Terjerat Cinta Pewaris

Terjerat Cinta Pewaris
cerita yang terlewatkan.


__ADS_3

setelah drama semalam karena allea gak mau


satu ranjang dengan David.. akhirnya David


mengalah...david tidur disofa sedangkan


allea tidur diranjang...keesokan harinya allea terbangun dan dia melihat David yang masih tidur pulas diranjang...ia menuju dapur untuk melihat bahan makanan yang ada dikulkas...ternyata tidak ada apapun selain..


"kamu mau apa?? " tanya David yang sedang bersandar di dinding dekat dapur sontak membuat allea kaget..


"mau bikin sarapan kak" allea nyengir


"tidak ada apa apa disana.. kalo kamu mw memasak nanti kita pergi ke swalayan buat belanja bahan makanan... "


"eh iyaa kak.. "


"nanti kita delivery saja...eh iya Lee.. nanti aku mau pergi ada urusan.. kamu gak papa kan dirumah sendirian... kalo kamu perlu sesuatu kamu tinggal telp aku saja.. nanti akan aku suruh orang untuk mengantar keperluan mu..." terang David menuju lemari pendingin kemudian meneguk air yang dia ambil dari dalam lemari pendingin itu..


"kak... aku boleh nanya gak??? "


"hemm"..


" paman Edward yang dlu tinggal sama kakak kok g ikut pindah kemana dia!!!"


"oh paman Edward!!dia sedang pergi mengurus perusa......dia sedang bekerja.... "


"ohhhh jadi paman Edward bekerja di perusahaan ya???"


"hemm".


" dia kerja di perusahaan apa kak kalo boleh tau??? "


"Wijaya company.. "


"wah perusahaan itu singgung sangat populer kak.. setiap hari ayah selalu menceritakan betapa hebatnya perusahaan itu..bahkan konon kabarnya yang punya perusahaan itu adalah seorang cewek..."allea antusias tapi tidak dengan David


"kamu tau banyak ya!! "


"gak juga sih.. cuma setiap hari ayah selalu berbicara tentang perusahaan terbesar itu.. ayah sangat mendambakan untuk menjadi karyawan meskipun dikantor cabangnya saja di tempat kita tinggal dlu"


"ohh..."


tiing ting.. suara bell pintu...


"mungkin itu pengantar makanan kak... aku buka sebentar.. kakak mandi aja dulu.. nanti aku siapin makanannya..


" ok.. "


allea membuka pintu dan mengambil mkakanan tersebut dan menatanya dimeja makan...kemudian menuju ke kamar untuk memberi tahu David kalo makanannya sudah siap...meski masih canggung dan asing tp dia sadar betul walau bagaimanapun dia sudah menjadi istri David... saat allea membuka pintu kamar dia melihat David hanya mengenakan handuk dipinggang... terlihat otot otot kekar perut sixpack... waaoo sungguh pemandangan yang sangat menawan untuk dipandang sepersekian detik dan kemudian allea sadar dan menutup matanya dg kedua tangannya..kemudian memalingkan wajahnya..David yang sdar melihat tingkah tersenyum...


"kak makanannya sudah siap.. q tunggu di meja makan ya" kemudian allea berlalu..


"hemm" David tersenyum tipiss...


sesampainya dimeja makan.. mereka makan bersama...


"kak... "


"ada apa??? "

__ADS_1


"lain kali kalo habis mandi pintu kamarnya di kunci napa biar allea gak sembarangan masuk..! "


"ha ha ha lalu knp kali sembarangan.. la wong ini juga rumahmu... "


"gak gituu juga... tp kalo pas allea masuk trus kakak telan**ng gimana??? "pipi allea bersemu merah..


" ow... karena itu... trus kenapa kalo aku telan**ng... kamu tidak sedang berpikir untuk meperko**ku kn Lee"..


"yeee sembarangan..mana mungkin q memperk**a kakak.. yang ada tu kakak yang memperk**aku hahahaa.. " menyembunyikan rasa malunya...


"ooh jadi aku boleh memperk**amu ya??? "


"ya tidak.. eh belom boleh?? "


"kok belum.... berarti boleh dong kpn kapan?? "


"ituu ituuu.....dh lah kak lain kali pokoknya kalo mw ganti baju pintu kmar kunci dlu.. "


"ok cantikkk'


setelah selesai sarapan David pun pergi... allea pun tinggal sendiri di apartemen...seharian allea hanya tiduran kesana kemari... dia mau keluar tp dia juga tidak tau mw kemna lagipula dia juga bingung mau ngapain... hingga ia berinisiatif untuk membersihkan apartemen tersebut..saat ia bersih bersih ia melihat sebuah foto keluarga dan David kecil diantara keduanya...


