Terpaksa Berbagi Suami Dengan Adik Sepupu Ku

Terpaksa Berbagi Suami Dengan Adik Sepupu Ku
16 April Elen ke 8 yg menyedihkan


__ADS_3

Hari Itu Pada Pagi pagi sekali Tepat nya Di Hari Ulang Tahun Elen Yg Ke 8 Tahun,Ya Lebih Tepatnya di tanggal 16 April,Semua Pelayan Dan Para Satpam tidak terkecuali bik Tuti mengadakan acara Sederhana untuk nona Kecilnya Itu "Nona Elen,Nona....." Ucap Semua Pelayan Dan para Satpam Tersebut di depan Kabar Nona Kecilnya itu.

__ADS_1


klekkkks...... (Bunyi Pintu terbuka) lalu Terlihat Lah Bocah Kecil yg sambil mengucek ngucek matanya Dari Dalam Kamar TerSebut "Kenapa kalian Semua ada Di Depan Kamar Elen Pagi² begini?" (Ucap Elen Dengan Keadaan Baru Bangun Dari Tidurnya)

__ADS_1


lalu seorang Satpam Menggendong Nona kecilnya Itu,Ya Seorang Satpam itu Tidak Asing Di Sebut Dengan Nama Pak Bobon,Lalu Semua Pelayan Menyanyikan Lagu Ulang Tahun untuk Nona Kecilnya itu,Selang Beberapa Jam Kemudian Datanglah Desi Dengan Wajah Bantalnya "Ada apa Ini Kok Rame Sekali Ganggu Orang Tidur Saja,Lalu Sahutan Dari Yudha Di Suami Desi itupun Terdengar,Ada apa Ma? (Ucapnya Dari Jauh) Lalu Semua Pelayan Dan Para Satpam punenjelaskan Bahwa Hari Ini Adalah hari special bagi Nona Kecil nya Itu,Yaitu hari Ulang tahun Nona Elen,Dan Dengan Nada Bentakannya Desi Pun Mengamuk,dan Mengambil Segelaa Air putih yg Berada Tidak Jauh Dari Kue Ultah Yg Di Buat Oleh Bik Tuti Untuk Elen Dari Nempan Yg Di Pegang Oleh Salah satu Pelayan tersebut,Lalu Desi Pun menyiramkan Air putih Tersebut ke Arah Elen Yg pada saat Itu sedang Di Gendong Oleh Pak Bobon,Lalu Desi Mencaci Anak Malang Itu setelah Selesai Mencaci Desi Dan Suaminya Pun Memerintahkah Agar Semua Pelayan Dan Para Satpam Berkumpul Setelah Ini.

__ADS_1


semua Orang Yg Di Suruh Berkumpul Telah Berada Di sana Semua,Tidak Terkecuali Emi Dan Dedy nya,Desi Pun Datang Sambil modal Mandir memainkan Ponsel nya,Sepertinya ada Orang Lain Yg Desi Undang Selain Para Pelayan Dan Satpam ter sebut,Semua Orang Pada Saat Itu Sedang Tegang,ada Juga Yg keringatan Dingin, Tek... tek... tek... tek... (Suara langkah Kaki dari Luar Pintu) lalu Terlihat Dari Luar Pintu Dua orang lelaki Yg gagah,Dengan Senyum jahatnya Desi Menyambut dan Mempersilahkan mereka Ber dua Masuk,lalu Desi Menyuruh Salah Satu Pelayan Untuk Membuat Kan Teh Untuk Di suguhkan Ke Tamu Tersebut,Setelah Lama berbincang Sikap Desi kepada Elen Pada saat Itu sangat Baik Dan Ramah Sekali,Sehingga Semua Orang Yg Berada di Tempat Tersebut Sangat Sangatlah Terkejut,Dan kedua Tamu Tersebut Tidak Lain Adalah Pengacara Yg Akan Mengatasnamakan Rumah Dan Semua Aset Yg Ber Atas Nama Elen Akan Di pindah kan Menjadi Atas Nama Desi Kurnia, Deggggg,,,, (Bunyi Suara jantung Bi Asih) Bagaimana Tidak Terkejutnya Seorang Anak Yg Ber Usia 8 Tahun Di Suruh Menandatangani surat surat tersebut,Lalu salah Satu Pengacara Tersebut Menjelaskan Beberapa hal Yg Harus Di lakukan Untuk Pengalihan nama Atas Rumah Dan Semua Aset Tersebut,Setelah berbincang dengan Waktu yg Lama,Lalu Desi pun Memanggil Elen Dengan Baik Dan Ramah Lalu Ia Menyuruh Bocah Kecil Itu Untuk menandatangani Surat Surat Tersebut, Mohon Maaf Ibu Desi Mohon Tunggu Sebentar Sebelum Nona Elen Menandatangani Surat surat Tersebut Ada Beberapa Hal Yg Ingin saya Tanyakan," Elen Sini Sayang Duduk Dekat Tante,Om Pengacara Mau Bertanya Sama Elen,Elen Gausah takut Jawab Aja Ya Sayang" (Ucap Desi Dengan Senyum Jahatnya) setelah Beberapa Pertanyaan Selesai Di Lontarkan Kepada Elen,Lalu Kedua Pengacara Tersebut sudah Mantap Menyuruh Elen Untuk Bertanda Tangan Juga.Bagaimana Tidak Sedih Dan Menyakitkan nya Pada Saat Itu,Pada Saat Ulang Tahun Elen Yg ke 8 tahun Selain Elen Di Caci Maki Ia Juga Harus Rela Menyerah kan Rumah Dan Semua Asetnya Atas nama Tantenya Yg Jahat itu.

__ADS_1


__ADS_2