
setelah akad nikah seperti apa kata David... dia membawa allea pergi meninggalkan kota dan keluarga allea..keduanya naik taksi untuk pergi ke bandara...
dalam perjalanan allea terus diam...david yang terus memperhatikan istrinya .. meski bagai mendapat rejeki nomplok..tp David tetap tak bisa mengabaikan pengantin yang nikah dadakan dengannya itu...
"lee... "
"hemmm"
David menghela nafas..ia bingung mengawali pembicaraan...
"apakah kakak pikir q kecewa dengan Bryan??? "
deg..dia memanggilku kakak... apakah ini pertanda baik dari pernikahan ini...
"maaf... " allea
"untuk apa?? " David
"karena membawamu dalam masalah ini... "
"dari awal kan aku sudah bilang ma kamu.. kalo kamu nikah ma aku aja..dan ujungnya nikahnya ma aku juga kan!! ha haa"... David mencoba mencairkan suasana...
"aku mah seriuss..."
"aku juga duarius malah"
"ah kamu ya Dev.... "
"omong omong kamu tanya begitu??? bukannya kamu cinta ma Bryan..??? "
"sebenernya kalo dibilang cinta ya cinta.. kecewa y kecewa tp mau bagaiman lagi kak... wong Bryan juga maunya gituu!!! "
David kaget dengan jawaban allea...
"lalu knp kamu malah ajak aku nikah kalo ku sendiri sudah menerima keputusan Bryan... "
"ha ha ... la semua udah siap masak harus dibatalin kak??? lagi pula kn kakak yang aku ajak nikah!!! bukan orang asing kn??? "
mendengar jawaban allea David tidak habis pikir...dia pikir allea akan terpuruk ternyata tidak... bahkan Bryan pergi diibaratkan allea seperti layangan putus yang tak mau dikejar...
"semudah itukah le kamu melepaskan Bryan??? "
"aku tu logis aja kak... buat apa terlalu mencintai apa yang belum tentu menjadi milik kita... lebih baik mencintai apa yang sudah ?menjadi milik kita bukan?? "
"berarti aku sudah boleh....!!! "David mendekatkan diri ke allea..
Allea yang merasakan gerak gerik David yang mencurigakan langsung menghindar...
" eitt.... kamu ngapain??? jauh jauh sana!!! "
"katanya.... "
"dasar kamu yaa... laki laki main nyosor aja.. "
"ye gak papa juga kali.. wong kita juga udah sah"...
tak terasa taksi yang mereka tumpangi telah sampai di bandara...
" sebenernya kita mau kemana kak"
"mau pulang ke rumah ku?? "
"lo bukannya rumahmu dekat rumahku itu ya?? "
"itu dulu.. tp sekarang udah pindah"
__ADS_1
"kok nggak bilang aku sih kak?? "
"lah ngapain juga bilang ma kamu kalo kamu sendiri juga ikut denganku...!! "...
" oh iya ya...eh omong omong kita mau kemana???"
"nanti kamu juga akan tau.."
"taunya harus sekarang...kalo taunya nanti ntar kalo ujungnya kamu mutilasi q gimna??? "
"ha ha ha.... kamu kok tau kalo q ingin memutilasi dirimu??
" nah kan nah kan.... "
"******* dirimu sampai habis" bisik David pelan ditelinga allea.
allea yang mendengarnya jadi merinding..dia membayangkan apa yang akan di lakukan David terhadapnya...dalam benaknya berpikir apakah David seorang psikopat atau seorang kanibal kaya sumanto🤣🤣🤣🤣(aya aya wae ya si allea)
ya Tuhan kenapa Engkau jodohkan aku dengan lelaki seperti ini... eh bukannya aku yang ngajak dia nikah ya???.. allea meruntuki kebodohannya sendiri....
setelah beberapa saat akhirnya mereka sampai lah di bandara... dengan ekspresi yang tk bisa digambarkan allea sangat senang.. karena mereka berada di bali... ya bali adalah tempat yang selama ini alea idamkan(hhe he buta para reader maklum ya allea bukan kaum sosialita tp menjurus ke rakyat jelata makanya baru bali aja udah sumringah kaya author ni yang lom pernah ke bali)
bagaikan mendapatkan bintang jatuh..ia sangat senang hingga tk sadar ia sedang memeluk suaminya... dan David pun ikut senang...
