada seseorang yang datang berteriak...ternyata Aziz
(Aziz)
*tunggu jangan kau tembak Rey...aku punya bukti kalo yang diucapkan pak David dan Rey itu bener..silahkan masuk Bu
Aziz pun menyuruh seseorang untuk masuk.. seseorang itu pun masuk dengan seseorang juga ternyata itu adalah ibu nya Bagas dan Andre...pak Ari ibu Astuti Rey pak David dan ibu Lisa kaget melihat mereka masuk ...
ibu nya Bagas bernama Reni...ibu Reni dihasut oleh pak Ari yang tak lain adik iparnya sendiri ibu Reni mendapat foto pak topan dengan seorang wanita dihotel sedang tidur berdua dihotel...ternyata itu foto editan yang dibikin oleh pak Ari untuk menghasut ibu nya Bagas...ibu nya Bagas pun terhasut dengan foto yang dikasih pak Ari akhirnya ibu Reni marah dan meminta cerai kepada pak topan..akhirnya mereka pun bercerai dan ibu nya Bagas pun dituduh oleh pak Ari karena sudah membunuh suami nya sendiri karena kecelakaan itu...akhirnya ibu Reni pun dipenjara dan menjadi gila.. akhirnya ibu Reni dirawat dirumah sakit jiwa...
(Aziz)
*kamu kenal dia bagas...
(Bagas)
*tidak w tidak kenal dia...
(pak David)
*Bu Reni
(ibu Reni)
*pak David ibu Lisa dan Rey...
(ibu Lisa)
*ibu Reni kamu mengenali kami
(ibu Reni)
*iya saya sudah sembuh,nak Aziz yang menyembuhkan saya...
(pak David Rey dan ibu Lisa)
*Alhamdulillah...
(ibu Reni)
*iya saya senang mendengar kalo anak anak saya telah kembali...mereka ada didekat ku sekarang...Andre ini adalah anak ku yang ke 2 Aziz sudah menceritakan semuanya..Bagas kamu harus percaya dengan apa yang diceritakan pak David jangan kamu percaya om dan Tante mu mereka jahat mereka yang sudah membunuh ayahmu
(Andre)
*pak David saya minta maaf atas kesalahan yang saya perbuat...saya sudah mendengar cerita nya dari Aziz dan ternyata ibu Reni adalah ibu kandung saya...tadi saya tidak percaya karena Aziz memaksa untuk tes DNA akhirnya saya bersedia akhirnya benar saya anak dari ibu Reni...
(pak Ari)
*kalian bohong semua...jangan dengerin Bagas Uda bunuh mereka semua Bagas ...
karena Bagas. bingung mana yang benar dan bohong...akhirnya Bagas menembak Rey tapi sayang Rey tidak kena karena dihadang oleh Andre...akhirnya Andre yang kena peluru nya diperutnya...ibu Reni kaget dan teriak
(ibu Reni)
*Andre anak ku...
ibu Reni menghampiri Andre yang terjatuh ditangkap oleh Rey yang ada dibelakang Andre..Aziz pun sedih karena melihat Andre tertembak karena dia sudah anggap Andre adalah kakak kandung nya..
semuanya pun kaget hanya pak Ari dan ibu Astuti yang sangat senang...melihat Andre tertembak oleh Bagas...
(Rey)
*Bagas w tau Lo itu orang baik Lo..w bertemu sama Lo mengingat masa lalu w bersama Lo yang begitu indah...w anggap Lo sahabat sejati.. sahabat kecil yang baik dan maaf waktu Lo ke Jakarta w tidak mengenali Lo tapi w tidak pernah lupa dengan kenangan masa lalu w bersama Lo ..Bagas w harap Lo seperti dulu...lihat ibu dan adik Lo mereka mengharapkan Lo seperti dulu...
Bagas pun terdiam mendengar perkataan Rey...dia merasa bersalah Walaupun dia tidak tau apa benar Andre dan ibu Reni adalah keluarga dia yang selama dia rindukan...
__ADS_1