
cantik dan rey pun hanya saling tatap seolah tidak saling mengenal.
o... iya rey. gimana kalau kamu ikut gabung disini. ujar frans.
sebelumnya maaf. soalnya aku masih ada urusan lain. jadi, tidak bisa ikut gabung kali ini. mungkin di lain waktu saja.
oke deh kamu hati-hati ya.
kalau begitu aku pergi duluan semuanya. ujar rey sambil melihat ke arah cantika.
cantik tidak menyangka kalau rey bisa bersikap dingin seperti itu pada nya.
cantik.... cantik... kamu kenapa melamun? ujar sarah.
aku tidak apa-apa.mari kita lanjutkan makannya.
o... iya, cantik ngomong-ngomong kamu sudah punya pasangan apa belum? ujar frans.
kayaknya kita tidak perlu bahas masalah pribadi dulu ya ujar cantik.
oke....
sarah sepertinya kita harus kembali ke studio karna masih ada yang harus kita kerjakan.
pak frans kami permisi duluan kalau begitu.
mau saya antar?
tidak perlu pak. lagian saya juga bawa mobil.
ya, sudah kalau begitu kami pergi dulu.
cantik dan sarah kemudian berangkat menuju studio pemotretan.
cantik.... aku mau tanya sesuatu pada kamu boleh tidak?
__ADS_1
mau tanya apa sarah?
tadi pas saat kamu bersalaman dengan pak rey. kalian seperti sudah saling kenal.
ah.... mungkin itu cuma perasaan kamu saja sarah.
kayaknya enggak deh cantik.
soalnya tadi tu pandangannya begitu dalam saat melihat mu.
sudah... sudah sebaiknya kita jangan bahas tentang itu lagi.
kita sudah sampai mari kita masuk ke dalam. ujar cantik.
waktu pun berlalu menunjukkan pukul 20.00 wib.
sarah sepertinya kita sudah bisa pulang. kamu mau aku antar atau pulang sendirian?
aku pulang bareng kamu aja.
kalau begitu mari pulang.
cantik Terima kasih ya. kamu hati-hati dijalan ya.
oke bye.....
di perjalanan cantik terbayang akan sikap rey tadi siang di kafe.
ternyata dia benar-benar mencintai wanita di masa lalunya.
di waktu yang bersamaan. cantik dan rey pun sampai dirumah.
rey kemudian membuka pintu.
rey.... ujar cantik.
__ADS_1
namun, rey tetap bersikap dingin.
rey... rey....tunggu... aku mau bicara pada mu.
kamu mau bicara apa?
sebenarnya aku ini kamu anggap apa?
menurut kamu apa?
rey... please kita ini kan sudah menikah selama 3 bulan. tapi, kenapa kamu memperlakukan aku seperti ini?
kita hidup seatap. tapi, terasa kosong.
maaf, aku tidak memberikan hak itu padamu. karna aku.....
karna apa..?? apa karna kamu sudah mempunyai wanita yang kamu cintai?
sekarang aku minta satu hal sama kamu. jika selama 6 bulan ini kita tidak bisa bersama. mari kita bercerai saja. demi kebaikan kita bersama.
dan mulai sekarang kita bebas memilih jalan kita masing-masing.
apa kamu sudah yakin dengan keputusan yang kamu ambil cantik?
iya, lagian untuk apa kita terus bersama bila ternyata hati kita tidak bisa satu. ujar cantik.
rey pun menerima keputusan cantik.
dengan tegar cantik menahan air matanya di depan rey dan kembali ke kamarnya.
paginya. saat cantik terbangun dia tidak melihat bik siti.
bik.... siti... bik siti..?
cantik melihat sepucuk surat di atas meja makan.
__ADS_1
non cantik. bibi izin pulang kampung karna ada urusan di kampung. bibi juga belum tahu berapa lama bibi di kampung.
bibi harap nona bisa....