"wah dia tidak berubah selalu menawan walau masih ingusan ha ha ha.." allea menertawakan foto masa kecil David...


ting... suara bell berbunyi..


kemudian allea mengintip siapa yang datang dan ternyata paman Edward yang datang...


saat pintu dibuka..Edward pun kaget.. kenapa ada allea disini...allea pun nyengir pada Edward...


"halo paman?? "


"selamat pagi nona...sedang apa anda disini??? "


"ehh itu anu ehh... "


"apakah David disini nona??? "


"dia baru saja pergi.."


"oh kalo begitu saya permisi dulu ya nona.. "


***


"apa kamu bertemu dengannya paman..."


"ia Tuan... " jawab Edward yang sedang fokus mengemudi mobil mewah hitam...


"calonnya tidak datang saat acara akad nikah dan aku yang diminta untuk jadi pengganti pengantin pria nya... "


Edward melihat Tuan tersenyum iku bahagia..memang selama ini allea adalah satu satunya orang yang selalu membuat Tuannya bahagia...dan saat allea memutuskan untuk menikah dg orang lain.. seketika itu pula Tuan seperti kehilangan separuh hatinya dan memutuskan untuk pergi dari kehidupan allea selamanya... namun siapa sangka ternyata musibah yg menimpa gadis itu membuat tuannya mendapatkan apa yang diinginkan selama ini...


"aku pikir hari itu adalah hari dimana aku akan menemuinya untuk terakhir kalinya... namun siapa sangka hari itu adalah hari dimana aku bisa memilikinya selamanya.. "


"selamat Tuan atas pernikahannya..apakah Tuan ingin mengadakan resepsi atas pernikahan Tuan?? "


"mungkin dalam waktu dekat ini belum... entah lah... kalo allea setuju aku akan mengadakannya... "


"baik Tuan"

__ADS_1


"lalu bagaimana perkembangan laporan perusahaan??? apakah bram bisa menangani ular berwujud manusia itu??? "


"seperti yang saya laporkan pada anda Tempo hari...sepertinya nyonya besar sudah mulai menghasut para pemegang saham untuk tetap mempertahankan CEO yang sekarang..."


"lalu apa langkah selanjutnya?"


"kita tunggu bram saja Tuan...mungkin sebentar lagi bram akan memberi kabar baik untuk kita"


"paman.. maaf"


deg.. Edward


"maafkan aku paman selama ini sudah merepotkanmu dan bram.."


"sudah semestinya kami melakukannya Tuan.."


"untuk saat ini dan seterusnya biar aku dan bram saja yang menyelesaikan... paman sudah berumur.. seharusnya paman sudah istirahat... "


"tidak apa Tuan.. sudah menjadi tanggung jawab saya.."


"Terima kasih paman"


***


"wah jenuh banget ya dirumah...aku mau telp kak David ah.. "


ting ... bel berbunyi..


"kenapa hari ini banyak yang bertamu ya?? "


allea membukakan pintu rumahnyaa..


"Dev... kammmmmuuuu...kamu siapa??? "


bram terkejut melihat yang membukakan pintu apartemen David adalah seorang wanita..


"kok malah nanya... harusnya aku yang nanya kamu siapa dan cari siapa???"


"oh maaf nona saya teman nya David.. apakah David ada dirumah??? dan kalo boleh tau siapa anda ya??? "


bram masih bingung kenapa ada seorang wanita didalam apartemen David..


"saya istrinya...David sudah keluar tadi pagi.. "


"apaaa... kamu istrinya David??? sejak kapan David menikah?? kenapa juga aku gak diundang??, apa jangan jangan kamu menipu ya nona?? "


"yee enak aja...kalo kamu temannya David sana tanya sama David kenapa g di undang..dan satu lagi kamu kurang ajar banget ya!! ngatain orang yang baru kamu kenal penipu"


jedarrrrr...


pintu ditutup dengan keras oleh allea karena dia bete sama bram...


bram yang sedari tadi melongo didepan pintu tersentak kaget...otaknya belum selesai mencerna dikagetkan oleh suara pintu itu...


"waduhhh dia marah.... aku harus menemui David untuk meminta penjelasan masalah ini..."


bram pergi meninggalkan apartemen itu untuk mencari David.. dia harus meminta penjelasan atas hal ini...


"katanya dia akan kembali setelah menghadiri pernikahan pujaan hatinya dengan orang lain...tp kenapa setelah kembali malah bawa istri sih sebetulnya dia menghadiri pernikahan apa emang mau nikah sih"

__ADS_1


sepanjang perjalanan bram terus ngomel gak jelas..karena dia ingin meminta penjelasan pada David akan hal ini....kenapa David menikah dan siapa yang dinikahi David itu...


haii para reader...semoga kalian terhibur ya... aku hanya penulis amatiran banyak hal yang perlu aku pelajari jadi moon maaf jika ada salah salah....


__ADS_2