
pak Wira sudah meminta anak buahnya untuk bersiap siap menyerbu markas andre topan aji memantau dari rumah pak le nya dengan komputer dia melihat sekeliling markas tersebut dan dia melihat Steven dan Ken di belakang markas tersebut mereka menunggu aba aba dari aji...karena aji sudah bisa berkomunikasi dengan Steven dan Ken...pak Wira memimpin pasukannya dan mencari celah untuk bisa masuk kedalam markas pak Alek...karena anak buah pak Alek banyak sekali ada ratusan anak buah sedangkan pak Alek hanya puluhan saja anak buahnya...anak pertama pak Alek yaitu Ilham dia mengendap ngendap dari sisi samping kiri sedang kan yang lainnya dari sisi samping kanan dan pak Wira dari sisi depan markas..pak Wira pun memberi aba aba dan langsung...
pak Wira
kalian siap semua nya menyerang markas itu
anak buah semua nya
siap jendral
pak Wira
sebelum menyerang kita berdoa terlebih dahulu semoga lancar dan selamat berdoa keyakinan agama masing-masing
anak buah pak Wira
Aamiin
pak Wira dan anak buah nya berdoa dan setelah berdoa mereka langsung serang markas pak Alek tanpa ampun mereka menembak semua anak buah pak Alek tanpa terpeleset pun satu demi satu anak buah pak Alek mati tak berdaya..semua sudah diatur dengan baik ...pak Alek yang tidak jauh dari markas dia ada didalam rumahnya yaitu dibelakang markas pak Alek tidak mendengar suara tembakan karena dia ada didalam ruangan bawah tanah sedang menyiapkan senjata...tiba tiba anak buah pak Alek masuk kerumah dia tertembak mengeluarkan banyak darah dia berteriak mencari pak alek
anak buah pak Alek yang tertembak
tuan tuan tuan markas kita diserang
anak buah pak Alek yang lainnya langsung menghampiri anak buah pak Alek yang tertembak ...
anak buah pak Alek
kenapa Lo...apa yang terjadi siapa yang melakukan ini semua
anak buah pak Alek yang tertembak
markas kita diserang...
anak buah pak Alek
apa siapa yang menyerang
anak buah pak Alek yang tertembak
tidak tau...
anak buah yang tertembak itu pun mati..anak buah pak Alek mendengar itu dia langsung mencari pak Alek dan langsung masuk keruang bawah tanah...dia melihat pak Alek sedang menyiapkan senjata
anak buah pak Alek
tuan tuan...
pak Alek pun menengok kebelakang
pak Alek
ada apa kamu teriak teriak ah...
anak buah pak Alek
markas kita tuan markas kita diserang.
pak Alek kaget mendengar nya dia langsung berteriak
pak Alek
apa siapa yang menyerang markas kita
anak buah pak Alek
saya tidak tau tuan
__ADS_1
pak Alek
cepat semua nya bersiap siap panggil Rey
anak buah pak Alek
siap tuan
pak Alek pun panik dan marah dia penasaran siapa yang sudah menyerang markasnya..Bagas yang tidak jauh dari pak Alek dia mendengar dengan jelas dan tertawa terbahak bahak
Bagas
hahahhahaa...pak Alek pak Alek sepanik itu Lo markas Lo diserang sampai menyuruh anak buah Lo panggil rey...apa Lo takut hah... hahahaha
pak Alek
tutup mulut kamu Bagas atau saya tembak saya tidak takut ..
Bagas
yakin tidak takut....w yakin Lo akan kalah pak Alek hahaha
pak Alek yang mendengar ocehan Bagas dia sangat marah dan ingin sekali menembak Bagas pistol yang ada ditangannya sudah menghadap ke depan Bagas dan ingin menembak Bagas...
pak Alek
aku tembak kamu Bagas dan menyusul keluarga kamu ke neraka..
Bagas
w gak takut silahkan aja Lo tembak pengecut
pak Alek pun menembak Bagas tapi sayang tembakan itu meleset tidak mengenai Bagas..berkali kali pak Alek menembak selalu gagal...anagita mendengar suara tembakan didalam ruangan bawah tanah anagita sebenarnya ingin membawa makanan untuk Bagas tapi dia malah mendengar suara tembakan dia langsung lari dan makanan yang dia bawa dia buang anagita pun melihat pak Alek ingin menembak Bagas...anagita berteriak
anagita
pak Alek pun menengok ke belakang dan tanpa disengaja dia menembak anagita dan anagita pun tertembak dan terjatuh.pak Alek yang melihatnya kaget dan dia berteriak dan langsung menghampiri anagita
pak Alek
ana bangun ana jangan tinggalin papa ana...papa tidak sengaja ana jangan tinggalin papa..papa mohon bangun ana papa belum belum bersenang-senang dengan mu ana
Bagas yang mendengar itu sangat marah apa yang dimaksud perkataan belum bersenang-senang denganmu
anagita
papa
anagita pun pingsan..Bagas yang melihat anagita tidak bergerak dia sangat marah dengan pak alek
Bagas
dasar Lo bajingan anak sendiri Lo bunuh w akan balas semuanya ...
