
*****
...keysa kembali berkerja seperti biasanya. pagi-pagi sekali dia sudah siap dengan pakaian kantornya, tidak ingin mengulang kejadian memalukan seperti kemarin. keysa turun menuju meja makan, disana sudah ada leo dengan stelan formalnya sedang menikmati kopi panas....
"ayo berangkat" ucap keysa terdengar sinis.keysa masih kesal dengan sikap leo kemarin.
"sarapan dulu" ucap leo dengan santai.
...keysa pun mencomot roti yang ada dihadapannya. keduanya menikmati sarapan dengan diam....
*****
...keysa kembali fokus didepan komputernya, handphonenya terus berbunyi dan tertera nama reno dilayar HP. keysa melihatnya sekilas dan hanya membuang nafasnya kasar....
...hingga tampa terasa waktu sudah menunjukkan jam istirahat, keysa bergegas membereskan perkerjaan nya dan beranjak keluar.sudah beberapa hari ini keysa tidak nafsu makan dan sekarang perutnya sangat lapar. meskipun nafsu makannya belum kembali tapi dia memaksakan untuk makan karena dia tidak ingin sampai sakit....
...keysa berjalan sendiri menuju cafe sekitar kantor dia sengaja memilih makan siang sendiri. untuk saat ini dia hanya ingin sendirian dan mencari ketenangan. masalah yang ia hadapi benar-benar menyita pikirannya, apalagi kepergian papanya yang mendadak, ada apa sebenarnya dengan papa keysa? itu membuat keysa bingung dan sangat mengkhawatirkan papanya....
...keysa hendak memasuki cafe tersebut tetapi tiba-tiba sebuah tangan kekar menahan pergelangan tangan keysa membuat keysa langsung menengok....
"reno" ucap keysa sedikit kaget dengan keberadaan reno.
"kemana saja kamu? kenapa tidak menjawab telponku, dan kenapa pembantu bilang kau pergi meninggalkan rumah" *tanya reno tampa henti.
"kenapa dia? apa dia mengkhawatirkan ku? jangan tertipu key, dia tidak mengkhawatirkan mu. dia hanya beracting karena keinginannya belum terpenuhi" batin keysa, hati dan pikirannya seakan berdebar disana*.
"key" panggil reno menyadarkan keysa dari lamunannya.
"eh" ucap keysa kaget.
"kamu melamun key? sebenarnya apa yang terjadi key?" tanya reno dengan mata yang sendu dan penuh kekhawatiran.
"lebih baik kita makan saja dulu, aku lapar" ucap keysa datar.
" baiklah, ayo" ucap reno mempersilahkan keysa masuk terlebih dahulu.
...mereka memesan makan siang mereka, mood makan siang keysa seketika hilang seketika karena reno....
"kenapa kamu bisa ada disini?" tanya keysa.
"bukan aku, tapi kamu kenapa bisa ada disini? kemana saja kamu selama 3 hari ini, dirumah tidak ada dikantor juga tidak ada. aku sungguh mengkhawatirkanmu sayang, kamu bahkan mengabaikan telpon ku" ucap reno.
"aku" keysa terdiam sesaat, dia tidak bisa bicara apa-apa.
...emosi keysa langsung naik keubun-ubun melihatnya reno yang sok manis didepannya. ingin sekali rasanya keysa menonjok wajah tampan reno itu....
__ADS_1
"kenapa key? pernikahan kita tinggal 3 minggu lagi tapi kenapa kamu seperti menghindariku" tanya reno.
"pernikahan sialan itu tidak akan pernah terjadi,aku tidak akan membiarkanmu menyakitiku lebih dari ini" batin keysa.keysa menatap reno dengan tatapan benci. tenggorokan keysa terasa sakit ingin sekali ia mengutuk reno saat ini juga.
"aku ingin pernikahan kita batal" ucap keysa penuh dengan keyakinan. dia merasa puas akhirnya dia bisa mengatakannya.
"whain tidak bisa ini, lagian kenapa kamu batalin? apa kamu sudah mulai menyukai bosmu itu" tuduh reno dengan nada emosi.
"bukan urusanmu yang jelas aku ingin kita putus! tidak ada acara pernikahan" ucap keysa penuh penekanan. keysa udah tidak tahan lagi ingin mengakhiri semuanya.
"tapi kenapa key? aku tidak mau ngebatalin pernikahan kita, 3 minggu lagi kita akan tetap menikah suka atau tidak suka" reno membentak keysa.
"kenapa dia? apa dia takut rencananya akan gagal" batin keysa.
...mata keysa sudah berkaca-kaca dan bersiap untuk menjatuhkannya tapi keysa menahannya dia tidak ingin terlihat lemah didepan reno....
"makanlah" ucap reno sudah mulai lembut.
...keysa hanya terdiam dan mulai menyuapkan makanan kedalam mulutnya. rasanya seperti memakan duri tenggorokannya terasa sakit, keysa bersusah payah menelan makanannya....
"aku sudah tau keburukanmu dengan sanas" gumam keysa.
...keysa yakin reno dapat mendengarnya dan itu membuat tubuh reno menegang, garpu yang reno pegang jatuh kelantai. reno menatap keysa dengan tatapan syok....
