
Rania Yang mendengar suara zola langsung berlari ke arah zola, akhirnya mereka saling berpelukan melepas rindu.
"Ran, aku kangen banget sama kamu. kamu kemana aja" ucap zola sambil menangis
" Maaf ya zola, aku dari kemaren susah di hubungi aku butuh waktu untuk beradaptasi dengan suasana baru" kata rania dengan memeluk erat zola
"eem maksudmu ran? Tanya zola sambil mengusap air matanya
" Orang tuaku bercerai zol. Aku harus ikut ibuku ke kampung halaman beliau makanya aku pindah rumah & harus pindah sekolah juga" jawab rania sambil menunduk
"Apa jadi orangtuamu... " belum menyelesaikan pembicaraannya mereka berdua menangis lagi
Setelah merasa tenang zola berusaha menghibur rania, setengah jam lamanya mereka berbincang bel masukpun berbunyi.
Rania berpamitan dengan semua teman sekelasnya, bahwa mulai hari ini dia sudah tidak lagi bersekolah disini.
Zola yang terus saja menunduk sambil menahan air matanya, sahabat terbaiknya kini akan pergi jauh meninggalkan zola sendiri.
..............
__ADS_1
Zola dan rania adalah teman sedari kecil, awal pertemuan mereka adalah ketika mereka memasuki TK yang sama. Rania adalah anak yang periang, mudah bergaul dan ramah.
sedangkan zola anak yang pemalu, pintar Dan bicara seperlunya saja.
Secara tak sengaja mereka sering berangkat dari penghentian bus yang sama, karna jarak rumah mereka juga sangat dekat.
" Hai zola, apa kabar? " sapa rania di dalam bus
"eh aku, baik kok" jawab zola dengan nada terbata-bata
"Siapa ya tumben ada Yang nyapa aku di bus" Tanya zola dalam hati
" Namaku rania kita satu kelas di TK. aku boleh duduk di samping kamu kan ??" Tanya rania
"Oh iya iya boleh kok" jawab zola dengan malu
Yah begitulah awalnya, hingga rania setiap hari berangkat di jam Yang sama dengan zola. mereka akhirnya jadi semakin dekat kadang zola ataupun rania main ke rumah hanya sekedar bermain ataupun mengerjakan tugas sekolah bersama tentu saja kedua orang tua mereka juga dekat berkat persahabatan zola dan rania.
Dari TK hingga masuk SD mereka selalu memasuki sekolah yang sama, berkat Rania sekarang zola sudah lebih berani berbaur dan tidak malu-malu lagi dalam bergaul dengan teman-temannya.
__ADS_1
itulah kenapa zola merasa sangat kehilangan sahabat seperti rania, meski mereka masih saling berkomunikasi sejak rania pindah akan tetapi rasa rindu untuk berbincang secara langsung selalu muncul dalam benak mereka.
...... Kelulusan SD HARAPAN hari wisuda .....
Peringkat terbaik tahun ini di berikan kepada Zola Putri, suara tepuk tangan bergemuruh terdengar di aula.
" Di persilahkan untuk Ananda Zola putri untuk naik ke atas panggung" ucap pak ridwan selaku wali kelas zola
Zola segera bangkit dari tempat duduknya dan berjalan ke atas panggung, sambil sesekali tersenyum ke arah kedua orang tuanya yang saat itu hadir di wisuda. mereka terlihat bangga bahkan sampai meneteskan air mata atas prestasi zola.
Dengan bangga zola menerima piagam penghargaan untuk peringkat tertinggi di sekolahnya, bahkan dengan ini zola mendapatkan beasiswa penuh ke jenjang SMP.
" Paaaa Maaaaa.... " Zola berlari menghampiri kedua orang tuanya sambil menunjukan piagam Yang dia dapat dari sekolah
"Selamat ya sayang papa mama bangga sama kamu nak" Ucap papa Zola
"Makasih ma Pa, ini juga berkat dukungan dari mama dan papa. Oh ya ma Pa aku dapat beasiswa penuh ke jenjang SMP "ucap zola sambil tersenyum
"Sekali lagi selamat ya nak, Mama papa selalu dukung sekolah pilihan zola nanti " Ucap mama zola
__ADS_1
"Makasih ma, zola sayang kalian" ucap zola sambil memeluk kedua orang tuanya....