Bagas benar benar sangat marah dan ingin sekali menghajar Dan membunuh pak Alek..pak Alek yang melihat anagita sudah tidak bernyawa dia malah meninggalkan anagita begitu saja pak Alek pun langsung keluar dan membawa banyak senjata...anak buah yang bernama pak Eko yang setiap hari menjaga Bagas dia membuka gembok Bagas dan Bagas pun keluar berlari menghampiri anagita menggoyangkan badan anagita
Bagas
ana bangun ana ..
bagas meriksa denyut nadi anagita ternyata anagita masih hidup..Bagas langsung menggendong anagita dan keluar dari ruangan bawah tanah tapi dihalang oleh pak Eko
Eko
jangan lewat sini bahaya bisa bisa kamu akan tertangkap sama anak buah tuan Alek lebih baik ikutin saya
Bagas
__ADS_1
baik saya akan ikutin bapak saya ingin membawa anagita kerumah sakit
Eko
iya ayo cepat jalan sebelum anak buah tuan Alek datang.
Bagas
iya pak...
Bagas dan pak Eko pun mecari jalan keluar akhirnya dia melihat pintu belakang ruang bawah tanah Bagas dan pak Eko pun membuka pintu tersebut tapi tidak bisa akhirnya pak Eko pun merusak pintu tersebut dengan pisau yang dia ambil dari ruangan senjata pak Alek..pak Eko pun membawa pistol untuk berjaga jaga..pas mau keluar mereka sudah dikepung dengan anak buah pak Wira dikira anak buah pak Wira mereka mafia disana juga ada Steven dan Ken...Steven dan Ken senang Bagas baik baik saja dan bebas dari pak Alek...tapi Ken dan Steven bingung kenapa Bagas menggendong perempuan..
Steven
Bagas dia siapa
Bagas
nanti w ceritain sekarang darurat w harus bawa dia kerumah sakit dengan cepat oiya ini pak Eko dia yang Uda menyelamatkan w...
Ken
ya Uda pakai mobil w aja gak jauh dari sini tapi hati hati..lebih baik Lo dikawal sama anak buah pak Wira aja tolong kalian ikut mereka untuk berjaga jaga
Bagas
oke makasih ya Ken
Ken
iya w dan Steven akan tetap disini mencari Rey
Bagas
ya kalian harus hati hati...w pergi dulu
Steven
ya hati hati
Bagas dan pak Eko pun pergi menuju mobil Ken dikawal dengan anak buah pak Wira..Bagas baru tau kalo pak Wira mempunyai bodyguard..
sedangkan pak Wira sudah masuk kedalam markas dan disana tidak ada apa apa..pak Wira tidak menemukan pak Alek...tapi dia menemukan banyak mayat perempuan...pak Wira melihat ada pintu rahasia dari markas tersebut dia melihat ada tulisan dilarang masuk selain petugas...pak Wira pun mencoba untuk masuk tapi tidak bisa terbuka pintu itu akhirnya anak buah pak Wira mendobrak pintu itu akhirnya bisa terbuka juga...disana terlihat ada tangga untuk turun pak Wira pun turun setelah turun pak Wira melihat pintu lagi..pintu itu pun bisa dibuka pak Wira kaget pas pintu dibuka pak Wira melihat tidak jauh dari pintu itu seperti rumah mewah dan megah dan banyak sekali dijaga orang orang besar dan kekar...
pak Wira
apa itu rumahnya Alek..
pak Wira melihat ada orang yang ingin kesini pak Wira melihat orang itu tidak asing bagi nya dia melihat dengan gaya jalannya ternyata benar saja pak Wira mengenalnya dan orang itu yang selama dia cari..
pak Wira
Alek... ternyata benar itu rumahnya cepat kalian sembunyi terlebih dahulu karena dia bawa anak buah banyak sekali..
anak buah pak Wira bersembunyi dan pak Wira pun bersembunyi dibalik pohon besar itu..pak Alek yang hampir sampai dengan pintu belakang markas dia pun membuka pintu itu dan masuk kedalam nya pas masuk dia tidak menduga pintu markas yang menuju pintu belakang rusak pak Alek curiga dan menyuruh anak buahnya mencari cari
pak Alek
sepertinya ada yang masuk cepat kalian cari mungkin orang itu sembunyi disini atau diluar sana..cepat
beberapa anak buah pak Alek pun mencari cari orang tersebut...sedangkan pak Alek dan anak buah yang lainnya pun keluar dan melihat siapa yang menyerang markasnya...pak Alek curiga kalo yang menyerangnya adalah anggota militer yang profesional bukan orang sembarangan..pak Alek meminta anak buah nya untuk memanggilkan Rey..
pak Alek
cepat panggil Rey
salah satu anak buah pak Alek pun memanggil Rey yang ada dirumah pak Alek tapi sayang Rey sudah tidak ada dirumah pak Alek...Rey sudah pergi anak buah pak Alek yang ada dirumah semua tewas ditembak oleh anak buah pak Wira dan Rey pun membantu pak Wira untuk menangkap pak Alek..pak Alek mengamati semua nya dia tidak bisa berkutik karena anak buahnya satu persatu tewas dan hanya tinggal beberapa saja..pak Alek memang bukan Andre topan yang sesungguhnya dia hanya bawahan Andre topan yang disuruh untuk menyamar sebagai Andre topan...dimana Andre topan yang sebenarnya...???
__ADS_1
.