Terpaksa Menikahi Janda Kakakku

Terpaksa Menikahi Janda Kakakku
Bab 22


__ADS_3

Dinda mengikuti Pria yang membawanya untuk bertemu dengan tuannya. Sambil berjalan Dinda terus mengedarkan pandangannya sampai langkahnya terhenti.


"Tuan, saya sudah membawanya." Ucap pria itu.


"Tinggalkan dia disini!" perintahnya pria itu pun segera pergi meninggalkan Dinda yang masih berdiri dengan rasa penasaran pada pria yang membelakangi dirinya.


"Siapa kamu? Kenapa kamu memerintahkan mereka untuk membawaku menemuimu? jika memang kamu ada perlu denganku, seharusnya kamu datang langsung dan bicara padaku, bukan dengan ancaman begini." Tanya sekaligus protes Dinda.


Pria itu pun membalikkan badannya dan menunjukkan wajahnya pada Dinda. Namun sama sekali Dinda tidak mengenalnya.


"Maaf kalau caraku membawamu kemari kurang sopan. Perkenalkan aku Argan, Salah satu pemilik perusahaan SSS. Aku memerintahkan mereka membawamu kemari, Karena aku yakin kamu tidak akan mau kalau aku yang mengundangmu secara langsung." jelas Argan dan masih membuat Dinda bingung dengan maksud dan tujuannya.


"Begini tuan Argan. Aku tidak tau kamu dan juga tidak mengenalmu. Bisakah tuan langsung bicara pada intinya, karena aku tidak ada waktu." saut Dinda, Argan hanya menyunggingkan senyumnya.


"Aku hanya ingin mengajakmu makan siang saja dan ingin mengenalmu lebih jauh." jawabannya singkat.


"Apa kamu bilang makan siang? Ini baru jam sembilan. Sepertinya aku tidak ada waktu menunggu sampai makan siang nanti. Lebih baik aku pergi, aku masih ada pekerjaan lainnya dan tindak ada waktu untuk menunggu." jawab Dinda dan segera membalikkan badannya untuk melangkah pergi.

__ADS_1


"Melangkah satu langkah lagi, maka anakmu akan dalam bahaya. Aku sudah mengirim anak buah ku untuk mengawasinya, aku tinggal memerintahkannya maka kamu tidak akan bisa bertemu dengan anakmu." ancam Argan. Kaki Dinda yang sudah terangkat pun kembali ia turunkan dan tak berani melangkah lagi, takut ancaman Argan benar-benar terjadi dan kembali membalikkan badannya menatap Argan dengan marah.


"Dengarkan aku. Aku berhenti bukan takut dengan ancaman mu. Tapi aku kasian dan juga tidak sopan menolak undangan. Baiklah aku terima undangan makan siangnya, tapi setelah itu aku boleh pergi kan." Ucap Dinda.


"Kita lihat saja Nanti." jawab Argan.


****


Raja yang sekarang mengantikan posisi Sultan menjadi direktur di perusahaan. Di sibukkan dengan pekerjaan yang terus berkembang dan kembali produktif setelah raja mengambil kendali.


" Pak Raja ada tamu yang ingin bertemu bapak." Ucap sekertaris nya.


"Suruh saja masuk!"perintah Raja sambil menandatangani beberapa berkas.


"Apa aku mengganggumu?" Tanya Robert. Seketika Raja langsung menghentikan aktivitasnya dan segera menyambut kedatangan Robert.


"Tidak sama sekali, maaf aku tidak tau kalau yang datang kamu. Kenapa tidak membuat janji kalau ingin bertemu aku kira tadi orang suruhan ku." ucap Raja.

__ADS_1


"Kalau aku membuat janji lebih dulu. Kamu pasti akan menyambut ku. Aku ke sini karena ada hal serius yang ingin aku bicarakan. Aku terpaksa datang ke kantor mu, karena aku tidak pernah ada waktu bertemu denganmu di luar jam kantor."


"Hal serius apa? Dan sepertinya ini memang sangat serius. Katakan ada apa? jika aku bisa bantu aku akan membantumu," ucap Raja penasaran.


"Menikahlah dengan Dinda secepatnya. Karena dengan dia menikah, itu bisa membuat mereka tidak berani mendekati Dinda. Aku mendapatkan teror ancaman dari Seseorang yang aku rasa ingin memanfaatkan Dinda sebagai ibunya Rasya untuk mendapatkan status dan memanfaatkan Rasya sebagai tambang emas." jelas Robert.


"Aku sudah mengajaknya menikah beberapa kali tapi dia terus menolak, dan memaksaku untuk menyerah." jawab Raja.


"Jangan jadi pria lemah, hanya dengan sedikit penolakan kamu menyerah. Dia ingin kamu lebih keras lagi membuktikan kalau kamu benar-benar serius ingin menikah dengannya, bukan sekadar karena amanat saja. Atau jangan-jangan kamu memang tidak tulus ingin menikah dengannya?"


"Bagaimana ya aku harus mengatakannya. Saat pertama aku melihat Dinda, aku merasa Dinda wanita yang unik dan sikapnya membuatku selalu penasaran dan ingin mengenal lebih dekat dan itu untuk pertama Kalian aku begitu fokus memperhatikan seorang wanita, tapi aku sadar kalau


dia tidak mungkin jadi milikku karena dia istri kakakku. Tapi setelah pertemuan itu, hidupku jadi kacau, kamu tau sendiri kan aku gagal menikah beberapa kali, salah satu alasannya karena dia. " Jelas Raja.


"Aku akan membantumu. Persiapkan saja semuanya, secepatnya menikahlah dengan Dinda. Baiklah kalau begitu, aku harus pergi sekarang. Jika kamu sudah menyiapkan semuanya, kabari aku biar sisanya aku yang atur." ucap Robert lalu pergi. Setelah Robert keluar, Raja pun hanya bisa menghela nafas dan mengacak pinggang.


To be continued ☺️☺️☺️

__ADS_1


__ADS_2