
Setibanya di rumah sakit
Davin dan Maiza bergegas menuju ruang perawatan Anne , setibanya di kamar Anne mata Devin tampak berkaca - kaca melihat putri kesayangan nya terbaring di ranjang rumah sakit . Maiza yang terkejut seketika meneteskan air mata nya melihat Anne begitu lemah di tempat tidur nya .
" Ibu , bagaimana keadaan Anne ? apa yang terjadi sebenarnya ? " ucap Devin sambil mengecup kening anak nya
" dokter bilang Anne yang mengalami syok setelah kejadian tersebut , dan dokter menyarankan agar Maiza bisa merawat Anne untuk sementara waktu , selama masa pemulihan nya dari Trauma , bagaimana Maiza apa kamu bersedia ??? "
" heem aku akan memikirkan nya nyonya karna saya juga bekerja dan sedang kuliah , jd saya blm bisa memastikan " ucap Maiza sambil menatap Anne sendu
" Maiza bisakah kau menjaga Anne sebentar ? aku akan mengantar ibu ke lobby "
Maiza hanya tersenyum dan mengangguk. sepeninggal Devin Maiza menggenggam tangan Anne .
" Sayang bangunlah nak tante Mai rindu dengan tawa mu sayang " bisik Maiza
__ADS_1
tanpa Maiza ketahui Devin sudah berdiri di depan pintu kamar Anne sambil tersenyum mendengan bisikan Maiza yang masih bisa di dengar Devin .
tak lama Anne membuka mata nya dan memanggil nama Maiza .
" Mommy ...... Mommy Mai " ucap Anne lemah .
" ini tante Mai sayang buk......" belum sempat Maiza meneruskan ucapan nya Devin sudah menyela nya
" Iya sayang Mommy Mai sudah disini bersama mu " Kata Devin ke Anne sambil meyakinkan Miaza yang bingung
" Mommy... Anne senang Mommy disini , jangan pergi lagi ya mommy .." ucap Anne sambil terisak
Anne sudah kembali tertidur tinggallah Devin dan Maiza yang sedang menjaga Anne di sisi ranjang
" Maiza bisa kita bicara sebentar ? " bisik Devin melangkah ke sofa
__ADS_1
" ada apa ? " tanya Maiza
" maukah kamu membantuku merawat Anne ? " minta Devin ke Maiza
" Maaf Aku tidak bisa , aku bekerja dan juga sedang menyelesaikan kuliah ku , dan lagi pula kenapa harus aku ?? kan ada Ibu nya , aku bukan siapa2 nya !! ucap Maiza dengan cepat.
" Istriku sudah meninggal saat melahirkan Anne " ucap Devin dengan tatapan kosong dan berkaca2
deg..
" maaf aku tidak tau , kalau .... "
" sudahlah tidak apa-apa , aku mengerti dan aku tidak bisa memaksamu " ucap Devin menyela
Daddy ...... huhuhuhu " tangis Anne
__ADS_1