"aku tidak ingin menikah dengan seorang penipu" tambah keysa lagi.
"kebohongan macam apa ini? kamu mendengar hal bodoh ini dari mana key? aku jelas-jelas mencintaimu" ucap reno.
"cukup ren, aku sudah mendengar pembicaraan kamu dengan sanas"ucap keysa.
...reno masih terdiam dengan tatapan kosongnya, mungkin masih mencerna setiap ucapan keysa. keysa memilih untuk pergi meninggalkan reno sendirian, rasa laparnya sudah hilang karena reno....
...keysa pergi meninggalkan reno yang masih terpaku dan kembali kekantor. dikantor masih terlihat sepi, mungkin masih pada istirahat. keysa segera masuk kedalam lift. lift terbuka dan keysa melangkahkan kakinya menuju meja kerjanya....
...sebelum sampai di mejanya, keysa mendengar pertengkaran didalam ruangan leo yang pintunya tidak tertutup rapat....
"ada apa ya? dia lagi berantem sama siapa" gumam keysa " gumam keysa.
"sudah Kubilang berkali-kali, jangan pernah tunjukkan wajahmu dihadapannya lagi, jangan membuatku semakin membencimu" teriak leo.
"aku datang hanya untuk bertemu kamu dan meminta maaf" ucap seorang wanita.
"siapa wanita itu? apa dia kekasih leo?" gumam keysa semakin penasaran.
"maaf? anda mau bilang maaf? kenapa baru sekarang? kemana saja anda selama ini?" ucap leo terdengar menahan emosi.
__ADS_1
"aku tau kesalahanku sangatlah besar, aku mohon ampuni ibu" ucap wanita itu terbata-bata, sepertinya dia menangis.
"ibu? apa wanita itu ibunya leo? tapi kenapa leo terdengar kesal kepadanya" gumam keysa.
"pergilah, jangan pernah datang lagi kesini. jangan pernah lagi menampakkan wajah anda dihadapan saya, kalau anda butuh uang akan saya berikan, berapapun yang anda inginkan" ucap leo penuh penekanan.
"aku tidak ingin uangmu, aku hanya" ucapan wanita itu terpotong.
"ku mohon pergilah, jangan membuatku semakin membenci Anda" ucap leo lirih tetapi penuh penekanan.
...hingga wanita itu keluar dan berpapasan dengan keysa. keysa melihat wanita itu yang ternyata wanita yang pernah datang ke rumah leo dan berteriak ingin bertemu dengan leo....
...keysa tersenyum kaku dan membukukan sebagaian badannya untuk memberi hormat dan wanita itupun berlalu pergi. keysa hanya menatap punggung wanita itu yang menghilang dibalik pintu lift....
...keysa mengambil salah satu dokumen untuk ditandatangani oleh leo. keysa mengetuk pintu ruangan leo, setelah ada sahutan dari dalam keysa pun segera masuk kedalam dan terlihat leo yang sudah tidak memakai jasnya. kemeja biru langitnya sudah dilipat sampai siku....
...keysa melihat sebersit luka dimata leo. leo menatap keysa dengan teduh dan sayu, cukup lama mereka bertatapan dan keysa mampu merasakan sakit yang leo alami....
"ekhemm" leo berdehem dan membuat keysa tersadar dari lamunannya.
"maaf Pak, ada dokumen yang belum bapak tanda tangani"ucap keysa dan menyerahkan dokumen itu kepada leo.
"kamu tidak makan siang key?" tanya leo dengan pandangannya yang tetap mengarah ke dokumen dihadapannya.
"belum pak, saya tadi memang ingin makan siang tapi tidak jadi" ucap keysa dan leo meliriknya.
"ya silahkan pesan makanan untuk kita berdua, kita makan disini saja" ucap leo.
"baik pak" ucap keysa dan segera keluar dari ruangan leo untuk memesan makanannya.
...20 menit sudah berlalu dan makananpun datang. keysa segera membawanya keruangan leo saat keysa masuk, terlihat leo sedang menatap langit yang mendung seakan ingin turun hujan lewat kaca besarnya di ruangannya yang menjadi pilar. leo berdiri dengan kedua tangannya dimasukkan kedalam saku celana....
"pak, makanannya sudah siap" ucap keysa membuat leo menengok kearahnya dan tersenyum kecil kepadanya.keysa membalas senyuman leo dengan kaku dan leo mempersilahkan keysa untuk duduk disofa.
...mereka menikmati makan siang mereka dengan diam, mereka fokus dengan pikirannya masing-masing....
*****
...hari ini adalah weekend, leo mengajak keysa untuk pergi kepuncak karena leo akan manggung disana. keysa penasaran melihat seorang leo Aleksander sang pangeran es bernyanyi dan menghibur para penonton....
...mereka pergi mengunakan mobil Alphard berwarna hitam. keysa duduk bersebelahan dengan leo dan didepan mereka ada indra, clara, dan brayen. clara sibuk bermesraan dengan indra sedangkan leo sibuk dengan handphone nya....
"key, kamu tidak lagi dipaksa lagi sama si leo kan kekantor dengan masih memakai piyama" ejek brayen.
~Tamat~❤
__ADS_1