
Arya dan kesya turun kebawa untuk berpamitan dengan vanesa dan aditya.
"kalian tidak bermalam disini"vanesa
"tidak mah,mamah sudah menunggu kami dirumah"
"oh yasudah klau begitu"
"papa mana mah"kesya celingak celinguk mencari papa nya tapi tidak ada
"ohh papa mu lagi mandi habis pulang dari pabrik"
"yasudah kesya bantu mamah menyimpan makanan nya"
"biar kesya saja mah,mamah panggil papa saja"
"yasudah,oh ya nak Arya kamu tadi kesini bersama sekretaris mu kan suruh dia masuk juga,dia pasti juga lapar"
"ahh iya mah"Arya sambil berjalan keluar rumah kesya,walau rumah kesya tidak seberapa dengan rumahnya tapi di rumah kesya dia merasa nyaman dan damai,dan juga mamah nya kesya sangat baik padanya.
"ray masuk lah makan dulu kau pasti juga lapar"
"iya bos"
"tidak usah terlalu formal ini bukan jam kerja"
"ah ya Arya"
mereka sudah duduk di meja rey sanagt antusias melihat makanan kerna dia juga sangat lapar.
"astaga aku sudah lama tidak makan masakan rumah"
"ahh nak ray,makan yang banyak ya"vanesa sambil menyendokan nasi kepiring ray
"makasih bu"
"panggil mamah saja seperti kesya dan Arya"
"iya mah"jawab ray,ray langsung memakan apa yang ada di atas meja itu
kesya yang melihat ray begitu bingung yang dia tau ray itu orang nya dingin dan sangat cuek tapi apa yang kesya liat itu seperti bukan ray.
"kesya kenapa kau diam saja ambilkan nasi dan juga lauk untuk suami mu"vanesa
__ADS_1
"ahh iya mah"
mereka semua sudah selesai makan Arya kesya dan ray pamit pulang.
"mah pah kesya pamit ya"salim dengan kedua orang tua nya diikuti oleh Arya dan ray.
"makasih makanan nya mah,sangat enak"puji ray
"kapan kapan apa boleh ray makan kesini lagi"
"tentu saja kapan saja kau mau rumah ini akan terbuka untuk kalian"
"ah Terimakasih mah,kami pamit dulu yah"ray
" Hati-hati dijalan"aditya dan vanesa berbarengan
kesya yang melihat itu seakan tidak percaya dengan sifat ray yang sangat manja kepada ibunya.sampai kesya masuk kemobil masih melamun.sedangkan Arya dia bisa saja kerna dia hampir setiap hari melihat rey manja kepada mama dan papa nya.terkadang Arya juga iri dengan ray yang bisa bermanja dengan orang tua nya.tapi dia juga sadar kenapa ray begitu kerna dia tidak mendapatkan kasih sayang kedua orang tua nya.
"boss tolong cubit aku"ucap kesya tanpa sadar,Arya mencubit kesya dipipi nya
"ahh kenapa kau mencubit ku boss"
"kau yang memintanya"
"mimpi apa"tanya Arya dia bingung kenapa kesya melamun dari tadi
"tidak ada"
Dirumah Arya
sesampainya dirumah Arya mereka disambut oleh Kirana.
"ahh menantu ku sudah datang"berjalan mendekat ke arah kesya,dan menuntun kesya kedalam rumah
"ibu apa kau melupakan ku"ray cemberut
"tidak akan,sini ray"
mereka bertiga berjalan kerumah dengan tangan Kirana digandeng kesya dan rey.tangan sebelah kanan kesya sebelah kiri ray.
"apa aku bukan siapa-siapa di sini" Gumam Arya melihat mereka masuk kerumah bertiga tanpa mempedulikan Arya dan papah nya
"papah juga tidak dipeduli kan mamah mu Arya dulu ray saja mama mu sudah tidak mempedulikan papa dan sekarang ada kesya apa papah juga akan dilupakan belum lagi nanti ana datang kita akan dianggap seperti tidak ada.cepat lah bawa istri mu pindah kerumah mu Arya atau papah tidak akan di anggap mamah mu ada"
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Gitu aja dulu ya gays
Aku masih pemula dan maaf kalau banyak typo tolong di maklumi ya😅
oh ya aku juga gak bisa terlalu sering update kerna aku juga masih sekolah.
jangan lupa like dan vote nya ya
(Se ikhlas nya aja ya)
Ig:inun_nun31
WA:085751504644
__ADS_1