Terjerat Sang Ceo Tampan

Terjerat Sang Ceo Tampan
10. penghianatan


__ADS_3

********


...keysa baru saja tiba dikantor, seperti leo belum datang. keysa pun duduk dikursi nya dengan lesu.hatinya masih sakit, semalaman dia menangis tanpa henti, dia masih tidak percaya tunangannya dan sahabatnya melakukan itu kepada dirinya....


"kenapa... kenpa meraka menghianati ku? " gumam keysa meremas rambutnya frustasi menggunakan kedua tangannya.


...dada keysa terasa terhimpit sesuatu yang sangat keras, keysa menundukkan kepalanya dan menyandarkannya diatas meja kerjanya....


"*****pagi²***** sudah kusut, bukannya semangat menyambut atasan" tegur seseorang.


...keysa sedikit mengangkat kepalanya dan mengintip siapa yang baru saja bicara dan ternyata sudah ada ceonya dihadapannya. keysa langsung mengangkat kepalanya dan menghadap ceonya....


"selamat pagi pak" ucap keysa berusaha untuk tersenyum.


"kenapa dengan wajahmu? " tanya leo membuat keysa spontan memegang kedua pipinya.


"wajah ku? memang wajahku kenapa pak? tanya keysa.


" bisakah kau menjawab pertanyaan ku, bukannya malah bertanya balik " ucap leo membuat keysa mengerucutkan bibinya.


"apa kau sakit? " tanya leo dan keysa langsung menggelengkan kepalanya. setelah bertanya leo langsung melangkah pergi memasuki ruangan nya begitu saja.


...saatnya jam makan siang, clara datang saat jam makan siang dan mengajak keysa untuk makan bersama. dan mereka sekarang berada di cafe dekat kantor, merekapun mulai memesan makanan....


"key... lo baik² saja kan" tanya clara dan keysa pun mengangguk.


"wajahmu pucat, dan matamu terlihat sendu, apa ada masalah? tanya clara lagi.


" aku baik² saja, mungkin ini karena kecapean saja" ucap keysa dan clara pun mengangguk paham.


"emmm... oh iya clar, kok lo bisa pacaran sama temennya pak leo, kenal dari mana? " tanyak keysa jujur dia begitu penasaran dan kaget saat melihat clara ada diantara mereka.


"gue teman kampusnya leo, brayen, dan indra" jelas clara " mereka bertiga sebenarnya yang bersahabat" jelas clara lagi.


"mereka bersahabat sejak lama, dan ketiga nya sangat menyukai musik. bahkan mereka membuat group band" ucap clara.

__ADS_1


"band" *tanya keysa kaget.


"memang pria sedingin leo bisa memainkan alat musik gitu? aku pikir dia hanya bisa memainkan hati para wanita. astaga aku sok tau banget korban penghianatan ya jadi begini deh" batin keysa*.


"iya.... leo begitu lihai dalam memainkan alat musik. bahkan dia pegang gitar dan vokal, kalau brayen dia pegang bass, dan cowo gue dia pegang drum. maknya kemana-mana mereka selalu bertiga seperti anak kembar yang tidak bisa terpisahkan" kekeh clara membuat keysa ikut terkekeh mendengarnya.


...tak lama pesanan mereka pun datang, mereka mulai menikmati makanan mereka....


"lo harus melihat penampilan mereka, pasti lo langsung kelepek-klepek deh key." Ucap clara dengan antusias.


" seriusan? sehebat apa sih dia saat sedang bernyanyi, aku penasaran jadinya, sebagus apa suaranya " Ucap keysa tersenyum melihat kearah clara.


"terus apalagi yang lo tau tentang mereka? " tanya keysa mulai tertarik tentang pembahasan mereka.


"mereka? sepertinya bukan mereka deh, lebih tepatnya itu leo... iya kan? " goda clara, dan keysa ketahuan kau dia memang penasaran sama ceo galak nya itu.


"gue cuman penasaran aja, jangan mikir yang lain" sahut keysa.


" oke akan gue kasih tau sedikit tentang bos galak lo itu, sebenarnya gue kenal mereka sudah cukup lama karena gue pacaran sama indra sudah dari kami masih kuliah, jadi gue sering mengikuti mereka kemanapun, dan leo gue juga sebenarnya kurang tau dia itu orang seperti apa, soalnya dia tertutup orangnya" jelas clara dan keysa hanya menyimak saja.


"tapi dia tidak seburuk yang kamu pikirkan, meskipun sikapnya dingin dia sebenarnya sangat baik loh key" ucap clara sambil menyiapkan makanan nya.


"lo lagi mikirin pak leo ya, cie ciee" goda clara membuat keysa terkekeh.


"apaan sih, ya enggak lah" jawab keysa.


"bagaimana bisa aku memikirkan orang lain, saat aku baru saja dikhianati" batin keysa.


" kebanyakan cewek yang dekat sama leo tuh, hanya menginginkan hartanya, apa lagi leo susah banget buat jatuh cinta, sepertinya dia memang tidak pernah jatuh cinta sih. gue berharap sih akan ada wanita yang mampu buat dia jatuh cinta" ucap clara.


"masa sih dia gak pernah jatuh cinta" tanya keysa ikut penasaran.


" kata indra, leo tidak percaya sama yang namanya cinta " ucap clara membuat keysa merenung.


"sebentar lagi jam makan siang habis, sebaiknya kita kembali kekantor,,, yok key" ucap clara dan di anggukan oleh keysa.

__ADS_1


******


...saat sudah sampai dikantor keysa dan clara memasuki lift, tidak lama kemudian lift itu sudah sampai keysa dan clara keluar dari lift tersebut, clara pergi ke ruang kerja nya terlebih dahulu dan keysa melihat punggung clara yang semakin menjauh. keysa berlari saat melihat leo sudah berada didepan mejanya....


" se.. lamat si.. ang pak" ucap keysa terbata² dan mengatur nafasnya.


"kebiasaan.. ayo kita pergi" leo langsung menarik tangan keysa.


"mau kemana pak? " tanya keysa heran dan langsung menyambar tasnya.


"ayo ikut saja" ucap leo.


"dasar pemaksa" gumam keysa.


...keysa dan leo sudah duduk di dalam mobil milik leo, dan keysa tidak tau sebenarnya dia mau di ajak kemana....


" bapak mau ajak saya makan siang? "tanya keysa.


" tidak" ucap leo singkat.


"terus sekarang saya mau dibawa kemana? perasaan gak ada pertemuan klien atau meeting" ucap keysa.


" kita sudah sampai " ucap leo, keysa terlalu fokus dengan pikirannya sampai-sampai dia tak sadar sudah sampai ditempat tujuannya.


...keysa menelusuri tempat itu, tempat yang banyak pepohonan segar, dengan taman kecil dan terdapat danau juga. disana juga terdapat papan kayu diatas danau yang terlihat sangat indah, mereka berjalan bersama kearah papan kayu itu dan bagian paling ujung mereka sama-sama duduk dengan kaki yang menggantung diatas air danau....



Clara



Brayen


__ADS_1


Indra


~Tamat~


__ADS_2