
Di dapur terdapat dua org perempuan yang sdg mencuci pinggan sembari bercerita2
" kak lin , bisa ku tanya .. tadi itu siapa ?" tanya alice
" dia adalah adrian , adikku dan calon kepada suamimu " jawab aline senyum
Alice membulatkan mulutnya berkata 'O' . Menjawab acuh tak acuh sahaja
🐇🐇🐇🐇
Selepas membereskan semua kerja2 di dapur , aline dan alice keluar untuk beristirahat di ruang tamu , Begitu juga dgn adrian dan alan . Sementara adeline dan ana berbincang tentang majlis perkahwinan tersebut .
" alan ! aline ! sini sebentar nak !" teriak ana dari dalam kamar keluarga
Sekilas alan dan aline berpandangan antara satu sama lain lalu pergi menuju ke kamar keluarga secara bersamaan .
Adrian menatap alice yang sdg menonton televisyen , langsung tidak menghadapnya sedikitpun
" hei perempuan , ingat yah bahawa kita hanya kahwin paksa tanpa cinta dan aku sebenar sdh mempunyai kekasih " ingat adrian tegas menatap dingin ke arah alice
Namun alice memandangi adrian dgn wajah datar lalu kembali menonton televisyen .
Emang perempuan ini robot atau tidak ? , batin adrian
" kau dgr atau tidak ?" tanya adrian
" ya aku dgr ! kenapa kau fikir aku tuli ya ?!" bentak alice
Adrian memalingkan wajahnya menghadap skrin televisyen itu. Dia tidak ingin bergaduh dgn perempuan yang rasanya tak menarik drpd risa
__ADS_1
2 minggu kemudian
Keesokan paginya adeline membangunkan alice supaya mandi lalu bersiap kerana hari ini adalah hari bahagia buat alice . Tapi sebaliknya ini adalh hri yg menyebalkan bagi alice . Selesai mandi dan bersiap memakai gaun pengantin , alice berjalan lalu duduk di balkoni kamarnya
Aku harap aku akan mendapatkan lelaki yang lebih bagus lebih dripdnya ... Tolonglah kuatkan aku supaya bisa menghadapi semua masalah yang akan lebih berat ku terima , batin alice sedih
Ceklek
pintu kamar alice terbuka
Nampak aline masuk dgn memakai gaun berwarna merah maroon kembang lalu berjalan mendekati alice . " alice , ayo kita keluar kerana sebentar lagi masa bahagiamu akan dtg " girang aline tersenyum mesra
Alice sedikit tersenyum tanda dia hanya merasa sebal sebentar lagi , Ia berjalan lalu dibantu aline supaya alice dapat berjalan dgn sedikit senang ....
Sampainya di sana , ramai melihat alice kerana kecantikkannya dan aura manis nan anggun . Tapi tdk dgn adrian , menatapnya sedikitpun adrian sdh merasa jijik keterlaluan .
Selepas adrian sdh menyelesaikan persalamannya dgn ustaz tersebut , dia memasukkan cincin ke tangan alice dan slps itu baru alice memasukkan cincin di tgn adrian. Mereka berdua sdh sah menjadi suami isteri , Mereka duduk di kerusi hiasan yang tersedia . Para pengunjung menggambarkan sekaligus mengucapkan selamat perkahwinan kpd mereka berdua tanda mereka sgt kagum dgn sepasang suami isteri tersebut...
Tinggal menunggu alan dan aline sahaja lagi
" meriah sekali ya alan , mahu ibu buatkan kau begini juga ?" tanya adeline sembari melihat alab sekilas
Alan hanya acuh tak acuh mengangguk malas kerna dia tahu , jika ibunya sdh berkata begitu , tandanya ibunya ingin dia menikah
" sdh tahu kan , tapi kenapa blm lagi menikah " ucap adeline
" eline ku rsa alan dan aline juga sesuai " tawar ana
Pang !!!!
__ADS_1
Alan dan aline bertembung mata terkejut dgn percakapan puan ana barusan . Aline segera menundukkan wajahnya manakala alan memalingkan wajag ke arah lain ...
" selepas mereka kamu lagi ya nak , bergembiralah " ucap adeline berlalu pergi
" bersedialah , kamu punya turn lagi " ucap ana menyusul adeline
Alan menggaruk kepala yang tidak gatal lalu melihat aline yang sdg menundukkan wajahnya
" Hmm aline , bisa ku tanya kau sesuatu ?" tanya alan menghadap aline
" iya , apa dia ?" tanya aline yang sdh mendongakkan kepala melihat alan
" Kau setuju menerimaku sbagai suamimu "
" hmm mungkin iya " jawab aline
Tidak mereka sangka ada beberapa sepasng mata melihat perbualan mereka .
🐇🐇🐇🐇
Adeline dan ana datang menghampiri adrian dan alice yang ingin plg . Alice sempat memeluk Adeline kerana dia akan merindui ibu yang menjaganya ...
" Bu , ayah di mana ?" tanya alice
" ayahmu lagi kerja " jawab adeline senyum
" lepas ini giliran kakak kamu dgn abg kamu lagi " ucap ana meliht aline dan alan sdg berbual
Semua mata menuju ke arah alan dan aline , seperti ini dunia mereka kerana tidak sadar dgn mata yang memandang . " baiklah ma , bu , kami pamit plg ke rumah ku dulu " pamit adrian diikuti oleh alice diblkgnya . Mereka berdua sempat menyalami punggung tangan adeline dan ana
__ADS_1
Jika ayah tidak ada , jadi di mana papanya adrian . Emang mereka sdh tidak ada papa , ehh !!! alice kok kamu bicara kaya gitu .. jahat tau kamu ! , batin alice
Bersambung