
Eleina bertanya-tanya apa yg dikeluarkan oleh pak tua itu.
"Apa yg dikeluarkan pak tua itu??apakah bom ledakan lagi??"
...Wushh........
Eleina menyarankan untuk menghindari bom-bom itu.
"Berdasarkan pengamatanku akan jauh lebih bagus untuk menghindarinya daripada harus menyerang bom-bom itu!!"
...Wuing........
...Duar............
Eleina berhasil menghindari bom-bom itu.
"Wanita brengsekkkk!!!rasakan bom terakhirku ini!!!!"
...Kalnggg..........
Eleina berhasil menepis bom itu menggunakan pancinya.
...!!!!!!...
...Duar........
Pak tua itu terkena ledakan bomnya sendiri.
"Aku tak berpikir kalau dirimu akan menangkis bom terkuatku dengan senbuah panci"
"Aku tak bermaksud membuatmu gosong,tapi anda duluan yg menyerangku!!"
Pak tua itu menyesal karena menyerang squad Alok.
"Sepertinya perjalananku harus berakhir disini.Seharusnya aku tak sok jagoan solo squad"
"Aku juga masih bingung tentang anda.Bukankah harus punya satu anggota untuk ikut event ini??"
Alok memperingatkan Eleina.
"Aku melihat anak kecil di belakangmu Eleina!!"
Eleina tidak percaya dengan perkataan Alok.
"Jangan bercanda Alok.Tidak mungkin ada seorang anak kecil mengikuti acara seperti ini!!!"
Ada anak kecil yg mendekati Eleina.
"Halo kakak,apakah kamu melihat ayahku??"
"Ternyata benar yg dikatakan Alok,tapi anak ini siapa??"
Eleina ingin menolong anak itu.
"Kakak akan bantu pencarian ayah kamu tapi coba jelaskan kenapa kamu bisa berada di hutan ini dek??"
Anak itu menjelaskan.
"Aku ke tempat ini bersama ayahku.Ayahku namanya Sugeng.Katanya kalau aku ke hutan ini bisa jadi kaya raya"
Ternyata pak tua tadi adalah ayahnya anak kecil itu.
"Putriku!!kenapa kamu keluar dari tempat persembunyian??hutan ini sangat berbahaya!!"
"Akhirnya aku menemukan ayahh.Ayah kemana saja dan kenapa wajahnya gosong??"
Alok merasa situasinya semakin rumit.
"Kelihatannya situasi semakin rumit!!kita telah melukai orang tua dari anak itu!!"
__ADS_1
"Aku juga merasa sedih Alok,tapi semua sudah terjadi dan untungnya kita tidak langsung menghabisi pak Sugeng itu"
Alok meminta id card dari pak Sugeng itu.
"Maaf mengganggu waktumu pak Sugeng,tapi kami hanya butuh id cardmu untuk melanjutkan battle royale.Kami juga tak akan melukai dirimu dan putrimu!!"
Pak Sugeng memberikan id cardnya dan ia juga menyesal telah melibatkan putrinya.
"Baiklah,akan kuberikan,aku menyesal telah melibatkan putriku dalam hal ini.Aku hanya ingin membahagiakannya"
Tiba-tiba ada sesuatu yg mengarah cepat kearah pak Sugeng dan putrinya.
...Duar..........
...Duar...........
Pak Sugeng dan putrinya tertembak oleh seseorang.
"Oh tidak mungkin,tidak mungkin!!!apa yg terjadi pada pak Sugeng dan putrinya!!!"
......................
...****************...
Orang itu meledek Alok dan squadnya.
"Wleee...."
Alok marah ke orang itu.
"Bajingan sialan kau!!!beraninya kau melukai keluarga pak Sugeng!!!"
Alok menyarankan untuk segera memberikan pertolongan ke pak Sugeng dan putrinya.
Paman Bogor menentang Alok karena luka yg diterima keduanya cukup parah.
