Terlambat Menyadarinya

Terlambat Menyadarinya
maafkan aku yang telah melukai hatimu


__ADS_3

rey.... kenapa kamu tiba-tiba mencari cantik? ujar frans.


tidak ada apa-apa. kalau begitu aku pergi dulu.


rey ternyata menyusul cantik pulang ke rumah.


cantik.....


rey.....


cantik bagaimana dengan bahu kamu?


bahu aku baik-baik saja rey.


tapi, tadi aku dengar dari frans kalau ternyata bahu kamu memarnya cukup parah.


coba biar aku lihat....


cantik pun hanya bisa diam.


rey kemudian mengangkat lengan baju cantik hingga atas bahu.


cantik memarnya tambah melebar. kenapa kamu berbohong semalam padaku?


sekarang mari kita pergi kerumah sakit supaya ditangani sama dokter.


sudah tidak perlu ke dokter rey. cukup beri obat oles beberapa hari pasti akan sembuh.


baiklah. tapi, tolong ijinkan aku yang merawat luka ini sebagai tanda permintaan maaf aku padamu.


tidak disangka ternyata rey bisa sepeduli dan semanis ini pada ku. ujar cantik dalam hatinya.


rey kemudian menggendong cantik ke kamarnya.


rey.... apa yang kamu lakukan? ujar cantik terkejut.

__ADS_1


rey hanya tersenyum manis.


sekarang sudah waktunya istirahat. ujar rey.


pagi pun tiba cantik melihat rey tertidur di sofa kamarnya.


cantik mengambilkan selimut untuk rey.


namun, sayang rey terbangun dan melihat cantik yang hendak menyelimutinya.


cantik.... kamu sudah bangun? ternyata semalam aku ketiduran disini. ujar rey.


apa kamu hari ini tidak pergi ke kantor rey?


untuk beberapa hari ini aku tidak ke kantor karna aku mau merawat kamu dirumah.


tapi, aku sudah tidak apa-apa...


kamu tunggu aku sebentar disini. ujar rey.


ternyata rey pergi ke dapur dan membuat sarapan.


cantik... waktunya sarapan...


rey.... apa yang kamu lakukan?


membuat sarapan buat kita.


sekarang cepat cicipi selagi panas.


baiklah....


ting.... tong... bunyi bel rumah rey.


siapa yang datang sepagi ini?

__ADS_1


kalau begitu biar aku saja yang buka kan pintu.ujar rey.


cika....... kenapa kamu datang kemari sepagi ini?


aku cemas pada mu karna sudah beberap hari ini kamu tidak ada di kantor. ujar cika sambil memcium pipi kanan rey.


cantik yang spontan melihat pun tanpa sengaja menjatuhkan mangkuk yang ada ditangannya.


cantik......!?!?!?!?


rey kenapa cantik bisa berada disini?


cantik dan aku adalah suami istri. tapi, kami menikah karna terpaksa waktu itu dan kami tidak tidur sekamar. ujar rey.


jadi selama ini kalian berdua sudah saling kenal dan hidup 1 atap?


pantas saja waktu di hari pertama kita bertemu. aku merasa ada yang aneh diantara kalian.


tapi, saat aku bertanya padamu. kenapa kamu bilang kalian tidak saling kenal.


tolong jelaskan semua ini rey.


maafkan aku cika.... ujar rey.


dulu kamu bilang hanya aku wanita yang ada di hati kamu dan kamu akan tetap menunggu aku kembali.


kamu memang wanita yang aku cintai selama ini dan tidak ada wanita lain dihati ku ini.


kami juga sudah membuat kesepakatan. jika dalam 6 bulan ke depan kami tidak merasakan apa-apa kami memutuskan untuk berpisah. ujar rey dengan tegas.


cantik yang mendengar pernyataan itu pun langsung berlari masuk ke kamarnya dan menangis tanpa suara.


kamu jahat....jahat....rey.....aku tidak menyangka kalau rey bisa berkata begitu didepan cika.


cantik aku tahu kamu sekarang pasti sangat sedih sekali, maaf....maafkan aku. ujar rey dalam hatinya.

__ADS_1


__ADS_2