
sambil loncat - loncat Anne berlari mengatakan ke Oma nya kalau Maiza akan menjadi Mommy nya yang selalu bersama nya dan menemaninya. Ny. Vina yang mendengar nya merasa sangat bahagia karna dia akan bahagia melihat melihat cucu kesayangan nya merasakan kasih sayang seorang ibu dan putra nya ada yang mengurus nya karna Ny. Vina tidak bisa selalu berada bersama putra nya karna harus mendampingi suami nya yang sedang mengurus perusahaan di luar negri.
setelah pembicaraan itu mereka bertiga pergi ke taman bermain yang berada di daerah jakarta utara.
di mobil tidak ada perbincangan antara Devin dan Maiza hanya ke bawelan Anne yang terdengar begitu bersemangat.
Anne " Mommy apa nanti kita akan ke istana boneka? tanya Anne sambil duduk di pangkuan maiza.
Maiza " iya sayang apapun yang Anne inginkan kita akan lakukan bersama " jawab Maiza sambil terus menciumi pipi Anne
Anne yang kegelian tertawa bahagia sambil memeluk Maiza.
Devin yang ada di belakang kemudi pun tersenyum tipis melihat perubahan Putri nya yang biasa nya sulit untuk bertemu dengan orang baru tapi dengan ada nya Maiza putri nya begitu bahagia.
setelah beberapa menit mereka sampai di taman bermain yang saat itu cukup ramai karna di hari weekend.
setelah membelu tiket meraka masuk ke arena tersebut, Anne yang kegirangan nampak berlari kesana kemari meminta Maiza dan Devin menemaninya bermain.
Anne " Daddy Anne ingin Naik itu " ucap Anne sambil menunjuk bianglala.
__ADS_1
Maiza yang sejujur nya phobia ketinggian tidak tega jika harus menolak keinginan Anne yang sangat bersemangat itu, akhirnya Maiza menurutinya dan ikut Naik wahana tersebut.
Maiza " Anak Mommy ingin Naik ini? ayo kita naik " ucap Maiza tersenyum walau sebenarnya hati nya agak takut.
mereka bertiga bergegas antri dan naik wahana itu, dan perlahan berputar naik ketika akan sampai di puncak tertinggi Maiza mulai gemetar dan menutup matanya.
Devin yang tak sengata memperhatikan Maiza yang tidak seperti biasa nya.
Devin " kau baik - baik saja??
Maiza tidak menjawab sehingga membuat Devin khawatir.
Devin " apa kau sakit?
Devin yang paham keadaan Maiza langsung menarik tangan Maiza agar lebih dekat dengan nya, dan tampa ditunda Maiza reflek memeluk Devin dan menenggelamkan wajah nya di dada bidang Devin.
Devin " kemarilah ayo, lain kali jika kau takut katakan saja " kata Devin sambil mengelus kepala Maiza dengan reflek.
perlahan Maiza mulai tenang dan tidak lg gemetar dan merasa nyaman di pelukan Devin.
__ADS_1
Anne yang sibuk melihat keindahan laut dari atas wahana tidak menghiraukan Maiza dan Devin.
tak terasa permainan pun selesai meraka akhir nya bergegas turun setelah Maiza melepaskan pelukan nya.
Maiza " maafkan saya tuan saya tidak sengaja memeluk tuan saya....... " ucapan Maiza terpotong olrh Devin yang langsung menyela.
Devin " tidak perlu minta maaf, makanya lain kali tidak usah gengsi kalau takut katakan saja agar tidak menyusahkan. " ketus Devin
Maiza " dia pikir aku Gengsi??? astaga aku hanya tidak ingin mengecewakan putri nya tp dia malah seperti itu " batin Maiza yang jengkel.
setelah lelah bermain mereka bergegas menikmati makan siang di salah satu restoran cepat saji di sana.
Anne " Mommy aku mau makan sama Mommy boleh? pinta Anne
Maiza " boleh tuan putri ku yang cantik "
mereka makan dalam diam , dan setelah makan siang mereka melanjutkan permainan hingga sore hari.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
TBC
Happy reading