"Kita Harus realistis Alok.Luka separah itu tak mungkin bisa disembuhkan.Medkit kita juga terbatas!!"
"Jadi maksudmu kita harus meninggalkan mereka dalam keadaan sekarat??"
Alok dan paman Bogor berdebat akan persediaan yg mereka punya.
"Di depan kita juga muncul musuh baru.Kita harus hemat persediaan!!"
"Akan aku cek dulu persediaan di tas kita!!"
Penyimpanan:
Bom x2
Medkit x3
Tekad Alok sudah bulat untuk menyelamatkan mereka berdua.
"Apa yg dirimu katakan itu benar paman Bogor,tapi saat ini tekadku sudah bulat!!!"
Paman Bogor menperingatkan Alok.
"Alok!!aku harap kau tak bertindak bodoh,karena sebaiknya kita berlindung terlebih dahulu!!"
...Wush........
Alok pergi membawa peledak milik mereka.
"Alok,mau kemana kau membawa peledak kita!!bodoh cepat kembali!!!!"
__ADS_1
Rehan bersedia membantu paman Bogor dan Alok.
"Aku akan membantumu paman Bogor!!aku tidak yakin Alok mampu menghadapi orang yg menghabisi pak Sugeng dan anaknya semudah itu!!"
"Benar Rehan,terlebih saat ini persediaan kita masih sedikit.Kita perlu looting untuk mendapatkan perlengkapan kelas atas!!"
Rehan memberikan misi kepada Brando dan Eleina.
"Brando dan Eleina dengarkan aku!!!kalian cepat pergi duluan dan cari persediaan survival.Jika sudah sembunyilah di daerah gunung dan jangan lupa tinggalkan jejak rahasia!!'
Mereka langsung pergi menjalankan misi dari Rehan.
"Kami berdua akan langsung mengabari kalian jika sudah dapat tempat bersembunyi.Semoga kalian selamat!!!"
...****************...
Di lain sisi Alok menanyakan alasan orang itu menyerang pak Sugeng dan putrinya.
"Sebelum aku mengalahkanmu.Aku ingin bertanya kenapa kau membunuh pak Sugeng dan putrinya!!!!"
Orang itu tidak menjawab dengan serius.
"Wleee...."
Alok pun kesal.
"Kau jangan main-main denganku!!cepat jawab pertanyaanku sialan!!!!!"
Orang itu masih tidak menjawab.
"Wleee....."
Alok menyerang orang itu dengan peledaknya.
"Sudah cukup main-mainnya.Tak ada ampun bagi orang sepertimu yg bahkan tak peduli pada anak kecil!!!"
...!!!!!!!!...
Bom yg dilempar oleh Alok ditangkis.Ternyata ada orang lain yg membantu pembunuh pak Sugeng.
"Kau pasti mengira hanya akan melawan satu orang dan prediksimu salah hahahahah!!!"
"Aku tak mengira akan jadi seperti ini.Lagi-lagi aku terlalu naif!!"
"Terimakasih om Wlee,aku jadi tak perlu buang-buang peluru"
"Tentu saja akan kubantu dirimu.Kamu adalah keponakanku yg paling kusayang"
Orang itu mulai menyerang Alok.
"Aku akan menghabisimu seperti aku menghabisi keluarga pak Sugeng lalu aku akan menang battle royale Wleeeeee"
Alok terkena serangan peluru ditangannya.
"Arhhhhh.....tangaku sakittttt!!!!!"
Orang itu mulai menyerang lagi.
"Sekarang akan ku bidik kepalamu!!!!"
Rehan dan paman Bogor datang disaat yg tepat.
"Mundurlah Alok!!biar kami berdua yg menghapi keluarga stress ini.Kau tak akan bisa menembus armor level 5 mereka tanpa senjata!!!"
"Percaya diri sekali kalian bisa mengalahkan kami dengan armor level 1
......................
__ADS_1