
Alice keluar dari rumah berniat untuk mengelilingi sekitar kawasan rumah milik adrian , oya lupa ini juga sdh menjadi rumah nya sendiri ...
Tiba2 semua para koki dan pembantu berlarian berbaris di tepi carpet merah itu . Tidak lama keluarlah seorang lelaki tampan memakai kaca mata hitam , dibukanya kaca mata hitam lalu diberi pada elliot . Adrian berjalan tanpa menghirau pandangan alice , alice memegang tangan adrian
" adrian , ibu dan mama ada di dalam " bisik kecil alice di telinga adrian
Adrian memandang alice penuh keliru
" apa mama ?" tanya adrian , tangannya masih dipgng oleh alice
" iya " jawab alice malas membimbing tangan adrian masuk ke dlm rumah itu
" hah adrian , ibu dan mama akan tidur di sini dan kamu bertolak ke kastil besok bersama mama " jelas aline
" bagaimana dgn ibu ?" tanya alice
" ibu ikut bersama kami , kerna mengurus majlis perkahwinan kami lagi .. kan sayang " ucap alan
" ya sayang " jawab aline tersenyum
" baiklah lice , rian , kami plg dulu .. asslm " pamit aline
Alice dan adrian menciumi punggung tangan aline dan alan , Lalu masuk ke rumah mereka dgn posisi yang memegang tangan antara satu sama lain . Mereka berdua naik ke lantai 2 untuk ke kamar ...
__ADS_1
🐇🐇🐇🐇
Sampainya di kamar , alice terus mengemas baju2nya memasukkan di lemari yang ada di kamar ganti baju itu . Adrian pula berbaring atas ranjang melepaskan semua kelelahannya sembari curi2 melihat alice yang sdg mengemas baju ...
Alice tahu bahawa dia sdg dilihat oleh suaminya , ia memandang adrian dengan wajah datar yang selalu ia tampilkan , " mengapa kau memandangiku dgn muka seperti itu ? " tanya alice
" aku hanya lelah " jawab adrian frustasi
" ohh begitu ya , i see " ucap alice
" kemarilah " pinta adrian menepuk nepuk ranjang menyuruh alice duduk di situ
Habis mengemas , barulah alice duduk di atas ranjang berdekatan bersama adrian . Adrian yang tadi menutup matanya kembali membuka lalu memindahkan kepalanya berbaring di paha mulus alice . " pijat kepalaku " pinta adrian menutup matanya
" ya " jawab adrian dingin
" jika lelah bermakna kau tidak pusing , kau harus istirahat buat hari ini dahulu ... Apa mahu aku ambilkan makanan atau apa ?" tawar alice
" tidak perlu , kau harus peluk aku supaya kau rasakan betapa lelahnya aku " ucap adrian
Adrian bangun lalu memutarkan badannya , dan skrg posisi mereka berhadapan ... Adrian memeluk alice lalu membaringkan tubuh muggil alice bersamanya . Mereka berdua berpelukan bersama2
*Wah besar sekali tubuhnya , seperti aku tidak bisa memeluk seluruh tubuhnya
__ADS_1
Munggik sekali tubuh Alice, tidak puas untukku peluk*
" sdh tidak lelahkan , aku ingin pergi ... Biar kau istirahat " ucap alice
" cukup memelukku saja " ujar adrian memandangi muka alice
Mereka memandang antara satu sama lain , ntah siapa yang menolak adrian menciumi lembutnya bibir alice . Alice memberontak sekuat tenaga namun hasilnya nihil , manakla adrian memeluk pinggang kecil alice dan membisikkan sesuatu
" kau harus menjadi milikku malam ini " bisiknya
" hah !! tidak adrian , aku belum bersedia " ucap alice memberontak
Tapi adrian mengendahkannya dan melanjutkan aksi panasnya
🐇🐇🐇🐇
Makan malam sdh tiba , tapi adrian dan alice masih juga belum turun . Adeline ingin memeriksa apa yang berlaku tetapi ana mengurungkan niatnya
" tidak payah diganggu del mungkin mereka sdg melakukan anak " ujar ana terkekeh
" ya betul juga bicaramu hehe " kekeh adeline
Makan malam hanya dihadiri oleh adeline dan ana manakla sepasang suami isteri itu sdh tertidur lena dialam mimpi
__ADS_1
bersambung