
Dan Jendral Sean memberikan dukungan penuh kepada pemerintah untuk melakukan
perlawanan. Mereka semua kini menuju kembali ke jati diri sebuah bangsa yang sesungguhnya. Tidak lama lagi mereka akan bebas dari jeratan Sang Ratu yang selama ini membelenggu mereka.
Sebagian besar pasukan dibawah komando langsung Jendral Sean, pergi menuju Kota Bloody Grass untuk menangkap sisa-sisa anggota sekte yang masih ada. Sedangkan, sebagian lagi pergi menuju istana presiden untuk menahan Sang Ratu, agar dia tidak bisa pergi kemana-mana.
Tidak lupa, Presiden juga mengundang banyak awak media untuk meliput berita tersebut. Agar negara tetangga mereka menghentikan niat mereka untuk menginvasi negara ini.
"Ratusan tahun kita telah merdeka dan menghadapi segala bentuk ujian. Namun, sudah puluhan generasi dari pemimpin-pemimpin negara ini dicengkeram oleh segelintir orang tak bertanggung jawab yang mencari keuntungan sendiri. Kini aku nyatakan! Bahwa kita semua telah bebas dari
penindasan. Kita benar-benar telah merdeka dari perbudakan. Negara yang kita cintai ini akan kembali kepada jati dirinya, sebagai bangsa yang benar-benar merdeka. Dan aku memberikan kesempatan kepada siapa pun orang yang merasa masih menjadi bagian dari negara ini, untuk menyuarakan pendapat kalian, hukuman apa yang sekiranya pantas orang- orang ini terima. Karena untuk orang-orang seperti mereka, hukum di negara ini masih belum mampu untuk membuat mereka jera. Aku! Membutuhkan suara kalian semua! Sebagai rakyat yang merdeka!" ucap
Presiden kepada seluruh rakyatnya.
Jimmy tersenyum lega melihat semua itu. Misinya sudah berakhir, sekarang semua orang bisa hidup lebih tenang dan damai. Para petugas kepolisian yang ketahuan berkhianat juga telah ditangkap. Dan para
__ADS_1
tentara kini telah bersatu untuk bersama-sama menangkap para pengacau
negara itu. Sekarang masalah terbesar negara ini adalah ekonomi.
Karena sekarang tidak ada lagi yang namanya bisnis senjata dan juga obat-obatan yang sebelumnya dilakukan oleh orang-orang Bloody Grass. Perdagangan manusia dihari itu juga telah berhasil dibekukan, beserta dengan para pelakunya. Bapak Presiden menatap Jimmy dengan tatapan bangga, dia tersenyum bahagia karena selama ini tidak ada satu pun orang di negara ini yang
berani membantah perintah dari orang-orang Bloody Grass.
Padahal, mereka semua seharusnya sudah membereskan masalah itu sejak lama, kalau saja mereka mau bersatu. Namun negara ini terlalu pengecut melakukan hal yang dilakukan oleh orang seperti Jimmy.
"Mereka semua juga penjahat Jimmy, kenapa kau ingin melindungi mereka?" tanya Bapak Presiden.
"Mereka juga berjasa untuk negara ini. Tanpa mereka, aku tidak akan mampu melakukan semua ini."
"Baiklah. Aku pastikan semuanya aman dan terkendali. Serahkan semuanya kepadaku. Aku berjanji. Dan satu hal lagi, jangan lupa untuk menemui Pegasus sebelum kau pergi."Ucap Bapak Presiden tersenyum kepada Jimmy.
__ADS_1
Jimmy menatap curiga ke arah Bapak Presiden yang berlalu pergi membelakanginya. Sesaat Jimmy kembali mengingat pertemuannya dengan seseorang yang dipanggil sebagai Pegasus, di markas besarnya. Pegasus adalah seorang panglima tertinggi di sebuah negara tempat Jimmy tinggal.
Disanalah semua perjalanan Jimmy yang sebenarnya dimulai. Karena Jimmy sama sekali tidak memiliki maksud dan tujuan untuk datang ke negara ini, apalagi Kota Bloody Grass. Jimmy melakukan semua itu karena sebuah kewajibannya sebagai prajurit bayangan. Yang melakukan tugas-tugas rahasia dari negaranya.
Bahkan Jimmy tidak menceritakannya kepada siapa pun, sekali pun dengan orang-orang yang telah berjasa kepadanya. Bahkan saat Morgan, Laurent, dan Miky telah kembali dari rumah sakit pun, Jimmy tetap tidak memberitahu mereka. Mereka bertiga juga tidak menaruh curiga sama sekali kepada Jimmy. Setelah peristiwa itu, semuanya kembali berjalan dengan normal.
Jimmy mengajak Laurent untuk ikut bersamanya, karena tempat ini sudah melukiskan kenangan buruk untuk dirinya. Laurent dengan terpaksa harus menuruti kemauan Jimmy, dan dia harus meninggalkan Liu, meskipun mereka berdua sudah saling mencintai. Jimmy tetap dirahasiakan oleh sahabat-sahabatnya, dan juga seluruh masyarakat yang ada disana.
Dan di negara yang ia tinggali selama beberapa waktu itu, namanya disamarkan sebagai "Bloody Man'", karena dia satu-satunya orang yang berani melakukan perlawanan terhadap Kota Bloody Grass.
...****************...
"Selepas semua yang telah terjadi, Jimmy kembali ke negaranya yang sekarang, yaitu Jerman, tepatnya Kota Berlin. Bersama Laurent, dan Morgan yang juga ikut pindah bersama keluarganya. Sang Ratu diberi hukuman kurungan seumur hidup, bersama dengan seluruh pengikutnya yang masih tersisa, di sebuah lubang galian yang sempit dan kotor, karena setiap hari banyak warga yang datang ke sana hanya untuk meludahinya."
........THE END........
__ADS_1
Terimakasih untuk para pembaca yang sudah menemani karya-karya Author. Saya Juan Atma Wikarta, mengucapkan banyak sekali terimakasih karena berkat dukungan para pembaca, Alhamdulillah Author masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk melanjutkan Novel ; Terungkap : The Story Of Jimmy Don. Mohon maaf bila ada tulisan Author yang sekiranya tidak pantas. Karena Author tidak akan lepas dari kesalahan. Sekali lagi, saya ucapkan TERIMAKASIH.