Terpaksa Menikahi CEO Bangsawan

Terpaksa Menikahi CEO Bangsawan
Part 9


__ADS_3

Alice keluar dari rumah berniat untuk mengelilingi sekitar kawasan rumah milik adrian , oya lupa ini juga sdh menjadi rumah nya sendiri ...


Tiba2 semua para koki dan pembantu berlarian berbaris di tepi carpet merah itu . Tidak lama keluarlah seorang lelaki tampan memakai kaca mata hitam , dibukanya kaca mata hitam lalu diberi pada elliot . Adrian berjalan tanpa menghirau pandangan alice , alice memegang tangan adrian


" adrian , ibu dan mama ada di dalam " bisik kecil alice di telinga adrian


Adrian memandang alice penuh keliru


" apa mama ?" tanya adrian , tangannya masih dipgng oleh alice


" iya " jawab alice malas membimbing tangan adrian masuk ke dlm rumah itu


" hah adrian , ibu dan mama akan tidur di sini dan kamu bertolak ke kastil besok bersama mama " jelas aline


" bagaimana dgn ibu ?" tanya alice


" ibu ikut bersama kami , kerna mengurus majlis perkahwinan kami lagi .. kan sayang " ucap alan


" ya sayang " jawab aline tersenyum


" baiklah lice , rian , kami plg dulu .. asslm " pamit aline


Alice dan adrian menciumi punggung tangan aline dan alan , Lalu masuk ke rumah mereka dgn posisi yang memegang tangan antara satu sama lain . Mereka berdua naik ke lantai 2 untuk ke kamar ...

__ADS_1


🐇🐇🐇🐇


Sampainya di kamar , alice terus mengemas baju2nya memasukkan di lemari yang ada di kamar ganti baju itu . Adrian pula berbaring atas ranjang melepaskan semua kelelahannya sembari curi2 melihat alice yang sdg mengemas baju ...


Alice tahu bahawa dia sdg dilihat oleh suaminya , ia memandang adrian dengan wajah datar yang selalu ia tampilkan , " mengapa kau memandangiku dgn muka seperti itu ? " tanya alice


" aku hanya lelah " jawab adrian frustasi


" ohh begitu ya , i see " ucap alice


" kemarilah " pinta adrian menepuk nepuk ranjang menyuruh alice duduk di situ


Habis mengemas , barulah alice duduk di atas ranjang berdekatan bersama adrian . Adrian yang tadi menutup matanya kembali membuka lalu memindahkan kepalanya berbaring di paha mulus alice . " pijat kepalaku " pinta adrian menutup matanya


" ya " jawab adrian dingin


" jika lelah bermakna kau tidak pusing , kau harus istirahat buat hari ini dahulu ... Apa mahu aku ambilkan makanan atau apa ?" tawar alice


" tidak perlu , kau harus peluk aku supaya kau rasakan betapa lelahnya aku " ucap adrian


Adrian bangun lalu memutarkan badannya , dan skrg posisi mereka berhadapan ... Adrian memeluk alice lalu membaringkan tubuh muggil alice bersamanya . Mereka berdua berpelukan bersama2


*Wah besar sekali tubuhnya , seperti aku tidak bisa memeluk seluruh tubuhnya

__ADS_1


Munggik sekali tubuh Alice, tidak puas untukku peluk*


" sdh tidak lelahkan , aku ingin pergi ... Biar kau istirahat " ucap alice


" cukup memelukku saja " ujar adrian memandangi muka alice


Mereka memandang antara satu sama lain , ntah siapa yang menolak adrian menciumi lembutnya bibir alice . Alice memberontak sekuat tenaga namun hasilnya nihil , manakla adrian memeluk pinggang kecil alice dan membisikkan sesuatu


" kau harus menjadi milikku malam ini " bisiknya


" hah !! tidak adrian , aku belum bersedia " ucap alice memberontak


Tapi adrian mengendahkannya dan melanjutkan aksi panasnya


🐇🐇🐇🐇


Makan malam sdh tiba , tapi adrian dan alice masih juga belum turun . Adeline ingin memeriksa apa yang berlaku tetapi ana mengurungkan niatnya


" tidak payah diganggu del mungkin mereka sdg melakukan anak " ujar ana terkekeh


" ya betul juga bicaramu hehe " kekeh adeline


Makan malam hanya dihadiri oleh adeline dan ana manakla sepasang suami isteri itu sdh tertidur lena dialam mimpi

__ADS_1


bersambung


__ADS_2