"waooo ini bali kak... "
"hemm"
"emejing.. setelah bertahun tahun q berdoa semoga aku bisa liburan ke bali... akhirnya kesampaian juga.... "
"siapa bilang kita mau liburan!! "
"terus kita disini ngapain!!. "
"ayolah kak.. jangan bercandaaa.... "
"kamunya juga banyak nanya ..kita disini ya tinggal lah..masak mau ngemis.. "
"apaaa!!! "
"apa lagi!! " David berlalu membawa koper besar berisi pakaian mereka berdua...
kenapa gak dari dulu sih aku nikah ma dia... kalo tau bakal di bawa ke Bali... wkwkwkw. batin allea
setelah itu mereka masuk ke dalam taksi untuk pergi ketempat tujuan mereka...awalnya allea berpikir mungkin David akan mengajak dia tinggal di perkampungan... namum siapa sangka David malah mengajaknya masuk kedalam apartemen yang punya pemandangan sangat indah....
"kak g salah kita tinggal disini??! "
"hemm.. "
"jawab dong kak... "
"ya sayang... " David mncubit kedua pipi allea... kemudian mmbawa brang kedalam kamar dan pergi mandi..pergi ke kamar mandi
mata allea berbinar seakan sedang melihat surga dunia...namun seketika wajahnya berubah khawatir...
apartemen ini pastilah mahalll.... waduhhh bagaimana kalo kak David disini nyewa...uang dari mana buat sewa apartemen sebagus ini...apalagi aku juga lom kerja... haaa haaa
saat David keluar dari kamar dia melihat berapa prustasi istrinya... entah apa yang istrinya pikirkan.... sampai mukanya kusut seperti itu... kemudian dia mendekati istrinya...
"apa yang kamu pikirkan"
"ayok kak.. kita pindah aja ditempat yang lebih sederhana... "
"kenapa?? kamu gak suka?? "David kaget mendengar permintaan istrinya itu
__ADS_1
" pastilah mahal tinggal disini sedangkan aku juga belum punya pekerjaan.. lalu pake apa kita bayar sewa apartemen ini"
cletakkk..
"apa yang kamu bicarakan!! "
"tempat ini sangat bagus...pasti harga sewanya juga mahal... ayok pindah aja kah"
"heh markonah... kalo mau pindah, pindah kemana?? ini apartemen pribadiku.. "
mulut allea langsung tercengang.. betapa kagetnya mendengar David berbicara seperti itu...pasalnya selama dia puluh tahun ini memang dia tk pernah secara rinci mengetahui latar belakang David yang dia tau David adalah tetangga yang sering dia ajak nikah sewaktu kecil... yang selalu ada saat dia butuhkan bahkan selalu dia repotin dlm banyak hal...
"heh... tu mulut kalo g ditutup ntar kemasukan lalat loo"...
seketika alea menutup mulutnya...
" disini kamarnya ada berapa kak?? "
"satu"
"waduh"
"kenapa?? "
"nanti allea tidur dimana?? "
"ya tidur denganku lah.. "
"tidaaakkk... "
"kenapa tidak?? kamu kn istriku.. lagi pula kamu kan yang maksa aku nikah ma kamu?? " goda David..
"itu... "
"dah lah mandi dulu gih biar seger... sudah sore.. sebentar lagi makan malam... apa kamu g kelaparan??? "
"eh.. iyah kak... "
setelah makan malam...
"kak.. q mw bicara perihal pernikahan kita... mungkin q egois udah maksa kakak nikah ma aku"
"aku suka kok kamu paksa nikah..."
"ah kakak g pernah serius ah!! ”
" iya ya sekarang aku seriuss.. ”
"mungkin ini salah lea kak.. udah maksa kakak nikah ma aku.. tapi q juga gak mau terus terusan egois kalo suatu saat kakak ingin berpisah maka jangan sungkan untuk bilang ke lea. jika suatu saat kakak punya wanita yang kakak cinta.. maka cerai kn saja aku... "
yaelahh ni anak.. antara terlalu polos apa IQ nya ya yang jongkok... masak selama ini dia g sadar kalo dia satu satunya orang yang aku cintai.. batin David..
"masak baru nikah kemarin.. udah mbahas cerai si le"
"bukan begitu kak.. tapi... "
"gak usah tapi tapian... aku ngantuk Lee... kalo kamu tidur diluar ya silahkan tp ntar klo tengah malem didatengin leak jgn bangunin aku ya".. David menuju ke kamar..
sontak bulu kuduk allea pun merinding dan d
segera menyusul David.. seketika David tersenyum....
Hai para reader kuu. jgn lupa tinggalin jejak ya ... aku tunggu bungaanyaa biar hatikuu berbunfa bungaa...
"bukan begitu maksut lea kak..
__ADS_1