
ternyata anak kecil itu bernama nurul dia anak baru juga disana tapi dia beda dengan kita bertiga dia Mts aku,isti dan wiwik Aliyah.
aku " maaf ya aku juga anak baru jadi nggak tau harus bagaimana?"
isti " mriki tak pundutke sekule nurul "
(sini tak ambilkan nasinya nurul)
nurul " nggeh mb"
(iya mb)
dan saat itupun akhirnya menganggap bahwa nurul itu adek2 kita karna aku anak tunggal,isti anak bontot dan wiwikpun anak bontot itulah awal mula kita menjadi empat serangkai terbentuk.
Hari pertama MOS di aliyah disuruh membawa pisang yang panjangnya 15cm saat itu karna kita belum mempunyai teman lain selain mereka bertiga, kita mencari pisang kesemua toko yang dekat dengan pondok karna kita nggak tau harus minta bantuan dengan mbak" siapa.
akupun punya ide " eh, is, wik kenapa kita nggak kepasar aja? disanakan pasti ada pisang mamaku kan juga jualan pisang!"
__ADS_1
isti " tapi aku takut nanti dimarahin mbak-mbak!"
aku dan wiwik " kita izin to maring pak yai !"
akhirnya aku,wiwik,isti dan nurul pun ke ndamele pak yai karna mau izin kepasar yah walaupun sebenarnya santri baru tidak diperkenankan kepasar sebelum 40 hari, berhubung ini tugas ya udah nggak papa.
saat itu sesampainya dirumah pak yai "assalamu'alaikum"
nggak ada yang jawab sampai 3 kali
beliau " iya tak izini nanti tak maturke pak yai ya"
akhirnya kita langsung bergegas mencari delman yang lewat karna nggak ada angkot yang lewat ya jadilah naik delman sampai dipasar.
sampai dipasar kita mengeluarkan penggaris untuk mengukur pisang itu alhamdulillah akhirnya mendapatkannya juga, kitapun bergegas pulang karna takut dicariin mbak-mbak pondok naik delman lagi pulangnya sampai di depang gang ternyata benar ada mbak pengurus mba khusnul dan mba mumun mereka naik sepeda langsung berhenti didepan kita.
" kalian dari mana?kok pergi tanpa izin mbak pengurus?"
__ADS_1
kita " kami mpun izin mb kaleh pak yai koq"
kitapun pulang kepondok dan menceritakan kepada mb mumun dan mb khusnul tentang orang yang mengizinkan kita kepasar saat itu.
dan merekapun tertawa karna yang kita mintaiin izin itu ternyata saudaranya bunyai yang namanya gus rozaq,kita bingung kenapa mereka ketawa akhirnya kita paham siapa gus rozaq itu dan kita berjanji nggak akan mengulangi kecerobohan kita lagi izin dengan beliau.
menjelang sore karna setoran sore belum dimulai kita empat serangkai main ditangga . tiba- tiba ada anak yang bernama nida muncul dan mengajak kita untuk kabur dari pondok itu tapi kita menolak isti " kamu nggak sayang sama kedua orang tuamu ya? orang tuamu membawa kesini itu ingin kalian menjadi anak-anaknya sholekhah " lalu tanpa menjawab kata-katanya isti dia pergi begitu aja. awalnya aku dan tiga temanku itu bingung kenapa ya si nida itu nggak punya teman ?
tiba - tiba devi berkata " mb, nida iku tyange jorok.e nemen dadose mbten enten rencange" (mb, nida itu jorok jadi nggak ada temannya)
kita " nopo nggeh dev?" ( apa iya dev?)
nggak menyangka kita dari pagi ketemu orang-orang yang wau hehe
dan saat itu kita telah mengetahui jati diri nida dan akhirnya kitapun ikut"an menjauh .
Padahal sebenarnya kita nggak tega dengan nida tapi mungkin itu yang terbaik untuk nida agar dia bisa mengintropeksi diri.
__ADS_1